Polisi Bongkar Laboratorium Rumahan Tembakau Sintetis di Jakarta Pusat
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Bongkar Laboratorium Rumahan Tembakau Sintetis di Jakarta Pusat
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap keberadaan laboratorium rumahan atau clandestine lab yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial SW (27).
Kasus tersebut terungkap setelah kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di sebuah rumah kontrakan di wilayah Gambir. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggeledahan pada Kamis malam, 17 September 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono mengatakan petugas menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada produksi narkotika jenis tembakau sintetis. SW kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan aktivitas lain yang mungkin berkaitan dengan kasus tersebut.
Dalam penggeledahan di lokasi, polisi menemukan tujuh plastik klip berisi tembakau sintetis dengan total berat bruto mencapai 251,88 gram. Selain barang yang diduga merupakan hasil produksi, petugas juga mengamankan sejumlah peralatan yang berada di lokasi dan diduga berkaitan dengan aktivitas laboratorium rumahan tersebut.
Dari pemeriksaan awal, polisi memperoleh keterangan bahwa aktivitas laboratorium tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu tahun. Dalam periode tersebut, tersangka mengaku telah melakukan proses produksi sebanyak empat kali. Hasil produksi tersebut, berdasarkan keterangan awal penyidik, direncanakan untuk diedarkan melalui media sosial.
Saat ini SW bersama seluruh barang bukti telah dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian aktivitas tersangka, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.
Pengungkapan laboratorium rumahan ini juga menunjukkan pentingnya peran masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum mengungkap peredaran narkotika. Informasi dari lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu sumber awal bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap aktivitas yang mencurigakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Masyarakat diminta tidak mengabaikan informasi mengenai dugaan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta menyampaikannya kepada kepolisian melalui saluran resmi.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan dugaan aktivitas ilegal. Informasi sebaiknya disampaikan kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti melalui prosedur hukum yang berlaku dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Dalam kasus ini, proses penyidikan masih berlangsung. Polisi akan melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan tersangka untuk memastikan seluruh fakta hukum terungkap. Perkembangan penyidikan nantinya akan menentukan langkah hukum berikutnya terhadap pihak-pihak yang terbukti memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Polda Metro Jaya kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Kepolisian menyatakan informasi sekecil apa pun dapat membantu proses pengungkapan apabila disampaikan melalui jalur yang tepat dan dapat diverifikasi.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar