Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Masyarakat » Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan

Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan

Kisah memprihatinkan datang dari Kabupaten Pandeglang, Banten. Seorang lansia bernama Sanami, 75 tahun, harus menjalani kehidupan dalam kondisi serba terbatas. Ia tinggal seorang diri di sebuah rumah yang kondisinya nyaris ambruk dan telah ditempatinya selama hampir tiga tahun.

Sanami merupakan warga Kampung Baitul Mumin, Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Rumah yang menjadi tempat tinggalnya kini mengalami kerusakan cukup parah. Bagian atap di sisi rumah telah ambruk, sementara beberapa bagian dinding mulai rapuh akibat usia bangunan.

Kondisi tersebut membuat Sanami merasa khawatir, terutama ketika hujan deras disertai petir. Dalam situasi cuaca yang dianggap membahayakan, ia memilih mengungsi sementara ke rumah tetangga demi keselamatan. Kondisi tempat tinggal yang tidak layak juga membuat aktivitas sehari-harinya semakin terbatas.

Selain menghadapi persoalan tempat tinggal, Sanami juga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Karena tidak memiliki penghasilan tetap, ia mengandalkan bantuan dari tetangga untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ketika tidak memperoleh bantuan atau tidak memiliki makanan, ia mengaku terpaksa berpuasa.

Kondisi ekonomi tersebut membuat kehidupan Sanami sangat bergantung pada kepedulian masyarakat sekitar. Ia berharap ada pihak yang dapat membantu memperbaiki rumahnya sehingga dirinya dapat tinggal dengan lebih aman dan tidak lagi merasa cemas ketika hujan turun.

Sanami sebelumnya memang pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah sebanyak dua kali. Namun, bantuan untuk memperbaiki rumah hingga kini belum diterimanya. Padahal, kondisi bangunan yang ditempati sudah membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Kepala Desa Cimoyan, Oni Badroni, mengatakan pihak desa sebenarnya telah mengusulkan perbaikan rumah Sanami. Namun, proses tersebut terkendala persoalan administrasi karena lansia tersebut belum memiliki kelengkapan identitas yang diperlukan untuk pengajuan bantuan.

Pemerintah desa kemudian berupaya membantu proses pembuatan dokumen identitas Sanami. Kelengkapan administrasi tersebut diharapkan dapat membuka jalan agar pengajuan bantuan perbaikan rumah dapat segera direalisasikan.

Kondisi yang dialami Sanami menjadi gambaran bahwa persoalan kesejahteraan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penghasilan, tetapi juga akses terhadap tempat tinggal yang aman dan layak. Bagi warga lanjut usia yang hidup seorang diri, dukungan lingkungan dan perhatian pemerintah menjadi sangat penting.

Penanganan terhadap kondisi Sanami diharapkan tidak berhenti pada bantuan sementara. Perbaikan rumah, pemenuhan kebutuhan dasar, serta memastikan dirinya masuk dalam pendataan bantuan sosial menjadi langkah yang dapat membantu meningkatkan keamanan dan kesejahteraannya.

Kisah Sanami juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama agar warga yang membutuhkan tidak kesulitan mendapatkan akses terhadap bantuan yang menjadi haknya.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Medan Diamankan Polisi Usai Jambak dan Seret Pacar di Jalan, Diduga Dipicu Cemburu

    Pria di Medan Diamankan Polisi Usai Jambak dan Seret Pacar di Jalan, Diduga Dipicu Cemburu

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pria di Medan Diamankan Polisi Usai Jambak dan Seret Pacar di Jalan, Diduga Dipicu Cemburu Seorang pria berinisial EFS (21) menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan dirinya menjambak hingga menyeret kekasihnya di pinggir jalan Kota Medan, Sumatera Utara, beredar di media sosial. Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian dan EFS diamankan untuk menjalani pemeriksaan. […]

  • Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    LANDAK . Suasana penuh haru dan kehangatan kekeluargaan begitu terasa saat Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki melaksanakan kegiatan anjangsana dengan menjenguk Bhayangkari Ny. Erni Arifin yang tengah mengalami sakit di kediamannya yang beralamat di Kota Baru, Pontianak, Kamis (14/5/2026). Kedatangan rombongan Bhayangkari tersebut menjadi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas antar sesama keluarga besar Bhayangkari. […]

  • Kejar Aset Negara, Kejati Kalbar Sukses Pulihkan Rp 55 Miliar Lagi, Total Capai Rp 170 Miliar

    Kejar Aset Negara, Kejati Kalbar Sukses Pulihkan Rp 55 Miliar Lagi, Total Capai Rp 170 Miliar

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Belum genap satu bulan berlalu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat kembali mencetak prestasi gemilang dalam upaya penyelamatan keuangan negara. Dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada tata kelola pertambangan bauksit periode 2017–2023, pihak kejaksaan berhasil mengamankan dana sebesar Rp 55 miliar. Dengan capaian terbaru ini, total aset negara yang berhasil dipulihkan dari […]

  • Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan Ketua DPRD Bone menjadi perhatian publik setelah seorang staf di lingkungan Sekretariat DPRD Bone melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Insiden tersebut diduga berawal dari persoalan penyajian hidangan berupa kue untuk tamu yang datang ke kantor DPRD Bone. Korban mengaku mengalami […]

  • 658 Lokasi Bebas Lumpur, Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR

    658 Lokasi Bebas Lumpur, Cash For Work Jadi Bagian Strategi Satgas PRR

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengebut pembersihan lumpur di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan data Satgas PRR pada 27 April, tercatat sebanyak 658 lokasi terdampak bencana yang tertimbun lumpur telah selesai dibersihkan. Rinciannya, di Aceh sebanyak 607 lokasi selesai dibersihkan dari […]

  • Duel Lini Tengah Diprediksi Jadi Penentu Hasil Laga Indonesia Kontra Vietnam

    Duel Lini Tengah Diprediksi Jadi Penentu Hasil Laga Indonesia Kontra Vietnam

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Duel Lini Tengah Diprediksi Jadi Penentu Hasil Laga Indonesia Kontra Vietnam Pertandingan antara Tim Nasional Indonesia menghadapi Vietnam diprediksi akan berlangsung sengit dengan persaingan ketat di setiap lini permainan. Namun, banyak pengamat sepak bola menilai bahwa pertarungan di sektor tengah lapangan akan menjadi faktor paling menentukan dalam hasil akhir pertandingan. Tim yang mampu menguasai lini […]

expand_less