Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri

Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri

  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri

Komisi III DPR RI melakukan kunjungan ke kediaman Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus tradisi Komisi III setiap kali terjadi pergantian pimpinan tertinggi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan kunjungan tersebut merupakan kesempatan bagi jajaran Komisi III untuk bertemu secara langsung dengan Suyudi setelah resmi dilantik sebagai Kapolri. Pertemuan juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi antara lembaga legislatif dan pimpinan Polri.

Dalam pertemuan tersebut, Suyudi memperkenalkan anggota keluarganya kepada rombongan Komisi III DPR. Selain agenda silaturahmi, Kapolri juga kembali menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsep “Polisi Sahabat Masyarakat” sebagai salah satu pendekatan dalam menjalankan kepemimpinannya.

Habiburokhman menyampaikan bahwa seluruh anggota Komisi III memberikan dukungan terhadap upaya Suyudi melakukan pembenahan di lingkungan Polri. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar berbagai agenda perbaikan institusi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, sejumlah anggota Komisi III turut menyampaikan berbagai masukan yang sebelumnya diterima dari masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya keluhan mengenai perilaku sejumlah oknum pejabat kepolisian yang dinilai kurang mencerminkan pelayanan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

Habiburokhman mengatakan berbagai keluhan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian. Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat dapat digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Pertemuan Komisi III dengan Suyudi berlangsung setelah dirinya resmi menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) melalui prosesi resmi di Istana Negara.

Sebelum dipercaya memimpin Polri, Suyudi memiliki pengalaman di sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan sebelumnya juga mengemban tugas sebagai Kapolda Banten.

Konsep “Polisi Sahabat Masyarakat” sebelumnya telah disampaikan Suyudi ketika menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi III DPR. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai salah satu pusat orientasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Suyudi juga menyampaikan bahwa kritik yang disampaikan masyarakat perlu dilihat sebagai bagian dari proses evaluasi. Kritik yang didukung fakta, menurutnya, dapat menjadi peringatan dini bagi institusi untuk mengetahui berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian dan perbaikan.

Dalam agenda pembenahan Polri, Suyudi menyampaikan sejumlah bidang yang menjadi perhatian, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, hingga pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Penguatan pelayanan publik menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan pelayanan yang profesional, terbuka, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, Polri diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Di sisi lain, pengawasan internal dan eksternal juga menjadi bagian penting dalam proses pembenahan institusi. Berbagai masukan dari masyarakat maupun DPR dapat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan prinsip akuntabilitas.

Kunjungan Komisi III DPR RI ke kediaman Kapolri tersebut menjadi salah satu bentuk komunikasi awal antara DPR dan pimpinan Polri setelah pergantian Kapolri. Pertemuan tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga legislatif dan kepolisian dalam membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan serta penegakan hukum.

Berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Suyudi dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolri. Pembenahan institusi, peningkatan profesionalisme anggota, serta penguatan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari tantangan yang akan dihadapi dalam masa kepemimpinannya.

Jurnalis : Boby Silitonga

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Lampung Utara Ditangkap Usai Tusuk Teman hingga Meninggal Dunia

    Pria di Lampung Utara Ditangkap Usai Tusuk Teman hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pria di Lampung Utara Ditangkap Usai Tusuk Teman hingga Meninggal Dunia Seorang pria di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, harus berhadapan dengan hukum setelah diduga melakukan penusukan terhadap temannya sendiri hingga korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi setelah keduanya terlibat perselisihan yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan. Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan mengenai […]

  • Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres SOLOK – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Bencana tersebut mendorong sejumlah warga terdampak untuk mengungsi ke sejumlah lokasi, termasuk Mapolres Solok yang digunakan sebagai tempat pengungsian sementara. Peristiwa banjir bandang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Hujan dengan […]

  • Perpanjangan Usia Pensiun Personel Polri Dorong Kenaikan Anggaran Pegawai pada 2027

    Perpanjangan Usia Pensiun Personel Polri Dorong Kenaikan Anggaran Pegawai pada 2027

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Perpanjangan Usia Pensiun Personel Polri Dorong Kenaikan Anggaran Pegawai pada 2027 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan kenaikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp4,5 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan kebutuhan anggaran tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan perpanjangan usia pensiun anggota Polri yang menyebabkan jumlah personel aktif bertambah dibandingkan perhitungan sebelumnya. Dengan adanya perubahan batas […]

  • Gunakan Samurai Saat Beraksi, Polresta Cirebon Ringkus Dua Pelaku Curas di Babakan

    Gunakan Samurai Saat Beraksi, Polresta Cirebon Ringkus Dua Pelaku Curas di Babakan

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon melalui bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Babakan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang meresahkan masyarakat. Dua orang pelaku berinisial W (19) dan ZA (26) berhasil ditangkap beserta barang bukti hasil kejahatan. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penangkapan ini […]

  • Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

    Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran operasional di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang menyeret mantan Direktur Utama, Choirul Anwar, sebagai tersangka. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menduga tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp10,2 […]

  • Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi

    Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

      Diduga Jadi Pelatih Kursus Motor di Bali, Dua WNA Kabur Saat Didatangi Petugas Imigrasi Dua warga negara asing (WNA) diduga menjalankan aktivitas sebagai pelatih kursus mengendarai sepeda motor secara ilegal di kawasan Serangan, Denpasar, Bali. Aktivitas tersebut terungkap ketika petugas Imigrasi Denpasar melakukan patroli dan menemukan adanya kegiatan pelatihan berkendara yang melibatkan sejumlah WNA. […]

expand_less