Tiba di Istana, Pratikno Akui Dapat Tugas Menjadi Wantimpres
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiba di Istana, Pratikno Akui Dapat Tugas Menjadi Wantimpres
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (2/10/2026). Kedatangannya berkaitan dengan agenda pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang dijadwalkan berlangsung di Istana Negara.
Pratikno datang bersama istrinya sekitar pukul 13.10 WIB. Ia terlihat mengenakan setelan jas berwarna hitam dengan dasi biru. Kepada awak media yang menunggu di kompleks Istana, Pratikno membenarkan bahwa dirinya datang untuk menghadiri agenda pelantikan Wantimpres.
Pratikno menyampaikan bahwa dirinya mendapat undangan untuk mengikuti pelantikan tersebut. Ia juga mengakui bahwa penugasan sebagai anggota Wantimpres sebelumnya telah beberapa kali disampaikan kepadanya dan proses pembahasannya telah berlangsung cukup lama.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, Pratikno mengaku belum mengetahui posisi tersebut. Ia hanya memastikan bahwa dirinya siap menjalankan tugas yang diberikan apabila penugasan tersebut berkaitan dengan kepentingan negara dan masyarakat.
Pratikno menegaskan bahwa setiap amanah yang diberikan untuk kepentingan negara harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya sebelumnya tidak lagi menjabat sebagai Menko PMK dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pergantian posisi Menko PMK terjadi dalam rangkaian perubahan susunan kabinet. Pratikno sebelumnya menduduki posisi tersebut, sementara Presiden Prabowo kemudian menunjuk Sugiono untuk menggantikannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Sebelum tiba di Istana untuk agenda pelantikan Wantimpres, Pratikno memang sempat memberikan sinyal bahwa dirinya masih akan mendapatkan penugasan baru dari Presiden Prabowo. Pada Kamis (1/10/2026), sehari sebelum agenda pelantikan, ia meminta publik menunggu pengumuman resmi mengenai tugas yang akan dijalaninya.
Saat itu, Pratikno belum secara terbuka mengonfirmasi bahwa dirinya akan menjadi anggota Wantimpres. Ia memilih memberikan jawaban singkat dan meminta awak media menunggu perkembangan berikutnya. Informasi mengenai penugasan tersebut kemudian menjadi lebih jelas ketika dirinya hadir di Istana pada Jumat.
Pratikno sebelumnya dikenal sebagai akademisi dan pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada. Ia juga pernah dipercaya menjadi Menteri Sekretaris Negara sebelum kemudian ditugaskan sebagai Menko PMK. Pengalamannya di bidang pemerintahan dan pendidikan menjadi bagian dari rekam penugasannya sebelum memperoleh amanah baru dari Presiden.
Dalam keterangannya, Pratikno juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang telah diberikan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Menko PMK. Ia menyebut bidang pembangunan manusia merupakan salah satu bidang yang selama ini dekat dengan latar belakangnya sebagai akademisi dan pendidik.
Dengan adanya penugasan baru tersebut, Pratikno akan kembali menjalankan peran di lingkungan pemerintahan setelah tidak lagi menduduki posisi menteri. Kehadirannya dalam agenda pelantikan menjadi penanda bahwa proses transisi tugas dan jabatan di pemerintahan terus berlangsung setelah perubahan susunan kabinet.
Sementara itu, mengenai jumlah anggota Wantimpres yang akan dilantik, Pratikno mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan undang-undang yang baru, jumlah anggota Wantimpres tidak dibatasi dan penetapannya menjadi bagian dari keputusan Presiden.
Penugasan sebagai Wantimpres memiliki fungsi penting dalam memberikan pertimbangan dan nasihat kepada Presiden sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, anggota yang ditunjuk diharapkan dapat memberikan masukan berdasarkan pengalaman, keahlian, serta pemahaman terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan negara.
Pratikno sendiri menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap tugas yang diberikan untuk kepentingan negara dan masyarakat harus dilaksanakan secara maksimal. Pernyataan tersebut menjadi responsnya setelah resmi mendapatkan penugasan baru dari Presiden Prabowo.
Dengan pelantikan tersebut, perhatian publik kini tertuju pada komposisi lengkap Wantimpres serta pembagian tugas masing-masing anggota. Kehadiran para tokoh dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda diharapkan dapat memberikan pertimbangan bagi Presiden dalam menjalankan pemerintahan dan menghadapi berbagai tantangan nasional.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar