Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 14 Pejabat Utama Mabes Polri

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 14 Pejabat Utama Mabes Polri

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 14 PJU Mabes Polri dan 19 Kapolda

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Pergantian tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri maupun jajaran kewilayahan.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Surat telegram tersebut menjadi dasar pengangkatan dan pergantian sejumlah personel pada berbagai posisi strategis di tubuh Polri.

Mutasi ini dilakukan tidak lama setelah Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Suyudi dilantik sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026 menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pergantian kepemimpinan tersebut kemudian diikuti dengan penataan sejumlah jabatan di lingkungan Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi. Kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus berkaitan dengan pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dari 88 personel yang masuk dalam daftar mutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Selain itu, perubahan tersebut mencakup 14 jabatan utama di tingkat Mabes Polri serta 19 jabatan Kapolda.

Sejumlah PJU Mabes Polri Mengalami Pergantian

Salah satu perubahan terjadi pada posisi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Komjen Pol. Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya mendapatkan penugasan baru sebagai Irwasum Polri.

Posisi Kapolda Metro Jaya selanjutnya diisi oleh Irjen Pol. Dadang Hartanto. Sebelumnya, Dadang Hartanto menjabat sebagai Kapolda Maluku.

Pergantian juga terjadi pada posisi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri. Jabatan tersebut kini diemban oleh Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti.

Sementara itu, posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri dipercayakan kepada Irjen Pol. Asep Safrudin. Ia menggantikan Komjen Pol. Syahardiantono. Pergantian tersebut juga telah diberitakan oleh jajaran Humas Polri sebagai bagian dari rotasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri tanggal 2 Oktober 2026.

Pada posisi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, jabatan tersebut kini diisi oleh Irjen Pol. Hery Herjawan. Posisi itu sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol. Karyoto.

Rotasi Sejumlah Posisi Strategis Mabes Polri

Perubahan jabatan juga terjadi pada sejumlah posisi strategis lainnya. Irjen Pol. Rudi Darmoko mendapat penugasan sebagai Kalemdiklat Polri, sedangkan Irjen Pol. Andik Setiyono ditugaskan sebagai Astamarena Kapolri.

Untuk posisi Aslog Kapolri, jabatan tersebut diberikan kepada Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan. Sementara Brigjen Pol. Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri.

Rotasi juga mencakup sejumlah divisi di lingkungan Mabes Polri. Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap mendapat penugasan sebagai Kadivpropam Polri, sedangkan Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu ditugaskan sebagai Kadiv TIK Polri.

Selain itu, Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani mendapat penugasan sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri. Irjen Pol. Ahrie Sonta N. mendapat tugas sebagai Kadivkum Polri, sementara Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi ditugaskan sebagai Kakortastipidkor Polri.

19 Jabatan Kapolda Turut Berganti

Selain posisi di tingkat Mabes Polri, rotasi juga menyasar sejumlah kepala kepolisian daerah. Pergantian tersebut menjadi bagian dari 19 posisi Kapolda yang mengalami perubahan dalam mutasi kali ini.

Beberapa nama yang mendapat penugasan baru antara lain Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau, serta Irjen Pol. Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau.

Selanjutnya, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur. Sementara Irjen Pol. Hengki mendapat tugas sebagai Kapolda Jawa Barat.

Pergantian juga terjadi di sejumlah wilayah lain. Salah satunya Polda Jambi, di mana berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, jabatan Kapolda Jambi mengalami pergantian sebagai bagian dari keseluruhan rotasi 88 Pati dan Pamen Polri.

Mutasi Disebut Bagian dari Dinamika Organisasi

Polri menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilakukan sesuai kebutuhan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan karier serta penyegaran personel dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan adanya pergantian tersebut, para pejabat yang mendapatkan penugasan baru diharapkan dapat melanjutkan tugas dan program yang telah berjalan sekaligus menjalankan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing. Polri menyebut setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Mutasi kali ini juga menjadi salah satu penataan awal di tubuh Polri setelah pergantian pucuk pimpinan dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Pergantian kepemimpinan tersebut secara resmi berlangsung pada awal Oktober 2026.

Dengan diterbitkannya Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, sejumlah pejabat baru mulai mendapatkan penugasan pada posisi strategis di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan. Mutasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses penataan organisasi dan pengembangan karier personel Polri.

Jurnalis : Boby Silitonga

 

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less