Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian
- calendar_month 58 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lapas Bandar Lampung Gandeng Unit K9 Polda Lampung untuk Perketat Razia di Blok Hunian
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung memperkuat pengawasan di lingkungan blok hunian dengan menggandeng Unit K9 Detasemen Pelacak Polda Lampung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam lapas.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas memanfaatkan kemampuan anjing pelacak bernama Sita untuk membantu menyisir sejumlah area di lingkungan lapas. Penyisiran dilakukan mulai dari lorong blok, fasilitas umum, hingga kamar hunian warga binaan. Penggunaan unit K9 diharapkan dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan secara lebih menyeluruh dan memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap berada dalam kondisi aman.
Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Polda Lampung merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan lapas agar terbebas dari berbagai pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan. Menurutnya, pengawasan akan terus diperkuat dan dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan.
Kegiatan pemeriksaan diawali dengan apel bersama yang melibatkan jajaran petugas Lapas Kelas I Bandar Lampung dan personel Polda Lampung. Setelah apel, tim kemudian bergerak melakukan penyisiran langsung ke berbagai area blok hunian. Pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memastikan tidak terdapat celah yang dapat dimanfaatkan untuk memasukkan barang-barang yang dilarang ke dalam lingkungan lapas.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kondisi lapas yang aman dan kondusif. Pengawasan terhadap blok hunian tidak hanya bertujuan menemukan pelanggaran, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat diketahui sejak dini.
Sinergi antara pihak lapas dan kepolisian juga dinilai penting karena pengamanan lingkungan pemasyarakatan membutuhkan koordinasi lintas instansi. Melalui kerja sama tersebut, petugas dapat saling memperkuat kemampuan dalam melakukan pemeriksaan, pengawasan, serta menjaga ketertiban di lingkungan warga binaan.
Kasubnit Cakal Polda Lampung, Aipda Made Sedana, mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyisiran dan pemeriksaan secara menyeluruh di sejumlah lokasi, tidak ditemukan barang terlarang maupun indikasi penyalahgunaan narkotika. Kondisi blok hunian Lapas Kelas I Bandar Lampung dinyatakan aman, steril, dan kondusif setelah pemeriksaan selesai dilakukan. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi indikator bahwa pengawasan dan pemeriksaan rutin tetap diperlukan untuk mempertahankan kondisi keamanan di dalam lapas. Pihak Lapas Bandar Lampung juga berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan aparat kepolisian guna menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap tertib dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.
Ke depan, penguatan pengawasan diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten. Tidak hanya melalui pemeriksaan rutin, tetapi juga dengan meningkatkan koordinasi antarpersonel dan memperkuat sistem pengamanan di berbagai titik lingkungan lapas. Dengan langkah tersebut, keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan dapat terus terjaga.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar