Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri
Pengamat filsafat dan politik Rocky Gerung menyampaikan sejumlah pandangan kepada para perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam pesannya, Rocky menekankan pentingnya kemampuan untuk berpikir secara kritis serta keberanian dalam menguji kembali cara berpikir sendiri ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang aparat negara.
Menurut Rocky, seorang perwira kepolisian tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis dan pemahaman terhadap aturan. Seorang pemimpin juga perlu memiliki kemampuan untuk melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Hal tersebut dinilai penting karena tugas kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat dan sering kali menghadapkan aparat pada persoalan yang kompleks.
Rocky mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam berpikir kritis terkadang bukan berasal dari orang lain, melainkan dari pola pikir yang sudah terbentuk di dalam diri sendiri. Karena itu, ia mendorong para perwira Polri untuk berani mengevaluasi pemikiran, asumsi, dan keputusan yang telah dibuat agar tidak terjebak pada cara pandang yang bersifat kaku.
Kemampuan untuk mempertanyakan pemikiran sendiri, menurutnya, dapat membantu seorang pemimpin mengambil keputusan secara lebih matang. Seorang perwira diharapkan tidak hanya bertindak berdasarkan kebiasaan atau tekanan keadaan, tetapi juga mempertimbangkan dampak dari setiap keputusan terhadap masyarakat dan institusi yang dipimpinnya.
Dalam menjalankan tugas kepolisian, kemampuan berpikir secara objektif juga menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme. Aparat dituntut mampu membedakan antara fakta, asumsi, dan opini sehingga keputusan yang diambil memiliki dasar yang jelas. Sikap tersebut dapat membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Pesan tersebut juga berkaitan dengan pentingnya kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik dan evaluasi. Menurut pandangan Rocky, pemimpin yang bersedia mendengarkan pandangan berbeda memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan solusi terhadap berbagai persoalan. Sebaliknya, sikap yang menutup diri terhadap kritik dapat membuat seseorang sulit melihat kekurangan dalam keputusan yang telah diambil.
Bagi institusi Polri, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan sosial yang berlangsung cepat. Perwira kepolisian tidak hanya dituntut memahami perkembangan teknologi dan hukum, tetapi juga perlu memiliki kemampuan komunikasi, analisis, serta kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
Pesan Rocky Gerung tersebut diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi para perwira Polri untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Dengan kepemimpinan yang terbuka, profesional, dan mampu melihat persoalan secara objektif, pelaksanaan tugas kepolisian diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar