Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pengembangan Bioetanol Berbasis Tetes Tebu Dinilai Memerlukan Penguatan Pasokan Bahan Baku

Pengembangan Bioetanol Berbasis Tetes Tebu Dinilai Memerlukan Penguatan Pasokan Bahan Baku

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“`html id=”bv9k3d”

Pengembangan Bioetanol Berbasis Tetes Tebu Dinilai Memerlukan Penguatan Pasokan Bahan Baku

Upaya pemerintah dalam mempercepat pengembangan industri bioetanol berbasis tetes tebu (molases) dinilai perlu dibarengi dengan penguatan pasokan bahan baku agar target peningkatan penggunaan energi terbarukan dapat tercapai secara berkelanjutan. Seiring meningkatnya kebutuhan bioetanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM), ketersediaan molases menjadi salah satu faktor utama yang akan menentukan keberhasilan implementasi program tersebut.

Bioetanol merupakan salah satu energi terbarukan yang diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan impor BBM. Pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan bioetanol sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional dan upaya mencapai ketahanan energi. Namun, pengembangan industri ini membutuhkan jaminan pasokan bahan baku yang stabil agar produksi dapat berjalan secara optimal dari waktu ke waktu.

Selama ini, sebagian besar bioetanol di Indonesia diproduksi menggunakan tetes tebu yang merupakan hasil sampingan dari industri gula. Permasalahan muncul karena produksi tebu nasional masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan lahan, produktivitas kebun yang belum maksimal, hingga kebutuhan gula nasional yang masih cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan molases untuk industri bioetanol juga masih terbatas sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok bahan baku.

Para pelaku industri menilai peningkatan produksi tebu harus berjalan seiring dengan pengembangan kapasitas pabrik bioetanol. Apabila kapasitas pengolahan terus bertambah tanpa diimbangi peningkatan produksi bahan baku, dikhawatirkan akan terjadi kekurangan pasokan yang dapat menghambat operasional industri. Oleh sebab itu, perlu adanya sinergi antara sektor perkebunan, industri gula, dan industri energi agar pengembangan bioetanol berlangsung secara berkesinambungan.

Selain memperkuat produksi tebu, pemerintah juga didorong untuk meningkatkan investasi di sektor perkebunan melalui perluasan areal tanam, penggunaan bibit unggul, modernisasi teknologi budidaya, serta peningkatan produktivitas petani. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi gula nasional sekaligus menghasilkan lebih banyak tetes tebu sebagai bahan baku industri bioetanol.

Di sisi lain, pemerintah juga membuka peluang pemanfaatan berbagai sumber bahan baku alternatif apabila produksi tetes tebu belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Beberapa komoditas seperti singkong, jagung, sorgum, hingga limbah biomassa mulai dikaji sebagai bahan baku pelengkap agar pengembangan bioetanol tidak hanya bergantung pada satu komoditas. Diversifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pasokan sekaligus memperkuat ekosistem energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Pengembangan bioetanol juga dinilai memiliki manfaat ekonomi yang luas karena dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan industri berbasis energi hijau. Selain itu, penggunaan bioetanol sebagai campuran BBM berpotensi menurunkan emisi karbon sehingga mendukung komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target pembangunan berkelanjutan.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, peningkatan produksi bahan baku, serta kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan petani, pengembangan bioetanol berbasis tetes tebu diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus memperkuat daya saing industri energi terbarukan Indonesia di masa depan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

“`

author avatar
Ghazi Fikri Izdihar
  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Perpres Energi Terbarukan, Polda Metro Jaya Luncurkan Gerakan Pemilahan Sampah Terpadu Melalui Program Jaga Jakarta Bersih dan Asri

    Dukung Perpres Energi Terbarukan, Polda Metro Jaya Luncurkan Gerakan Pemilahan Sampah Terpadu Melalui Program Jaga Jakarta Bersih dan Asri

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 27
    • 0Komentar

      *JAKARTA, 23 MEI 2026* Polda Metro Jaya secara resmi mencanangkan gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bentuk komitmen nyata institusi kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penanganan sampah perkotaan yang berkelanjutan. […]

  • Daftar Jabatan Baru di Kejaksaan RI: Asep Nana jadi Wakil Jaksa Agung

    Daftar Jabatan Baru di Kejaksaan RI: Asep Nana jadi Wakil Jaksa Agung

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Rizki Ahmad Noviyandi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Daftar Jabatan Baru di Kejaksaan RI: Asep Nana jadi Wakil Jaksa Agung Pemerintah resmi melakukan penyegaran di jajaran pimpinan tinggi Kejaksaan Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026. Dalam rotasi tersebut, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum. dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia menggantikan pejabat sebelumnya. Kebijakan ini […]

  • Kapolri Ajak Masyarakat Aktif Memberikan Kritik demi Mendorong Perbaikan Kinerja dan Pelayanan Polri

    Kapolri Ajak Masyarakat Aktif Memberikan Kritik demi Mendorong Perbaikan Kinerja dan Pelayanan Polri

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kapolri Ajak Masyarakat Aktif Memberikan Kritik demi Mendorong Perbaikan Kinerja dan Pelayanan Polri Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan kritik, saran, maupun masukan kepada institusi Polri sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Menurutnya, […]

  • Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan Jakarta – Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 850 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada hari ini. Pengamanan dilakukan guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu […]

  • BNN RI. BNN Jateng Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur Penerimaan Mahasiswa di UNW Ungaran: Waspada Praktik “Jalur Belakang” bagi Pecandu Narkoba

    BNN RI. BNN Jateng Soroti Dugaan Pelanggaran Prosedur Penerimaan Mahasiswa di UNW Ungaran: Waspada Praktik “Jalur Belakang” bagi Pecandu Narkoba

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SEMARANG – Isu penyalahgunaan narkoba di lingkungan perguruan tinggi kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, perhatian tertuju pada Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran terkait dugaan pelanggaran prosedur penerimaan mahasiswa baru yang mengabaikan aspek pencegahan narkoba dan aturan administratif kepolisian. Dugaan Maladministrasi dan Keterlibatan Oknum Dosen fak.hukum Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul dugaan kuat adanya praktik […]

  • Atasi Krisis Air Pascabanjir, Polres Demak Bangun Sumur Bor di Trimulyo

    Atasi Krisis Air Pascabanjir, Polres Demak Bangun Sumur Bor di Trimulyo

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DEMAK, 28 April 2026 – Polres Demak bersama PT Saprotan Utama membangun sumur bor di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, untuk mengatasi krisis air bersih pascabanjir. Kegiatan ini ditandai dengan doa bersama di Masjid Jami’ Baitur Rohim, Selasa (28/4/2026). Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menyampaikan, wilayah tersebut terdampak banjir dan selama ini mengalami […]

expand_less