Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pemerhati Hukum Apresiasi Perhatian Kapolri terhadap Perjuangan dan Kesejahteraan Buruh

Pemerhati Hukum Apresiasi Perhatian Kapolri terhadap Perjuangan dan Kesejahteraan Buruh

  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerhati Hukum Apresiasi Perhatian Kapolri terhadap Perjuangan dan Kesejahteraan Buruh

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendapat apresiasi atas perhatian dan komitmennya terhadap perjuangan serta kesejahteraan buruh di Indonesia. Pemerhati Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Saputra Hasibuan, menilai perhatian tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pekerja agar dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman, memperoleh perlindungan hukum, serta mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik.

Apresiasi tersebut disampaikan Edi setelah mencermati pernyataan Kapolri ketika menghadiri peresmian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi kaum buruh.

Menurut Edi, perhatian pimpinan Polri terhadap persoalan ketenagakerjaan memiliki arti penting karena hubungan antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah membutuhkan komunikasi serta penyelesaian yang konstruktif. Ia menilai negara perlu hadir ketika terdapat persoalan yang berkaitan dengan hak dan kepentingan pekerja.

Kapolri bahkan menyampaikan komitmen untuk tetap mendampingi perjuangan buruh meskipun suatu saat tidak lagi menjabat sebagai Kapolri. Pernyataan tersebut dinilai menunjukkan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan pekerja tidak semata-mata dipandang sebagai bagian dari tugas jabatan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sosial dan ketenagakerjaan.

Edi juga menyoroti keberadaan Desk Ketenagakerjaan Polri yang dibentuk untuk membantu menangani berbagai persoalan di bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, keberadaan desk tersebut harus benar-benar memberikan manfaat bagi pekerja dan mampu menjadi penghubung dalam menyelesaikan persoalan yang muncul antara buruh, perusahaan, maupun pihak terkait lainnya.

Ia mengingatkan agar Desk Ketenagakerjaan tidak hanya berhenti sebagai struktur kelembagaan. Keberadaannya harus dibarengi dengan langkah konkret sehingga berbagai pengaduan dan persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam konteks hubungan industrial, penyelesaian masalah melalui dialog dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah konflik yang lebih luas. Pekerja dan pengusaha diharapkan dapat membangun komunikasi yang sehat dengan dukungan pemerintah serta aparat penegak hukum ketika diperlukan.

Sebelumnya, Kapolri juga mendorong terciptanya hubungan industrial yang sehat dan konstruktif antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Hal tersebut dinilai penting di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat, sehingga kepentingan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha dapat berjalan secara seimbang.

Edi berharap komitmen yang telah disampaikan Kapolri dapat terus diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan nyata. Perlindungan terhadap buruh, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan upaya menciptakan iklim usaha yang sehat sehingga tercipta hubungan kerja yang adil dan saling menguntungkan.

Dengan adanya perhatian yang lebih besar terhadap persoalan ketenagakerjaan, diharapkan masyarakat pekerja memiliki ruang yang lebih luas untuk menyampaikan persoalan dan memperoleh penyelesaian sesuai mekanisme hukum. Pada saat yang sama, perusahaan juga perlu menjalankan kewajibannya serta menghormati hak-hak pekerja sesuai peraturan yang berlaku.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat sekaligus menjaga hubungan industrial tetap kondusif. Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, pekerja, serikat buruh, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan berkelanjutan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala BGN Sambangi Menteri Keuangan, Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

    Kepala BGN Sambangi Menteri Keuangan, Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kepala BGN Sambangi Menteri Keuangan, Bahas Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mendatangi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan tersebut menjadi perhatian karena program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah dengan kebutuhan anggaran yang sangat besar. Sudaryono menyampaikan bahwa besarnya anggaran […]

  • Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Mobil Tangki di Tol Jagorawi

    Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Mobil Tangki di Tol Jagorawi

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

      Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Mobil Tangki di Tol Jagorawi Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan menyusul kecelakaan yang melibatkan mobil tangki pengangkut LPG di ruas Tol Cililitan-Jagorawi. Insiden tersebut terjadi di kawasan flyover Interchange Cawang arah Bogor pada Minggu, 27 September 2026. Pertamina menyatakan permintaan […]

  • Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • visibility 89
    • 0Komentar

      Senin, 11 Mei 2026 Timika — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Karena itu, pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua diminta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.   Hal tersebut disampaikan Staf Khusus […]

  • Kabupaten Tangerang Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Bagikan Masker

    Kabupaten Tangerang Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Bagikan Masker

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kabupaten Tangerang Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Bagikan Masker TANGERANG – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai berdampak ke sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari kepolisian yang langsung turun ke lapangan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak erupsi. Polresta Tangerang membagikan masker secara gratis kepada masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di […]

  • Gunakan Kain Menyerupai Pocong untuk Menakut-nakuti Warga, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Polisi

    Gunakan Kain Menyerupai Pocong untuk Menakut-nakuti Warga, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Polisi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Gunakan Kain Menyerupai Pocong untuk Menakut-nakuti Warga, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Polisi Aksi dua pemuda di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang menggunakan kain menyerupai pocong untuk menakut-nakuti warga berakhir di tangan aparat kepolisian. Perbuatan yang semula dianggap sebagai candaan tersebut ternyata menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan memicu berbagai laporan dari warga yang […]

  • Indonesia Lobi Amerika Serikat agar Minyak Kelapa Sawit Bebas dari Tarif Terkait Isu Kerja Paksa

    Indonesia Lobi Amerika Serikat agar Minyak Kelapa Sawit Bebas dari Tarif Terkait Isu Kerja Paksa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Indonesia Lobi Amerika Serikat agar Minyak Kelapa Sawit Bebas dari Tarif Terkait Isu Kerja Paksa Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya diplomasi dengan Amerika Serikat (AS) untuk memastikan produk minyak kelapa sawit nasional tidak dikenakan tarif tambahan maupun hambatan perdagangan yang dikaitkan dengan isu kerja paksa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari negosiasi dagang guna menjaga […]

expand_less