Usai Digerebek Polisi, Kampung Bahari Bakal Dibenahi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Usai Digerebek Polisi, Kampung Bahari Bakal Dibenahi
JAKARTA – Pemerintah bersama kepolisian berencana membenahi kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah penggerebekan terkait dugaan peredaran narkoba pada Minggu, 1 November 2026. Penataan tersebut dinilai perlu dilakukan agar kawasan itu tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan, penanganan kawasan rawan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Menurutnya, pembenahan lingkungan dan penguatan kondisi sosial masyarakat juga perlu menjadi perhatian agar upaya pemberantasan dapat berjalan berkelanjutan.
Dadang menyampaikan rencana penataan tersebut setelah meninjau lokasi penggerebekan. Ia mengatakan telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan pihak perkeretaapian terkait pembenahan kawasan, khususnya di sekitar bantaran rel.
Penataan Lingkungan dan Penguatan Sosial
Kapolda Metro Jaya menilai kondisi lingkungan di Kampung Bahari perlu dibenahi agar tidak kembali menjadi tempat berlangsungnya aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Sejumlah bangunan dan lapak di sekitar rel menjadi perhatian dalam rencana penataan tersebut.
Namun, penataan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik kawasan. Dadang menekankan pentingnya membangun kesadaran serta ketahanan sosial masyarakat terhadap pengaruh narkoba.
Ia juga mengingatkan agar penanganan dilakukan secara cermat dengan membedakan warga yang menjalankan mata pencaharian secara sah dari pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal. Warga yang bekerja sebagai pemulung, misalnya, perlu mendapat perhatian dan pembinaan sesuai kondisi mereka.
Menurut Dadang, kepolisian tidak dapat menangani seluruh persoalan permukiman dan sosial secara sendiri. Karena itu, diperlukan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak perkeretaapian, serta pemangku kepentingan lainnya.
Penggerebekan Libatkan Personel Gabungan
Sebelumnya, aparat gabungan menggelar penggerebekan di Kampung Bahari pada Minggu pagi. Operasi tersebut melibatkan unsur Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Polres Metro Jakarta Utara, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Brimob.
Dalam operasi itu, petugas mengamankan sejumlah orang dan barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika. Kepolisian menyatakan proses penindakan dan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat masih berlanjut.
Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan narkoba di sejumlah kawasan yang menjadi perhatian Polda Metro Jaya. Selain Kampung Bahari, aparat juga memprioritaskan penanganan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos.
Pemprov DKI Turut Menindaklanjuti
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyatakan akan terlibat dalam penanganan persoalan Kampung Bahari. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta Utara ikut menindaklanjuti persoalan narkoba di kawasan tersebut.
Langkah pembenahan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, termasuk penataan bangunan liar yang diduga digunakan untuk aktivitas ilegal. Penataan kawasan diharapkan dapat dilakukan sesuai kewenangan masing-masing pihak dan tetap memperhatikan kondisi masyarakat setempat.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan jangka panjang agar pemberantasan narkoba tidak berhenti setelah operasi kepolisian selesai. Pemerintah dan aparat berharap kawasan Kampung Bahari dapat menjadi lingkungan yang lebih tertata, aman, serta terhindar dari aktivitas peredaran narkoba.
Penanganan Berkelanjutan Jadi Fokus
Kapolda Metro Jaya menekankan bahwa keberhasilan penanganan kawasan rawan narkoba membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Penegakan hukum perlu berjalan beriringan dengan pembenahan lingkungan dan penguatan peran masyarakat.
Dengan keterlibatan pemerintah daerah, pihak perkeretaapian, aparat keamanan, dan warga, penataan Kampung Bahari diharapkan dapat menyentuh persoalan lingkungan maupun sosial yang selama ini menjadi tantangan.
Polisi juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba akan terus dilakukan. Sementara itu, rencana pembenahan kawasan menjadi langkah lanjutan agar lingkungan tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar hukum.
Jurnalis: Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar