Terungkap Modus Duo Maling Motor Bersenpi di Jakbar Nyamar Jadi Ojol
- calendar_month 49 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Terungkap Modus Duo Maling Motor Bersenpi di Jakbar Nyamar Jadi Ojol
JAKARTA — Kepolisian mengungkap modus dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga telah beraksi berulang kali di wilayah Jakarta Barat. Keduanya disebut menyamar sebagai pengemudi ojek online (ojol) dengan mengenakan jaket beratribut layanan transportasi daring untuk mengurangi kecurigaan masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi menjelaskan, salah satu barang bukti yang diamankan penyidik adalah jaket ojol yang diduga digunakan kedua terduga pelaku saat menjalankan aksinya. Penyamaran tersebut diduga dimanfaatkan agar keberadaan mereka di lingkungan permukiman tidak langsung menarik perhatian warga.
Menurut keterangan kepolisian, kedua terduga pelaku memiliki pembagian peran ketika beraksi. Salah seorang diduga bertugas mengendarai sepeda motor yang digunakan untuk berpindah tempat, sedangkan seorang lainnya diduga melakukan pencurian kendaraan yang menjadi sasaran. Peran masing-masing masih menjadi bagian dari proses pendalaman penyidik.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan pencurian sepeda motor di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga setelah para terduga pelaku diketahui membawa senjata api dan salah satunya diduga melepaskan tembakan ketika berusaha melarikan diri dari kejaran masyarakat.
Setelah menerima laporan, jajaran Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Penelusuran tersebut berujung pada penangkapan dua pria di kawasan hutan Kebon Singkong, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.
Kepolisian menyebut kedua pria tersebut merupakan residivis kasus serupa. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang disampaikan polisi, keduanya diduga telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 14 kali di wilayah Jakarta Barat. Penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam kejadian lain di wilayah Jakarta.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk jaket yang diduga digunakan untuk menyamarkan identitas serta senjata api yang masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga mendalami asal-usul senjata dan amunisi yang ditemukan dalam perkara tersebut.
Polisi masih mengembangkan penyidikan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk pihak yang diduga menampung kendaraan hasil pencurian. Langkah tersebut diperlukan untuk menelusuri rangkaian perkara secara menyeluruh dan memastikan setiap dugaan tindak pidana didukung alat bukti yang memadai.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor. Warga diimbau segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami pencurian atau menyaksikan kejadian mencurigakan. Apabila menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan, masyarakat sebaiknya mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan konfrontasi langsung.
Kepolisian menegaskan bahwa penyidikan masih berlanjut untuk memperjelas keterlibatan para terduga pelaku serta mengungkap kemungkinan perkara lain yang berkaitan. Penetapan tanggung jawab pidana tetap harus didasarkan pada bukti dan proses hukum yang berlaku dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Jurnalis: Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar