Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah keterlibatan langsung personel kepolisian dalam mendampingi petani di lahan jagung, mulai dari proses pengecekan lahan, penanaman, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian menunjukkan bahwa pembangunan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, tetapi memerlukan kolaborasi lintas instansi dan partisipasi aktif masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Polri berharap dapat memberikan motivasi kepada para petani agar lebih optimal memanfaatkan lahan produktif sekaligus meningkatkan hasil panen yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian bersama kelompok tani melakukan peninjauan terhadap kondisi lahan, memberikan pendampingan teknis, serta mendorong pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum tergarap secara maksimal. Pendampingan tersebut bertujuan agar setiap potensi pertanian di tingkat desa dapat dikembangkan menjadi sumber produksi pangan yang mampu mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Program penanaman jagung dipilih karena komoditas ini memiliki peran strategis dalam sistem pangan nasional. Selain menjadi bahan pangan, jagung juga digunakan sebagai bahan baku industri pakan ternak dan berbagai kebutuhan lainnya. Dengan meningkatnya produksi jagung nasional, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat kemandirian pangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Polri menilai bahwa keberhasilan ketahanan pangan dimulai dari tingkat paling dasar, yaitu sawah, kebun, dan lahan pertanian milik masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa pengamanan, tetapi juga pembinaan dan pendampingan kepada kelompok tani agar mampu mengelola lahan secara produktif. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pertanian yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas petani diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Sejumlah pengamat menilai bahwa penguatan ketahanan pangan memerlukan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Pemerintah, aparat keamanan, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian, Indonesia dapat memperkuat cadangan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Melalui berbagai kegiatan pendampingan di lahan jagung dan sektor pertanian lainnya, Polri menunjukkan komitmennya untuk mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ketahanan pangan tidak hanya dipandang sebagai persoalan produksi, tetapi juga sebagai fondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional yang dimulai dari sawah serta kebun milik masyarakat di seluruh Indonesia.

Jurnalis : Hanadia

Tags
  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui jalur daring. Melalui imbauan yang disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, pihak kepolisian mengajak warga untuk menjauhi aktivitas terlarang ini demi menjaga ketertiban umum serta melindungi diri dari berbagai dampak merugikan yang diakibatkannya. Dalam pernyataan […]

  • JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi

    JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan bahwa perbuatan yang didakwakan kepada mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanat reformasi yang selama ini menjadi dasar lahirnya berbagai lembaga negara independen. Pernyataan tersebut disampaikan usai sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana […]

  • Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Polemik Ijazah Jokowi

    Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Polemik Ijazah Jokowi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Terkait Polemik Ijazah Jokowi Sidang perdana terhadap Dokter Tifauzia Tyassuma atau yang lebih dikenal sebagai Dokter Tifa digelar pada Kamis (2/7/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Persidangan tersebut merupakan tindak lanjut dari perkara dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang berkaitan dengan polemik tuduhan […]

  • KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen

    KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 16
    • 0Komentar

      KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar dalam proses pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA) di sejumlah Kantor Imigrasi di Bali. Dugaan tersebut terungkap dalam penyidikan kasus korupsi yang berkaitan dengan pengurusan […]

  • Empat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan Ditangkap Polisi

    Empat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Empat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Karyawan Lapangan Padel di Jakarta Selatan Ditangkap Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengamankan empat orang tersangka dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang karyawan lapangan padel berinisial AL. Seluruh tersangka kini telah resmi ditahan setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup terkait dugaan tindak pidana […]

  • Prabowo Minta Taufik Hidayat Penganiaya Yuvita Dijatuhi Hukuman Berat Sesuai Ketentuan Hukum

    Prabowo Minta Taufik Hidayat Penganiaya Yuvita Dijatuhi Hukuman Berat Sesuai Ketentuan Hukum

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Prabowo Minta Taufik Hidayat Penganiaya Yuvita Dijatuhi Hukuman Berat Sesuai Ketentuan Hukum Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa Yuvita Tri Rezeki (YTR). Melalui pesan yang disampaikan kepada jajaran pemerintah dan aparat penegak hukum, Presiden meminta agar proses hukum terhadap tersangka, Taufik Hidayat, dilakukan secara tegas, transparan, […]

expand_less