Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Mobil Tangki di Tol Jagorawi
- calendar_month 27 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pertamina Minta Maaf atas Kecelakaan Mobil Tangki di Tol Jagorawi
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan menyusul kecelakaan yang melibatkan mobil tangki pengangkut LPG di ruas Tol Cililitan-Jagorawi. Insiden tersebut terjadi di kawasan flyover Interchange Cawang arah Bogor pada Minggu, 27 September 2026.
Pertamina menyatakan permintaan maaf disampaikan atas ketidaknyamanan yang muncul akibat kecelakaan tersebut. Berdasarkan informasi awal yang disampaikan perusahaan, mobil tangki mengalami gangguan kendali ketika melintas di ruas tol hingga akhirnya menabrak pembatas jalan dan mengenai kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Meski melibatkan kendaraan pengangkut produk energi, Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Awak mobil tangki dan pengendara kendaraan lain yang terdampak dilaporkan selamat serta telah mendapatkan pemeriksaan setelah kejadian.
Mobil tangki tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPPBE Cikembar, Sukabumi, setelah sebelumnya melakukan pengisian. Saat kecelakaan terjadi, kendaraan membawa produk LPG yang kemudian langsung mendapatkan penanganan untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.
Pertamina melalui Integrated Terminal Jakarta juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menangani kecelakaan tersebut. Untuk menjaga keamanan, produk LPG yang berada di dalam mobil tangki akan ditarik dan diamankan menggunakan kendaraan pengganti yang telah berada di lokasi.
Selain menangani muatan, Pertamina menyebut proses penyelesaian dengan pihak kendaraan lain yang terdampak telah dilakukan melalui musyawarah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan insiden dan penyelesaian dampak yang ditimbulkan akibat kecelakaan.
Perusahaan juga memastikan mobil tangki yang mengalami kecelakaan telah melalui pemeriksaan sebelum diberangkatkan. Pemeriksaan terhadap kondisi awak mobil tangki dilakukan sesuai prosedur operasional yang berlaku dan kendaraan dinyatakan dalam kondisi laik jalan sebelum menjalankan perjalanan.
Pertamina menegaskan aspek keselamatan atau Health, Safety, Security and Environment (HSSE) menjadi perhatian utama dalam setiap kegiatan distribusi energi. Evaluasi terhadap kejadian tersebut juga menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan operasional dan distribusi energi dapat berlangsung dengan mengutamakan keselamatan.
Sebelumnya, kepolisian menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.20 WIB di Km 1+400 A, Cawang arah Bogor, Tol Jagorawi. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, pengemudi truk diduga mengalami microsleep sehingga kendaraan kehilangan kendali dan menabrak beton pembatas jalan.
Setelah kejadian, petugas melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan arus lalu lintas dapat kembali berjalan. Tidak adanya korban jiwa menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam penanganan awal kecelakaan tersebut.
Pertamina turut mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati selama berkendara, terutama ketika melintas di jalan tol. Pengemudi juga diharapkan memastikan kondisi tubuh tetap prima dan beristirahat apabila mulai merasa lelah atau mengantuk demi mencegah terjadinya kecelakaan.
Penanganan terhadap kendaraan dan produk yang dibawa terus dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan. Pertamina menyatakan akan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh proses pascakecelakaan dapat diselesaikan dengan baik.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar