Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

Guru Besar sekaligus pakar kepolisian Prof. Rycko Amelza Dahniel menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru di sektor pangan setelah menghentikan impor jagung pada tahun 2026. Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah melakukan impor jagung secara berkelanjutan sejak tahun 1973. Dengan tidak adanya impor jagung pada tahun ini, Indonesia dinilai memasuki babak baru dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Prof. Rycko menjelaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan di bidang pertanian, melainkan perubahan besar dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia. Selama lebih dari lima puluh tahun, kebutuhan jagung nasional masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Kini, kondisi tersebut berubah seiring meningkatnya produksi jagung dalam negeri yang mampu memenuhi kebutuhan nasional bahkan membuka peluang ekspor.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Berbagai strategi dilakukan secara terpadu, mulai dari perluasan lahan tanam, peningkatan produktivitas petani, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga penguatan sistem penyerapan hasil panen oleh pemerintah. Langkah-langkah tersebut dinilai berhasil meningkatkan produksi jagung secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Prof. Rycko juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi melalui pendampingan kepada kelompok tani, pengawasan distribusi sarana produksi pertanian, serta mendorong pemanfaatan lahan produktif di berbagai daerah.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian teknis, TNI, Polri, serta para petani disebut menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat peningkatan produksi jagung nasional. Sinergi tersebut memungkinkan berbagai kendala di lapangan dapat diatasi lebih cepat, mulai dari penyediaan pupuk, distribusi benih, hingga pemasaran hasil panen agar tetap memberikan keuntungan bagi petani.

Selain mampu menghentikan impor, peningkatan produksi jagung nasional juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan baku industri pakan ternak. Pemerintah menilai kondisi stok nasional saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga tidak diperlukan lagi impor jagung sepanjang tahun 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Prof. Rycko menilai capaian ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang didukung kerja sama lintas lembaga mampu menghasilkan perubahan nyata. Ia berharap keberhasilan menghentikan impor jagung dapat menjadi motivasi untuk memperkuat swasembada komoditas pangan lainnya sehingga Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional tanpa ketergantungan pada impor.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus menjaga keberlanjutan program peningkatan produksi melalui inovasi teknologi pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur pertanian, serta kepastian pasar bagi hasil panen petani. Dengan demikian, keberhasilan yang telah dicapai tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi mampu dipertahankan sebagai fondasi menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Prestasi di Demak: Puluhan Personel Dihargai atas Dedikasi dan Kinerja Gemilang

    Apel Prestasi di Demak: Puluhan Personel Dihargai atas Dedikasi dan Kinerja Gemilang

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DEMAK – Sebagai wujud apresiasi atas kinerja luar biasa, Polres Demak menggelar upacara pemberian penghargaan kepada puluhan anggotanya di Lapangan Wicaksana Laghawa, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, menjadi momen penting untuk memotivasi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Penghargaan ini diberikan kepada personel yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan hasil kerja […]

  • Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus

    Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk semakin memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung tugas-tugas penegakan hukum. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas, kecepatan, dan akurasi dalam proses penyelidikan maupun penyidikan […]

  • Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

    Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi Upaya aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil setelah seorang kurir narkoba yang sebelumnya sempat melarikan diri usai membawa 113 kilogram sabu akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika berskala besar yang diduga beroperasi lintas […]

  • Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pelaku Diamankan

    Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kg Ganja, Dua Pelaku Diamankan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Polres Cianjur Gagalkan Peredaran 14,8 Kilogram Ganja, Dua Tersangka Berhasil Diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 14,8 kilogram dalam sebuah operasi yang dilakukan di wilayah Kabupaten Cianjur. Dalam pengungkapan tersebut, aparat kepolisian mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah. Keberhasilan ini […]

  • Gus Ulil Nilai Muktamar ke-35 NU Akan Menjadi Momentum Bersejarah dan Bebas dari Intervensi Kekuasaan

    Gus Ulil Nilai Muktamar ke-35 NU Akan Menjadi Momentum Bersejarah dan Bebas dari Intervensi Kekuasaan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

      Gus Ulil Nilai Muktamar ke-35 NU Akan Menjadi Momentum Bersejarah dan Bebas dari Intervensi Kekuasaan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla atau yang akrab disapa Gus Ulil, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) diperkirakan akan menjadi salah satu muktamar yang memiliki karakter berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, forum tertinggi […]

  • Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

    Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 35
    • 0Komentar

      Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah keterlibatan langsung personel kepolisian dalam mendampingi petani di lahan jagung, mulai dari proses […]

expand_less