Di Bawah Tandu Kirab Budaya, Dandim Tangerang Rajut Kerukunan dan Kebhinekaan
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Di Bawah Tandu Kirab Budaya, Dandim Tangerang Rajut Kerukunan dan Kebhinekaan
Kodam Jaya, Tangerang – Ribuan warga memadati ruas jalan utama Kota Tangerang untuk menyaksikan tradisi Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026. Agenda tahunan memperingati Sejit YMS Tjie Thien Ta Sen sekaligus HUT ke-43 Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio tersebut menjadi panggung keterbukaan sosial dan penguat toleransi antar umat beragama di kawasan Neglasari.
Tidak sekadar menghadiri acara seremonial, Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang Letkol Inf. Moch Alharidz Unus bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar tampak lebur bersama panitia, Minggu (27/9/2026).

Keduanya ikut serta memikul tandu (joli) simbol kebudayaan saat pelepasan pawai dari Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio / Vihara Dhamma Budhi Bhakti.
Kegiatan yang berpusat di Jalan Bouraq, Pintu Air Timur, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari ini diperkirakan dihadiri sekitar 2.000 peserta dan warga masyarakat. Rangkaian acara diisi dengan doa bersama, pentas kesenian Nusantara, pertunjukan barongsai dan liong, hingga iring-iringan pawai.

Pemilik Tjie Thien Ta Sen Bio, Suhu Benny Susanto menegaskan bahwa tradisi Ruwat Bumi dan Kirab Budaya bukan sebatas agenda rutin tahunan. Menurutnya, perayaan ini memiliki makna mendalam sebagai wujud rasa syukur sekaligus media pemersatu warga.

“Kegiatan Ruwat Bumi dan Kirab Budaya ini bukan sekadar seremonial tahunan, ini adalah wujud rasa syukur kita atas limpahan hasil bumi, keselamatan, dan kedamaian yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Melalui kirab ini pula, kita bersama-sama membersihkan energi negatif menjadi energi positif, serta merawat kerukunan dan kebhinekaan yang menjadi identitas Kota Tangerang,” ujar Benny Susanto.
Dandim 0506/Tangerang Letkol Inf. Moch Alharidz Unus menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Kota Tangerang yang menyambut perayaan tersebut secara tertib dan damai.
Ia menilai kelancaran acara merupakan bukti nyata bahwa Kota Tangerang kaya akan nilai keanekaragaman budaya yang patut dijaga.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang yang telah sangat antusias dan penuh semangat dalam menyambut serta menyukseskan acara Kirab Budaya dan Ruwat Bumi ini,” kata Letkol Inf. Moch Alharidz Unus.
Apresiasi senada disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, kerukunan, serta sinergi lintas elemen dalam merawat ruang-ruang publik yang majemuk.
Iring-iringan pawai kirab menempuh rute melintasi sejumlah jalan protokol, dimulai dari Kelenteng Tjie Thien Ta Sen Bio di Jalan Bouraq, melewati TMP Taruna, Jalan Satria, Jalan Dewi Sartika, Jalan Daan Mogot, Jalan Raya Merdeka, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan KS Tubun, hingga kembali ke titik awal.
Guna menjamin keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang rute, sebanyak 252 personel gabungan disiagakan. Unsur pengamanan terdiri dari 30 personel TNI Kodim 0506/Tgr di bawah pimpinan Wadanramil 02/Batuceper Mayor Inf Kurniawan, 187 personel Polri di bawah kepemimpinan Kapolsek Neglasari AKP Imron Masadi, 5 personel Unit Intel Kodim 0506/Tgr dipimpin Kapten Kav Sigit Suseno Prabowo, serta 30 anggota Satpol PP Kecamatan Neglasari dipimpin Kasi Trantib Ito Sucipto.
Keseluruhan rangkaian acara Kirab Budaya dan Ruwat Bumi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB berakhir pada pukul 17.05 WIB dalam situasi aman, lancar, dan kondusif.
Sumber : Kodim 0506/Tgr
Jurnalis : Muhammad Jaya
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar