Polisi Selidiki Dugaan Penembakan Toa Masjid di Ciputat, Empat Pengeras Suara Ditemukan Berlubang
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Selidiki Dugaan Penembakan Toa Masjid di Ciputat, Empat Pengeras Suara Ditemukan Berlubang
TANGERANG SELATAN – Kepolisian Sektor Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan, tengah menyelidiki dugaan aksi penembakan yang menyebabkan empat pengeras suara atau corong toa masjid di Kompleks Alvita, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, mengalami kerusakan. Sejumlah bagian perangkat pengeras suara tersebut ditemukan berlubang dan diduga terkena tembakan senapan angin. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP). Selain mengecek kondisi pengeras suara yang rusak, petugas juga mengumpulkan informasi dari pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang mengetahui kejadian tersebut.
Bambang menjelaskan, hingga Senin (2/11/2026), penyelidikan masih berlangsung. Polisi telah meminta keterangan tiga orang saksi yang berasal dari pengurus DKM masjid. Keterangan mereka diperlukan untuk mengetahui waktu kejadian, kondisi lingkungan sekitar, serta kemungkinan adanya aktivitas mencurigakan sebelum kerusakan ditemukan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Sabtu (24/10/2026). Saat itu, salah seorang saksi baru saja selesai melaksanakan salat Asar di masjid. Ketika memeriksa kondisi lingkungan masjid, saksi mendapati corong pengeras suara dalam keadaan berlubang. Temuan tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa perangkat tersebut terkena tembakan.
Dugaan adanya penembakan semakin menguat setelah kejadian serupa kembali terdengar pada hari berikutnya. Pada Minggu (25/10/2026), seorang saksi mengaku mendengar suara yang diduga berasal dari tembakan senapan angin setelah pelaksanaan salat Isya.
Setelah mendengar suara tersebut, saksi segera melakukan pengecekan terhadap kondisi pengeras suara di sekitar masjid. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa corong toa kembali ditemukan dalam keadaan berlubang. Kejadian berulang tersebut kemudian mendorong pengurus masjid untuk melaporkan persoalan itu kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.
Dalam proses penyelidikan awal, polisi berupaya menelusuri arah yang diduga menjadi sumber tembakan. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, dugaan sementara mengarah dari wilayah Kelurahan Sawah Lama. Meski demikian, informasi tersebut masih harus didalami untuk memastikan asal tembakan dan pihak yang diduga bertanggung jawab.
Polisi kemudian mengarahkan pelapor untuk membuat laporan resmi di Polsek Ciputat Timur. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan perkara dapat dilakukan melalui prosedur hukum, termasuk pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti yang berkaitan dengan kerusakan fasilitas masjid.
Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami identitas pelaku serta motif yang melatarbelakangi dugaan penembakan tersebut. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai siapa yang melakukan perbuatan itu maupun alasan pengeras suara masjid menjadi sasaran.
Pengungkapan kasus ini membutuhkan pemeriksaan menyeluruh karena terdapat beberapa bagian pengeras suara yang mengalami kerusakan. Keterangan saksi, kondisi fisik perangkat, serta hasil penelusuran di sekitar lokasi menjadi bagian penting untuk membantu penyidik menyusun rangkaian kejadian secara utuh.
Di tengah proses penyelidikan, kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta tidak menyebarkan dugaan mengenai identitas pelaku maupun motif kejadian tanpa didukung bukti yang jelas.
Bambang menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama agar aktivitas ibadah di lingkungan masjid tetap berlangsung dengan aman dan nyaman. Menurutnya, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mencegah munculnya kesalahpahaman maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga karena pengeras suara masjid merupakan salah satu fasilitas penting untuk menunjang kegiatan keagamaan. Kerusakan terhadap fasilitas tersebut tidak hanya berdampak pada sarana ibadah, tetapi juga menimbulkan keresahan apabila dugaan penembakan benar-benar terbukti.
Kepolisian memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan dengan mengedepankan pengumpulan fakta dan keterangan dari pihak-pihak terkait. Apabila ditemukan bukti yang mengarah kepada pelaku, penyidik akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga Senin (2/11/2026), Polsek Ciputat Timur telah melakukan pengecekan TKP dan meminta keterangan tiga saksi dari pengurus DKM masjid. Dugaan sementara menunjukkan bahwa pengeras suara tersebut terkena tembakan senapan angin dari arah Kelurahan Sawah Lama. Namun, identitas pelaku dan motif kejadian masih dalam penyelidikan kepolisian.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar