Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti

Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi Bongkar Empat Jaringan Pengedar Tramadol di Cirebon, Bohlam Lampu Dijadikan Tempat Menyimpan Barang Bukti

Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali mengungkap kasus peredaran obat keras terbatas (OKT) dengan membongkar empat jaringan pengedar yang beroperasi di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam operasi yang dilakukan secara bertahap, petugas berhasil menangkap empat orang tersangka beserta ribuan butir obat keras ilegal yang diduga siap diedarkan kepada masyarakat. Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah cara para pelaku menyembunyikan pil Tramadol di dalam bohlam lampu untuk mengelabui petugas saat dilakukan penggeledahan.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan seorang tersangka di wilayah Kecamatan Susukan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan puluhan butir pil Tramadol yang disembunyikan di dalam bohlam lampu. Modus tersebut diduga sengaja digunakan agar barang haram tersebut tidak mudah ditemukan ketika dilakukan razia maupun penggeledahan oleh aparat kepolisian. Dari hasil interogasi, tersangka kemudian mengungkap identitas pemasok obat keras tersebut sehingga penyelidikan dapat dikembangkan ke jaringan yang lebih besar.

Berbekal keterangan tersebut, tim Satres Narkoba bergerak cepat melakukan pengembangan hingga berhasil menggerebek lokasi kedua. Di tempat itu, polisi menemukan ribuan butir Tramadol dan Trihexyphenidyl yang disimpan di berbagai tempat penyimpanan. Selain obat keras, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa telepon seluler, uang tunai hasil penjualan, serta barang-barang yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas peredaran obat ilegal.

Operasi kemudian berlanjut ke wilayah Kecamatan Weru dan Plered setelah polisi memperoleh informasi mengenai keterlibatan pelaku lainnya. Dalam operasi tersebut, dua tersangka tambahan berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa obat keras siap edar. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam rantai distribusi, mulai dari penyimpanan, penjualan, hingga pemasaran kepada para pembeli di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran obat keras tanpa izin yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk memburu para pemasok maupun jaringan lain yang diduga masih terlibat dalam peredaran obat keras tersebut.

Peredaran Tramadol dan obat keras lainnya tanpa resep dokter dinilai sangat berbahaya karena dapat menimbulkan ketergantungan, gangguan kesehatan, hingga penyalahgunaan oleh kalangan remaja. Oleh sebab itu, aparat kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran obat keras ilegal di lingkungan sekitar.

Keempat tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolresta Cirebon untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap seluruh mata rantai jaringan peredaran obat keras ilegal tersebut, termasuk memburu para pemasok yang identitasnya telah dikantongi oleh penyidik.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur Kepolisian terus mendalami kasus penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap identitas pelaku serta mengetahui kronologi lengkap peristiwa yang menggegerkan warga tersebut. […]

  • Tragis Sekpri Wabup Yahukimo Ditembak didepan Pos Brimob

    Tragis Sekpri Wabup Yahukimo Ditembak didepan Pos Brimob

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PAPUA – Sebuah peristiwa yang sangat memilukan dan memprihatinkan terjadi di Kabupaten Yahukimo. Tak lama berselang setelah kunjungan Wakil Presiden RI usai dilaksanakan, Jems Maxisme Yohame, Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wakil Bupati Yahukimo, menjadi korban penembakan yang terjadi tepat di hadapan Pos Brimob Yahukimo. Kamis 23 April 2026. Insiden yang terjadi pada Selasa (21/4) ini menimbulkan […]

  • Niat Liburan Keluarga Asal Sulawesi Berakhir Duka, Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Hiace di Tol Pandaan–Malang

    Niat Liburan Keluarga Asal Sulawesi Berakhir Duka, Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Hiace di Tol Pandaan–Malang

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Niat Liburan Keluarga Asal Sulawesi Berakhir Duka, Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Hiace di Tol Pandaan–Malang Perjalanan liburan sebuah keluarga besar asal Sulawesi menuju Kota Malang berubah menjadi tragedi setelah minibus Toyota Hiace yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di ruas Tol Pandaan–Malang KM 76+600, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Insiden yang terjadi pada Rabu malam tersebut […]

  • OJK Ungkap Sekitar 200 BPR dan BPRS Masih Menjalani Proses Merger untuk Memperkuat Industri Perbankan

    OJK Ungkap Sekitar 200 BPR dan BPRS Masih Menjalani Proses Merger untuk Memperkuat Industri Perbankan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    OJK Ungkap Sekitar 200 BPR dan BPRS Masih Menjalani Proses Merger untuk Memperkuat Industri Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa sekitar 200 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) saat ini masih berada dalam proses penggabungan atau merger. Langkah tersebut merupakan bagian dari program konsolidasi industri perbankan yang terus didorong regulator […]

  • PPATK: Modus Judi Online Kini Beralih ke QRIS dan Merchant Fiktif

    PPATK: Modus Judi Online Kini Beralih ke QRIS dan Merchant Fiktif

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 18
    • 0Komentar

    “`html PPATK: Modus Judi Online Kini Beralih ke QRIS dan Merchant Fiktif Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa pelaku perjudian online kini terus mengembangkan berbagai cara baru untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum. Salah satu modus yang saat ini banyak ditemukan adalah pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard […]

  • Aktivitas Galian Tanah Picu Kemacetan dan Kerusakan Jalan, Warga Wibawamulya Cibarusah Geram

    Aktivitas Galian Tanah Picu Kemacetan dan Kerusakan Jalan, Warga Wibawamulya Cibarusah Geram

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BEKASI – Gelombang kemarahan melanda warga Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, akibat maraknya aktivitas penggalian tanah yang berlangsung di lingkungan mereka. Kegiatan tersebut dinilai sangat merugikan karena telah merusak fasilitas jalan umum, memicu kepadatan lalu lintas yang parah, serta menciptakan kondisi permukaan jalan yang licin dan membahayakan, khususnya di jalur menuju kawasan Cikangkara. Keluhan […]

expand_less