Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Polda Sumsel Perkuat Pelayanan Ramah Disabilitas dan Kelompok Rentan

Polda Sumsel Perkuat Pelayanan Ramah Disabilitas dan Kelompok Rentan

  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polda Sumsel Perkuat Pelayanan Ramah Disabilitas dan Kelompok Rentan

OKU Selatan – Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian bagi penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat rentan. Upaya tersebut dilakukan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang secara khusus melibatkan perwakilan kelompok rentan.

Forum tersebut digelar di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan pada Rabu (23/9/2026). Kegiatan menjadi ruang bagi penyandang disabilitas, pendamping, pemerintah daerah, dan unsur terkait untuk menyampaikan pengalaman serta masukan mengenai akses pelayanan kepolisian.

Jaring Masukan dari Pengguna Layanan

Dalam forum tersebut, peserta diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kebutuhan dan hambatan yang mungkin ditemui ketika mengakses pelayanan kepolisian. Pembahasan mencakup sejumlah layanan publik, mulai dari pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), pelaporan, hingga penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Keterlibatan langsung penyandang disabilitas dinilai penting karena pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan dapat menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian. Masukan tersebut diharapkan membantu petugas memahami kebutuhan yang berbeda-beda dari setiap kelompok masyarakat.

Forum konsultasi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi fasilitas maupun mekanisme pelayanan yang masih membutuhkan pembenahan. Dengan adanya komunikasi secara langsung, kebutuhan masyarakat dapat disampaikan kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap pelayanan.

Pelayanan Mengedepankan Empati

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana menegaskan bahwa pelayanan kepada kelompok rentan perlu dilakukan dengan kepekaan, empati, dan kepedulian. Setiap personel diharapkan memahami kondisi masyarakat yang membutuhkan pelayanan khusus.

Menurutnya, masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian harus memperoleh perlakuan yang baik dan bantuan sesuai kebutuhannya. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pelayanan yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Peningkatan pemahaman personel terhadap kebutuhan penyandang disabilitas juga diperlukan agar proses pelayanan tidak hanya berorientasi pada prosedur administratif, tetapi turut memperhatikan kemudahan akses bagi pengguna layanan.

Evaluasi Fasilitas dan Mekanisme Pelayanan

Masukan yang diperoleh melalui Forum Konsultasi Publik selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. Kepolisian dapat melihat bagian pelayanan yang sudah berjalan serta aspek yang masih membutuhkan penyesuaian.

Kebutuhan kelompok rentan dapat berbeda antara satu orang dengan lainnya. Karena itu, komunikasi dengan pengguna layanan menjadi salah satu cara untuk memperoleh gambaran mengenai fasilitas dan pendampingan yang diperlukan ketika masyarakat berhadapan dengan pelayanan kepolisian.

Selain penyandang disabilitas, pendekatan pelayanan yang inklusif juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi kelompok masyarakat lain yang membutuhkan perhatian khusus ketika mengakses layanan publik.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pendamping

Pelaksanaan forum melibatkan pemerintah daerah, pendamping, serta berbagai unsur yang berkaitan dengan pelayanan kelompok rentan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar upaya peningkatan aksesibilitas tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi dapat didukung oleh berbagai pihak.

Melalui forum semacam ini, komunikasi antara penyedia layanan dan masyarakat dapat berlangsung secara langsung. Pemerintah dan kepolisian juga dapat memperoleh masukan mengenai kondisi yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Polda Sumsel melalui jajaran kewilayahannya terus mendorong agar pelayanan kepolisian dapat diberikan secara terbuka dan mudah diakses. Perbaikan pelayanan bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan menjadi bagian dari upaya memastikan setiap masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan.

Kegiatan konsultasi publik tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum penyampaian masukan, tetapi dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan di lapangan. Dengan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat, kepolisian dapat melakukan evaluasi terhadap fasilitas, prosedur, maupun pola pendampingan yang diperlukan.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Dua JPO di Jalan Rasuna Said Berdekatan Namun Tidak Tersambung, Pemprov DKI Jelaskan Penyebabnya

    Viral Dua JPO di Jalan Rasuna Said Berdekatan Namun Tidak Tersambung, Pemprov DKI Jelaskan Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Viral Dua JPO di Jalan Rasuna Said Berdekatan Namun Tidak Tersambung, Pemprov DKI Jelaskan Penyebabnya Keberadaan dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya, kedua JPO tersebut berada dalam jarak yang sangat berdekatan, namun tidak memiliki akses penghubung sehingga pejalan kaki harus turun […]

  • Bhayangkari Kerahkan 74 Tenaga Kesehatan Layani Warga Aceh Tamiang

    Bhayangkari Kerahkan 74 Tenaga Kesehatan Layani Warga Aceh Tamiang

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Bhayangkari Kerahkan 74 Tenaga Kesehatan Layani Warga Aceh Tamiang Bhayangkari menggelar kegiatan bakti kesehatan bagi masyarakat di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (24/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 74 tenaga kesehatan diterjunkan untuk memberikan pelayanan medis secara gratis kepada warga. Puluhan tenaga kesehatan yang terlibat terdiri dari dokter, petugas laboratorium, paramedis, apoteker, […]

  • Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan Kisah menyentuh datang dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ketika seorang santri berusia 16 tahun diamankan warga setelah diduga mengambil uang dari kotak amal sebuah masjid. Belakangan terungkap, remaja tersebut nekat melakukan perbuatannya bukan untuk berfoya-foya, melainkan karena sudah beberapa hari hidup […]

  • Tragedi Mengerikan, Tiga Keluarga Kehilangan Sembilan Anggota Sekaligus Saat Terlelap Tidur

    Tragedi Mengerikan, Tiga Keluarga Kehilangan Sembilan Anggota Sekaligus Saat Terlelap Tidur

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Tragedi Mengerikan, Tiga Keluarga Kehilangan Sembilan Anggota Sekaligus Saat Terlelap Tidur Sebuah tragedi memilukan mengguncang sebuah wilayah setelah sembilan orang dari tiga keluarga meninggal dunia saat sedang tertidur lelap. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat sekitar. Dalam hitungan jam, tiga keluarga harus kehilangan orang-orang tercinta secara […]

  • Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali

    Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Lima Jam Menembus Medan Sulit, Polres Manggarai Timur Pastikan Bantuan Tiba di Kampung Tango Bali Polres Manggarai Timur terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah pelosok Kecamatan Lamba Leda Utara, Nusa Tenggara Timur. Demi memastikan bantuan sosial dapat diterima warga, personel kepolisian harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dengan kondisi medan yang […]

  • Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

    Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan generasi muda agar semakin bijak dalam menggunakan teknologi digital. Pesan tersebut disampaikan seiring dengan semakin besarnya peran media sosial dan berbagai platform digital dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan anak muda. Menurut Kapolri, perkembangan teknologi […]

expand_less