Kapolri Mutasi Lima Pejabat Polri, Brigjen Nariyana dan Kombes Ikhlas Putro Wasono Isi Jabatan Strategis
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolri Mutasi Lima Pejabat Polri, Brigjen Nariyana dan Kombes Ikhlas Putro Wasono Isi Jabatan Strategis
JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap lima perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam perombakan tersebut, dua jabatan strategis, yakni Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) serta Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri, mengalami pergantian pejabat.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2414/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 29 Oktober 2026. Kebijakan rotasi ini menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus pembinaan karier personel kepolisian untuk memastikan pelaksanaan tugas di berbagai satuan kerja tetap berjalan optimal.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan agenda organisasi yang dilakukan secara berkala. Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan institusi, kemampuan, kompetensi, serta rekam jejak masing-masing anggota.
Menurut Isir, setiap jabatan di lingkungan Polri memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, proses penempatan pejabat harus dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian kemampuan personel terhadap tugas yang akan diemban
“Setiap jabatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Karena itu, penempatan personel perlu mempertimbangkan kapabilitas, kompetensi, dan rekam jejak agar pejabat yang diberikan amanah dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan organisasi. Mutasi juga menjadi bagian dari proses pengembangan sumber daya manusia Polri,” kata Isir dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).
Salah satu perubahan penting dalam mutasi kali ini terjadi pada jabatan Kapusdokkes Polri. Brigjen Pol. Nariyana dipercaya menduduki posisi tersebut setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri.
Nariyana menggantikan Irjen Pol. Asep Hendradiana yang selanjutnya dimutasi sebagai perwira tinggi Pusdokkes Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Pergantian tersebut menjadi bagian dari penyegaran kepemimpinan pada satuan kerja yang memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan kedokteran dan kesehatan di lingkungan Polri.
Seiring dengan pengangkatan Nariyana sebagai Kapusdokkes, jabatan Karumkit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol. Syamsul Bahar. Sebelum mendapatkan penugasan baru tersebut, Syamsul Bahar bertugas sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri dalam penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN).
Perubahan berikutnya berlangsung di Pusat Keuangan Polri. Kombes Pol. Ikhlas Putro Wasono ditunjuk sebagai Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri yang baru. Sebelumnya, Ikhlas menjabat Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (Kabid APK) Puskeu Polri.
Ikhlas menggantikan Irjen Pol. Lukas Akbar Abriari yang dimutasi sebagai perwira tinggi Puskeu Polri dalam rangka memasuki masa pensiun. Penunjukan pejabat baru tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pengelolaan keuangan dan pelaksanaan administrasi di lingkungan institusi kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Kadiv Humas Polri juga menyampaikan penghargaan kepada para pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, terutama Irjen Pol. Asep Hendradiana dan Irjen Pol. Lukas Akbar Abriari. Keduanya dinilai telah memberikan kontribusi selama menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Polri.
Isir menyampaikan bahwa pengalaman serta dedikasi para pejabat yang memasuki masa pensiun merupakan bagian penting dari perjalanan organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi personel Polri lainnya dalam menjalankan tugas secara profesional.
Kepada para pejabat yang memperoleh penugasan baru, Isir berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memanfaatkan pengalaman dan kompetensi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas.
“Kepercayaan yang diberikan organisasi harus dijawab dengan kinerja dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang baru dapat mengoptimalkan pengalaman serta kompetensi yang dimiliki untuk memperkuat pelaksanaan tugas, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Rotasi lima personel tersebut menjadi bagian dari langkah pembinaan sumber daya manusia dan penyegaran organisasi Polri. Dengan adanya pergantian kepemimpinan di Pusdokkes dan Puskeu, institusi kepolisian diharapkan dapat mempertahankan kesinambungan program kerja sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan internal maupun kepada masyarakat.
\Jurnalis : Wulandari
- Penulis: Wulandari


Saat ini belum ada komentar