Ditlantas Polda Kalsel Periksa Disiplin Personel dan Kendaraan Sebelum Gelar Operasi Patuh Intan 2026
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ditlantas Polda Kalsel Periksa Disiplin Personel dan Kendaraan Sebelum Gelar Operasi Patuh Intan 2026
BANJARBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres jajaran melakukan pemeriksaan kedisiplinan internal terhadap seluruh personel kepolisian sebelum melaksanakan penertiban terhadap masyarakat dalam Operasi Patuh Intan 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anggota Polri mematuhi aturan berlalu lintas sebelum mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan di jalan raya.
Pemeriksaan internal tersebut melibatkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalimantan Selatan. Petugas melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi berkendara maupun kondisi kendaraan yang digunakan personel, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh anggota memberikan contoh nyata dalam menerapkan disiplin berlalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr Fahri Siregar mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh personel, termasuk anggota polisi lalu lintas beserta kendaraan bermotor yang mereka gunakan. Menurutnya, kedisiplinan aparat menjadi hal mendasar sebelum kepolisian melakukan penertiban terhadap pengguna jalan.
Fahri menyampaikan bahwa seluruh personel telah menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam untuk memastikan tidak ditemukan pelanggaran terkait kelengkapan maupun ketentuan berkendara. Pemeriksaan tersebut mencakup kendaraan operasional dan kendaraan pribadi milik anggota.
Ia menegaskan, kepolisian tidak akan memberikan toleransi kepada personel yang terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas. Anggota yang tidak mematuhi ketentuan akan dikenakan tindakan sesuai peraturan yang berlaku, sebagaimana masyarakat umum yang melakukan pelanggaran serupa.
Menurut Fahri, anggota polisi lalu lintas harus mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menaati aturan berkendara. Keteladanan tersebut harus dimulai dari hal mendasar, seperti memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku, membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta menggunakan kendaraan dengan spesifikasi sesuai standar yang ditentukan.
“Polantas harus menjadi teladan bagi pengguna jalan lainnya, kelengkapan seperti SIM, STNK termasuk spesifikasi kendaraan itu sendiri harus sesuai standar,” tegas Fahri di Banjarbaru, Kamis (29/10/2026).
Langkah pemeriksaan internal ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Ditlantas Polda Kalsel dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di lingkungan kepolisian. Sebelum memberikan teguran, melakukan pemeriksaan, maupun menindak pelanggaran yang dilakukan masyarakat, setiap personel diharapkan terlebih dahulu memastikan dirinya telah mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
Selain pemeriksaan awal, pengawasan terhadap anggota juga akan terus dilakukan selama Operasi Patuh Intan 2026 berlangsung. Fahri menjelaskan bahwa jajaran Ditlantas dan Satlantas Polres akan mendapatkan pendampingan dari Bidang Propam sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap pelaksanaan tugas personel di lapangan.
Keterlibatan Propam tersebut bertujuan memastikan setiap tindakan anggota berjalan sesuai prosedur dan tidak menyimpang dari aturan kedinasan. Dengan adanya pengawasan, pelaksanaan operasi diharapkan berlangsung secara profesional, tertib, serta tetap mengedepankan semangat pelayanan kepada masyarakat.
Fahri juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara polisi dan pengguna jalan. Penertiban lalu lintas tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi terhadap pelanggar, tetapi juga harus menjadi sarana meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan selama berkendara.
Operasi Patuh Intan 2026 Berlangsung Selama 14 Hari
Operasi Patuh 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Di Kalimantan Selatan, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Operasi Patuh Intan 2026 dengan melibatkan personel Ditlantas Polda Kalsel serta Satlantas di seluruh jajaran Polres.
Operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”. Tema tersebut menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan berkendara.
Pelaksanaan operasi diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Pengendara tidak hanya dituntut melengkapi dokumen kendaraan, tetapi juga harus memperhatikan kondisi kendaraan, mematuhi rambu-rambu, serta menjaga perilaku selama berada di jalan raya.
Di sisi lain, keterlibatan Propam dalam pengawasan internal menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Personel yang bertugas melakukan penertiban diharapkan menunjukkan sikap disiplin, profesional, dan konsisten dalam menerapkan aturan, sehingga tidak terjadi perbedaan perlakuan antara anggota kepolisian dan masyarakat umum.
Melalui pemeriksaan internal dan pengawasan selama operasi berlangsung, Ditlantas Polda Kalsel berupaya memastikan pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2026 berjalan sesuai tujuan. Kepolisian menegaskan bahwa upaya menciptakan ketertiban di jalan raya harus diawali dari kedisiplinan aparat sendiri sebelum diterapkan kepada seluruh pengguna jalan.
Dengan demikian, Operasi Patuh Intan 2026 tidak hanya menjadi agenda penertiban pelanggaran lalu lintas, tetapi juga momentum memperkuat keteladanan personel kepolisian dan meningkatkan kesadaran masyarakat. Sinergi antara aparat dan pengguna jalan diharapkan dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang tertib, aman, serta mengutamakan keselamatan bagi semua pihak.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar