Kru Kapal Pertamina Ceritakan Detik-detik Menegangkan Saat Berhasil Melintasi Selat Hormuz
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kru Kapal Pertamina Ceritakan Detik-detik Menegangkan Saat Berhasil Melintasi Selat Hormuz
Sejumlah awak kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) membagikan pengalaman menegangkan saat berhasil melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia yang sempat mengalami peningkatan risiko akibat konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Para kru mengaku harus menjalani pelayaran dengan tingkat kewaspadaan tinggi karena situasi keamanan di sekitar perairan tersebut masih belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, seluruh awak kapal tetap menjalankan tugas sesuai prosedur keselamatan yang telah ditetapkan perusahaan.
Menurut keterangan awak kapal, seluruh proses pelayaran telah dipersiapkan secara matang sebelum kapal diizinkan bergerak dari Teluk Arab. Perusahaan bersama pemerintah Indonesia melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk otoritas maritim dan perwakilan diplomatik, guna memastikan jalur pelayaran berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk dilalui. Keputusan melintasi Selat Hormuz baru diambil setelah dilakukan penilaian risiko (risk assessment) secara menyeluruh terhadap aspek keamanan, kondisi operasional kapal, hingga kesiapan seluruh kru.
Selama pelayaran berlangsung, awak kapal menerapkan berbagai prosedur keamanan sesuai standar internasional. Komunikasi antara kapal dengan pusat pengendalian operasional di darat dilakukan secara terus-menerus selama 24 jam. Setiap perkembangan situasi di sekitar jalur pelayaran dipantau secara real time sehingga apabila muncul potensi ancaman, langkah mitigasi dapat segera dilakukan. Para kru mengaku tetap tenang dan fokus menjalankan tugas masing-masing meskipun menyadari bahwa mereka sedang melintasi salah satu kawasan paling sensitif bagi distribusi energi dunia.
Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping, Vega Pita, menjelaskan bahwa perusahaan menerapkan puluhan indikator keselamatan sebelum memberikan izin keberangkatan kapal. Penilaian tersebut meliputi aspek perlindungan asuransi, kesiapan teknis kapal, kondisi mesin, sistem keamanan, kesiapan logistik, hingga kondisi fisik dan mental seluruh awak kapal. Dengan persiapan yang matang tersebut, kapal akhirnya berhasil melewati Selat Hormuz dan mencapai wilayah yang dinyatakan aman tanpa mengalami gangguan selama pelayaran.
Keberhasilan melintasi Selat Hormuz menjadi pencapaian penting bagi Pertamina International Shipping dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama pengangkutan minyak mentah dunia sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut dapat memengaruhi rantai pasok energi global. Oleh karena itu, perusahaan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan operasional, terutama ketika kondisi geopolitik mengalami eskalasi.
Selain mengutamakan keselamatan pelayaran, PIS juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia, serta berbagai lembaga internasional guna memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk memastikan setiap kapal yang membawa kepentingan energi nasional dapat beroperasi secara aman tanpa mengabaikan keselamatan awak kapal sebagai prioritas utama.
Pengalaman para kru menjadi bukti bahwa keberhasilan pelayaran di tengah situasi yang penuh tantangan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi kapal, tetapi juga profesionalisme awak, koordinasi antarlembaga, serta penerapan standar keselamatan yang ketat. Pertamina International Shipping menegaskan akan terus meningkatkan sistem manajemen risiko dan kesiapsiagaan operasional agar distribusi energi Indonesia tetap berjalan lancar sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh awak kapal yang bertugas di berbagai jalur pelayaran internasional.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar