Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Bareskrim Bongkar Jaringan Peredaran Ganja melalui Media Sosial, Lima Tersangka Diamankan

Bareskrim Bongkar Jaringan Peredaran Ganja melalui Media Sosial, Lima Tersangka Diamankan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Bareskrim Bongkar Jaringan Peredaran Ganja melalui Media Sosial, Lima Tersangka Diamankan

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkotika yang melibatkan sejumlah wilayah di Indonesia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap lima orang tersangka dan mengamankan barang bukti berupa ganja dengan total berat sekitar 9,4 kilogram serta sejumlah obat terlarang lainnya.

Pengungkapan jaringan tersebut dilakukan melalui rangkaian penyelidikan yang berlangsung sejak pertengahan Agustus 2026. Petugas melakukan pengembangan terhadap sejumlah pengiriman mencurigakan hingga akhirnya menemukan adanya keterkaitan antara beberapa perkara di wilayah Pasuruan, Brebes, Bogor, dan Medan.

Menurut keterangan Bareskrim Polri, jaringan tersebut memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menawarkan narkotika. Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat, termasuk penerima maupun pengirim barang.

Dalam proses pengiriman, jaringan tersebut diduga berusaha menyamarkan isi paket agar tidak mudah dikenali. Polisi menyebut paket narkotika dikamuflase menggunakan barang lain sehingga terlihat seperti pengiriman produk tekstil. Modus tersebut kemudian terungkap setelah petugas melakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap beberapa paket.

Pengungkapan pertama bermula dari pemeriksaan di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Petugas menemukan paket berisi narkotika yang dikirim melalui jasa ekspedisi dari Sumatera menuju wilayah Jawa. Penemuan tersebut kemudian dikembangkan untuk mengetahui penerima dan jaringan yang berada di balik pengiriman.

Dari pengembangan kasus tersebut, polisi menangkap sejumlah tersangka di beberapa daerah. Pemeriksaan terhadap para tersangka kemudian membuka informasi mengenai keterkaitan mereka dengan jaringan yang sama. Penyidik selanjutnya melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber barang serta pihak lain yang diduga terlibat.

Salah satu pengembangan dilakukan di wilayah Pasuruan. Petugas mengamankan seorang tersangka ketika menerima paket yang telah menjadi bagian dari proses penyelidikan. Dari pemeriksaan, polisi memperoleh informasi mengenai pihak lain yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan tersebut.

Penyelidikan kemudian berlanjut ke wilayah Brebes dan Bogor. Di kedua wilayah tersebut, petugas kembali mengamankan tersangka serta sejumlah barang bukti. Kesamaan pola pengiriman menjadi salah satu petunjuk bagi penyidik untuk menghubungkan perkara-perkara tersebut dalam satu rangkaian jaringan.

Pengembangan berikutnya membawa petugas ke Kota Medan. Seorang tersangka kembali diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan tersebut. Dari lokasi yang berkaitan dengan tersangka, petugas menemukan tambahan barang bukti narkotika yang memperkuat dugaan adanya jaringan peredaran lintas wilayah.

Bareskrim Polri menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat. Polisi juga mendalami asal-usul barang serta kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam rantai peredaran narkotika tersebut.

Pengungkapan ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkotika yang memanfaatkan teknologi komunikasi dan layanan pengiriman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan narkotika serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan peredaran barang terlarang.

Bareskrim memastikan proses hukum terhadap para tersangka akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku. Penanganan perkara tersebut diharapkan dapat membantu memutus jaringan peredaran narkotika lintas daerah sekaligus mencegah semakin luasnya dampak penyalahgunaan narkotika di masyarakat.

Jurnalis : Danilo Fernandes

 

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompolnas dan Polri Perkuat Sinergi Melalui Rakorwas 2026 untuk Akselerasi Reformasi Kelembagaan

    Kompolnas dan Polri Perkuat Sinergi Melalui Rakorwas 2026 untuk Akselerasi Reformasi Kelembagaan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 29
    • 0Komentar

      Kompolnas dan Polri Perkuat Sinergi Melalui Rakorwas 2026 untuk Akselerasi Reformasi Kelembagaan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi pengawasan internal dan eksternal dalam rangka mengakselerasi reformasi kelembagaan serta manajerial Polri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama […]

  • Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak

    Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak Polsek Tembagapura bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz terus menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan dan perkembangan anak-anak di wilayah Tembagapura. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang tidak hanya berfokus pada proses belajar, tetapi juga membangun kedekatan dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas positif. Kegiatan tersebut menjadi […]

  • Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Santri Terlantar di Bone Ambil Uang Kotak Amal Masjid Demi Makan, Sisa Uang Dikembalikan Kisah menyentuh datang dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ketika seorang santri berusia 16 tahun diamankan warga setelah diduga mengambil uang dari kotak amal sebuah masjid. Belakangan terungkap, remaja tersebut nekat melakukan perbuatannya bukan untuk berfoya-foya, melainkan karena sudah beberapa hari hidup […]

  • Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Demo Mahasiswa UHAMKA Digelar di Kawasan Gambir, 850 Personel Kepolisian Disiagakan Jakarta – Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 850 personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada hari ini. Pengamanan dilakukan guna memastikan jalannya penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu […]

  • UMKM Makin Digital Ketua praksi partai Gerindra Kota Bekasi Apresiasi Kebijakan Presiden

    UMKM Makin Digital Ketua praksi partai Gerindra Kota Bekasi Apresiasi Kebijakan Presiden

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin mengapresiasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dalam memperkuat pembiayaan dan digitalisasi UMKM. Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi itu mengatakan penguatan UMKM penting untuk memperkokoh ekonomi rakyat. “UMKM adalah fondasi ekonomi rakyat. Akses modal dan digitalisasi harus terus diperluas agar UMKM bisa tumbuh dan naik kelas,” kata Ihsan. Misbahudin […]

  • Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • visibility 64
    • 0Komentar

      Senin, 11 Mei 2026 Timika — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Karena itu, pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua diminta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.   Hal tersebut disampaikan Staf Khusus […]

expand_less