Polisi Tangkap Pencuri Motor Bersenjata di Tambora, Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi
- calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Tangkap Pencuri Motor Bersenjata di Tambora, Diduga Beraksi di Sejumlah Lokasi
Aparat kepolisian berhasil menangkap seorang pria yang diduga merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Pelaku diketahui berasal dari Lampung dan saat ditangkap kedapatan membawa sebuah senjata api jenis revolver yang diduga digunakan untuk mendukung aksi kejahatannya. Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan setelah polisi menerima sejumlah laporan kehilangan sepeda motor dari masyarakat di kawasan Tambora dan sekitarnya.
Kapolsek Tambora menjelaskan bahwa pelaku telah menjadi target penyelidikan karena diduga terlibat dalam beberapa kasus pencurian kendaraan bermotor dengan pola operasi yang serupa. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tersangka tidak bekerja seorang diri dan diduga merupakan bagian dari kelompok yang beroperasi secara berpindah-pindah di sejumlah wilayah di Jakarta. Aparat kini masih memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam jaringan tersebut.
Saat proses penangkapan berlangsung, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit senjata api jenis revolver beserta amunisi, beberapa anak kunci yang diduga digunakan untuk membobol kunci kendaraan, serta perlengkapan lain yang diduga dipakai dalam menjalankan aksi pencurian. Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Penyidik juga masih mendalami asal-usul kepemilikan senjata api yang dibawa tersangka. Polisi akan melakukan pemeriksaan balistik serta menelusuri apakah senjata tersebut memiliki izin resmi atau berkaitan dengan tindak pidana lainnya. Apabila terbukti dimiliki secara ilegal, tersangka akan dikenakan pasal tambahan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain memeriksa tersangka, penyidik turut mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV), memeriksa sejumlah saksi, dan mencocokkan laporan kehilangan kendaraan yang terjadi di beberapa lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui jumlah pasti aksi pencurian yang pernah dilakukan pelaku sekaligus mengidentifikasi kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor kepada pihak kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dengan selalu menggunakan kunci pengaman tambahan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah meningkatnya angka kriminalitas.
Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan pelaku secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya penadah kendaraan hasil curian maupun pihak lain yang membantu operasional kelompok tersebut. Kepolisian menegaskan akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat serta terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi tindak kriminal.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar