Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tak Sejalan dengan Penurunan Kemiskinan, Luhut Sebut Kenaikan Harga Jadi Salah Satu Faktor

Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tak Sejalan dengan Penurunan Kemiskinan, Luhut Sebut Kenaikan Harga Jadi Salah Satu Faktor

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prabowo Soroti Pertumbuhan Ekonomi Tak Sejalan dengan Penurunan Kemiskinan, Luhut Sebut Kenaikan Harga Jadi Salah Satu Faktor

Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena yang menurutnya cukup janggal dalam perekonomian nasional. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin justru mengalami peningkatan. Kondisi tersebut membuat Prabowo mempertanyakan efektivitas pertumbuhan ekonomi yang selama ini terjadi dan apakah hasil pertumbuhan tersebut benar-benar telah dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Menurut Prabowo, secara teori pertumbuhan ekonomi yang rata-rata mencapai sekitar lima persen per tahun selama tujuh tahun terakhir seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akumulasi pertumbuhan yang cukup besar, semestinya kondisi ekonomi nasional semakin kuat dan jumlah penduduk miskin berkurang. Namun, data yang diterimanya justru menunjukkan adanya peningkatan angka kemiskinan serta penyusutan kelas menengah yang selama ini menjadi tulang punggung konsumsi domestik.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bahwa kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak sepenuhnya tercermin dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Dewan Ekonomi Nasional telah melakukan berbagai perhitungan terkait persoalan tersebut dan menemukan bahwa tekanan harga memiliki pengaruh terhadap kondisi daya beli masyarakat.

Luhut menjelaskan bahwa inflasi dan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok dapat menyebabkan masyarakat berpenghasilan rendah semakin terbebani. Walaupun aktivitas ekonomi secara makro menunjukkan pertumbuhan positif, kenaikan biaya hidup dapat mengurangi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akibatnya, sebagian kelompok masyarakat rentan mengalami penurunan tingkat kesejahteraan dan berpotensi masuk ke dalam kategori miskin.

Meski demikian, Luhut tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan. Ia menilai pertumbuhan ekonomi nasional masih memiliki peluang untuk terus meningkat apabila berbagai program pemerintah berjalan dengan efektif dan efisiensi anggaran terus diperkuat. Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam sistem pemerintahan diyakini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempersempit ruang terjadinya praktik korupsi.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki waktu yang terbatas untuk memanfaatkan bonus demografi. Dalam kurun sekitar satu dekade ke depan, jumlah penduduk usia produktif diperkirakan mulai mengalami penurunan. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa perlu bekerja lebih efektif agar target Indonesia Emas 2045 dapat tercapai sesuai harapan.

Sejumlah pengamat ekonomi menilai bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan pemerataan kesejahteraan. Apabila pertumbuhan hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu dan tidak mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara luas, maka kesenjangan ekonomi dapat semakin melebar. Karena itu, kualitas pertumbuhan menjadi faktor penting selain besarnya angka pertumbuhan itu sendiri.

Pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan sektor pangan, pembangunan industri, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan Prabowo dan tanggapan dari Luhut menjadi pengingat bahwa pertumbuhan ekonomi bukan sekadar soal angka, tetapi juga menyangkut kemampuan negara dalam memastikan peningkatan kesejahteraan rakyat. Pemerintah diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan ekonomi agar pertumbuhan yang terjadi benar-benar mampu menurunkan angka kemiskinan dan memperkuat daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI AL Kerahkan Kapal dan Pesawat Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa II

    TNI AL Kerahkan Kapal dan Pesawat Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa II

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    TNI AL Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat Udara untuk Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa II Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan sejumlah kapal perang dan pesawat udara untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) terhadap korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Madura. Langkah cepat tersebut dilakukan […]

  • Rekonstruksi Kasus Penyekapan Kekasih Digelar, Tersangka Jalani Puluhan Adegan di Polda Jawa Barat

    Rekonstruksi Kasus Penyekapan Kekasih Digelar, Tersangka Jalani Puluhan Adegan di Polda Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 39
    • 0Komentar

      Rekonstruksi Kasus Penyekapan Kekasih Digelar, Tersangka Jalani Puluhan Adegan di Polda Jawa Barat Penyidik Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan yang diduga dilakukan oleh tersangka berinisial Taufik Hidayat. Rekonstruksi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyidikan guna mencocokkan keterangan tersangka, korban, […]

  • Bangun SDM Unggul, TNI AL dan Yayasan Sail Indonesia Jaya Luncurkan Program Maritime Leadership

    Bangun SDM Unggul, TNI AL dan Yayasan Sail Indonesia Jaya Luncurkan Program Maritime Leadership

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Yayasan Sail Indonesia Jaya resmi meluncurkan program Maritime Leadership. Inisiatif strategis ini diperkenalkan melalui acara Cocktail Party on Board yang digelar di atas kapal legendaris KRI Dewa Ruci, di Pangkalan TNI AL Pondok Dayung, Jakarta Utara, Selasa (14/4/2026). Peluncuran ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan […]

  • Hadirkan Pelayanan Prima, Polres Majalengka Kawal Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 24 di BIJB Kertajati

    Hadirkan Pelayanan Prima, Polres Majalengka Kawal Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 24 di BIJB Kertajati

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

        Majalengka, Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen dalam memberikan pengawalan maksimal serta menjamin keamanan seluruh rangkaian operasional ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M. Hal ini diwujudkan melalui pengamanan intensif pada proses pemberangkatan jemaah haji Kloter 24 yang berlangsung di Embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Minggu (10/05/2026).   Kegiatan pengamanan […]

  • Aksi Demonstrasi BEM Se-Bogor di Jalan Jenderal Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong dengan Aparat Kepolisian

    Aksi Demonstrasi BEM Se-Bogor di Jalan Jenderal Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong dengan Aparat Kepolisian

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Aksi Demonstrasi BEM Se-Bogor di Jalan Jenderal Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong dengan Aparat Kepolisian Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, berlangsung dengan tensi yang cukup tinggi. Dalam jalannya aksi, sempat terjadi saling dorong antara massa mahasiswa dan aparat kepolisian yang berjaga mengamankan […]

  • Dugaan Galian Tanah Merah Tanpa Izin di Padasan Kerek Tuban Disorot Warga

    Dugaan Galian Tanah Merah Tanpa Izin di Padasan Kerek Tuban Disorot Warga

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Dugaan Galian Tanah Merah Tanpa Izin di Padasan Kerek Tuban Disorot Warga TUBAN – Aktivitas galian tanah merah di wilayah Desa Padasan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat sorotan. Warga menduga kegiatan penggalian dan pengangkutan material tanah di lokasi tersebut berlangsung tanpa kelengkapan perizinan pertambangan yang semestinya. Informasi mengenai aktivitas tersebut disampaikan masyarakat yang […]

expand_less