Polri Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polri Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan ziarah nasional dan tabur bunga sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tokoh bangsa, serta insan Bhayangkara yang telah berjasa dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pelaksanaan ziarah nasional berlangsung pada Rabu (24/6/2026) dan dipusatkan di beberapa titik penting, di antaranya Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, TPU Tanah Kusir, TMP Cikeas, Makam Jenderal Hoegeng, serta perairan Teluk Jakarta. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari seribu personel Polri dan diikuti oleh pejabat utama Mabes Polri, Korps Brimob, Bhayangkari, serta unsur lainnya di lingkungan kepolisian.
Upacara utama di TMP Nasional Utama Kalibata dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, peserta melakukan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di monumen utama, serta dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan sebagai simbol penghormatan dan doa atas jasa-jasa mereka kepada bangsa dan negara.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa kegiatan ziarah nasional dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial tahunan, melainkan momentum penting bagi seluruh anggota Polri untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus merefleksikan nilai-nilai perjuangan, pengorbanan, patriotisme, dan pengabdian yang telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus menjadi inspirasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Memasuki usia ke-80 tahun pengabdiannya kepada bangsa, Polri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna menjawab berbagai tantangan yang semakin kompleks di era modern.
Selain di Jakarta, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran kepolisian daerah di berbagai wilayah Indonesia. Mulai dari Polda Jawa Timur, Polda Kalimantan Timur, Polda Nusa Tenggara Barat, Polda Nusa Tenggara Timur, hingga Polda Banten menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di taman makam pahlawan maupun perairan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang bangsa.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat pengabdian yang semakin kuat kepada masyarakat. Berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan juga telah dilaksanakan oleh Polri, mulai dari bakti kesehatan, bakti sosial, donor darah, pelayanan masyarakat, hingga program-program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ziarah nasional dan tabur bunga ini, Polri berharap seluruh personel dapat terus meneladani semangat juang para pahlawan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Nilai-nilai patriotisme, loyalitas, integritas, serta pengabdian kepada bangsa dan negara diharapkan menjadi landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi ajang refleksi bagi institusi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kepercayaan publik. Dengan semangat pengabdian yang diwariskan para pahlawan, Polri berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman, menegakkan hukum secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar