Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita

Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak mudah tergiur dengan tawaran bekerja di Kamboja. Menurutnya, banyak masyarakat yang berangkat ke luar negeri karena tergiur iming-iming gaji tinggi tanpa memahami risiko yang mungkin dihadapi. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih selektif dalam memilih pekerjaan, terutama yang berada di luar negeri.

Dalam keterangannya, Cak Imin juga menyinggung kondisi ekonomi Kamboja yang menurutnya masih berada di bawah Indonesia dalam berbagai indikator tertentu. Oleh karena itu, ia mempertanyakan alasan masyarakat Indonesia memilih bekerja di negara tersebut apabila peluang kerja di dalam negeri masih terus dikembangkan oleh pemerintah. Pernyataan itu sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran pekerjaan yang belum jelas legalitas maupun keamanannya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor melalui peningkatan investasi, pengembangan industri, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta program pelatihan keterampilan bagi tenaga kerja. Dengan langkah tersebut, diharapkan semakin banyak lapangan pekerjaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa harus mengambil risiko bekerja secara tidak prosedural di luar negeri.

Cak Imin juga mengingatkan bahwa sejumlah kasus yang melibatkan warga negara Indonesia di Kamboja berawal dari tawaran pekerjaan yang menjanjikan pendapatan besar, namun pada akhirnya justru berujung pada persoalan hukum, eksploitasi tenaga kerja, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memastikan bahwa setiap proses perekrutan dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia. Selain memperketat pengawasan terhadap perusahaan penyalur tenaga kerja, pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja di luar negeri yang aman, legal, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ia berharap masyarakat lebih mengutamakan keselamatan serta kepastian hukum dibanding hanya mempertimbangkan besarnya penghasilan yang dijanjikan. Dengan memahami risiko dan memilih jalur resmi, para calon pekerja migran dapat memperoleh perlindungan yang lebih baik serta menghindari berbagai persoalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bekerja secara legal dan bertanggung jawab. Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah praktik perekrutan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes

    Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • visibility 51
    • 0Komentar

    “`html id=”bhn72x” Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Jumat (24/7), menarik perhatian publik setelah massa demonstran melakukan aksi simbolik dengan melempar sejumlah tikus ke halaman gedung. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus sindiran terhadap dugaan […]

  • Kronologi Cesar Gastelum Tewas Ditembak Saat Live TikTok

    Kronologi Cesar Gastelum Tewas Ditembak Saat Live TikTok

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Kronologi Cesar Gastelum Tewas Ditembak Saat Live TikTok Peristiwa tragis menimpa kreator konten asal Meksiko, Cesar Gastelum, yang dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan saat melakukan siaran langsung di media sosial. Insiden tersebut terjadi di Kota Culiacán, Negara Bagian Sinaloa, dan langsung menyita perhatian publik karena berlangsung ketika korban sedang berinteraksi dengan para pengikutnya […]

  • Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian

    Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

      Mobil Patroli Polisi di Surabaya Dibakar, Terduga Pelaku Ditangkap Tak Lama Kemudian Sebuah mobil patroli milik Polsek Tambaksari, Surabaya, dibakar pada Kamis (20/8/2026) dini hari. Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial MH (52) yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah kejadian dan kini aparat masih mendalami motif di balik pembakaran […]

  • Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

    Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran operasional di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang menyeret mantan Direktur Utama, Choirul Anwar, sebagai tersangka. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menduga tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp10,2 […]

  • Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau

    Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau Polres Kendal menyalurkan bantuan air bersih dan bahan pangan berupa beras kepada warga Dusun Kalipuru, Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan ketersediaan air bersih akibat musim kemarau. Kegiatan sosial […]

  • Polda Jabar Tempatkan Taufik Hidayat di Sel Khusus dengan Pengawasan Ketat

    Polda Jabar Tempatkan Taufik Hidayat di Sel Khusus dengan Pengawasan Ketat

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Polda Jabar Tempatkan Taufik Hidayat di Sel Khusus dengan Pengawasan Ketat Kepolisian Daerah Jawa Barat mengambil langkah pengamanan khusus terhadap Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung. Setelah berhasil diamankan, pelaku langsung ditempatkan di ruang tahanan khusus dengan pengawasan yang lebih ketat dibandingkan tahanan pada umumnya. Langkah tersebut dilakukan […]

expand_less