Kapolri Sebut Kualitas SPPG Polri Diakui Presiden Prabowo hingga Rockefeller Foundation
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolri Sebut Kualitas SPPG Polri Diakui Presiden Prabowo hingga Rockefeller Foundation
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kualitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Polri telah memperoleh apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto hingga lembaga filantropi internasional Rockefeller Foundation. Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa Polri berupaya menghadirkan standar pelayanan yang baik dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Tahun 2026. Kapolri menjelaskan bahwa jajaran Polri terus memastikan setiap fasilitas SPPG dikelola dengan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas produksi yang tinggi sehingga makanan yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, memenuhi aspek gizi dan kesehatan.
Menurut Kapolri, apresiasi yang diberikan tidak hanya berasal dari pemerintah Indonesia, tetapi juga dari pihak internasional yang melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan SPPG Polri. Ia menyebut bahwa Rockefeller Foundation melakukan pemantauan langsung untuk melihat sistem pengelolaan serta kualitas layanan yang diterapkan. Dari hasil peninjauan tersebut, SPPG Polri disebut termasuk salah satu yang memiliki kualitas terbaik dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Kapolri menilai bahwa keberadaan SPPG Polri menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas pemerintah. Di tengah berbagai perdebatan mengenai efektivitas dan penggunaan anggaran program tersebut, Polri berupaya menunjukkan bahwa tata kelola yang baik mampu menghasilkan pelayanan yang berkualitas serta memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan SPPG yang profesional dapat meminimalkan berbagai risiko, seperti pemborosan anggaran maupun potensi masalah keamanan pangan. Dengan sistem pengawasan yang ketat, mulai dari proses pengadaan bahan baku, pengolahan makanan, hingga distribusi kepada penerima manfaat, kualitas makanan diharapkan tetap terjaga sesuai standar yang telah ditetapkan.
Selain mendukung program pemenuhan gizi, Kapolri mengungkapkan bahwa Polri juga aktif berkontribusi dalam program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada kelompok tani di berbagai daerah. Menurutnya, peran Polri bukan menggantikan pekerjaan petani di lapangan, melainkan membantu menyelesaikan berbagai kendala seperti akses bibit, pupuk, pestisida, hingga penyerapan hasil panen agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Kapolri menambahkan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan erat dengan terciptanya keamanan dan ketertiban. Apabila kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, maka potensi munculnya berbagai gangguan sosial juga dapat ditekan. Oleh sebab itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berupaya mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Hingga saat ini, jumlah SPPG yang dikelola Polri terus bertambah dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah bersama Polri berharap fasilitas tersebut dapat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat dan unggul untuk menghadapi bonus demografi di masa mendatang.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar