Jelang Hari Sumpah Pemuda, Polda Metro Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jelang Hari Sumpah Pemuda, Polda Metro Ajak Masyarakat Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan
JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Polda Metro Jaya menyerukan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban publik. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 dinilai tetap relevan untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.
Ajakan tersebut menekankan bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada peran aparat kepolisian. Partisipasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas pemuda, serta berbagai unsur lainnya juga dibutuhkan untuk membangun lingkungan yang tertib, damai, dan saling menghormati.
Dalam menjaga keamanan publik, kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar, komunikasi yang baik, serta kesediaan melaporkan potensi gangguan keamanan kepada pihak berwenang. Keterlibatan masyarakat sejak dini diharapkan dapat membantu mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa ruang publik merupakan fasilitas bersama yang harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan perundang-undangan, sementara warga lainnya juga berhak menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa kegiatan penyampaian pendapat perlu berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap kepentingan masyarakat luas. Warga yang bekerja, pelajar yang berangkat ke sekolah, pengguna jalan, serta masyarakat yang menjalankan aktivitas lainnya tetap perlu mendapatkan perlindungan. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara aparat dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan hak setiap warga.
Dalam mengawal rencana aksi penyampaian aspirasi, Polda Metro Jaya menyatakan akan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif yang humanis. Langkah tersebut ditujukan agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib, sekaligus menjaga keselamatan peserta aksi dan masyarakat umum. Pengamanan fasilitas publik serta kelancaran arus lalu lintas juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Polda Metro Jaya turut mengingatkan masyarakat agar menghindari tindakan kekerasan dan tidak mudah terpengaruh provokasi. Informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, perlu diperiksa kebenarannya sebelum dipercaya atau disebarluaskan. Sikap bijak dalam menerima informasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu ketertiban dan memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Momentum Hari Sumpah Pemuda diharapkan menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesediaan menyelesaikan persoalan melalui dialog merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan secara humanis dengan tetap menghormati hak-hak warga. Upaya menjaga keamanan publik diharapkan terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, sehingga ruang publik dapat dimanfaatkan secara aman, tertib, dan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat.
\Jurnalis : Wulandari
- Penulis: Wulandari


Saat ini belum ada komentar