Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap penyebab fenomena kematian massal ikan yang terjadi di Danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Berdasarkan hasil kajian awal, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh fenomena pencampuran massa air danau (lake mixing) yang menyebabkan air dari lapisan dasar danau terangkat ke permukaan sehingga memengaruhi kualitas air dan mengancam kehidupan ikan.

Tim peneliti BRIN menemukan bahwa kadar oksigen terlarut di permukaan Danau Batur turun hingga mendekati nol miligram per liter saat peristiwa kematian ikan terjadi. Selain itu, tercium bau menyengat hidrogen sulfida (H2S) yang menjadi indikasi bahwa air dari lapisan dasar danau yang miskin oksigen telah naik ke permukaan. Kondisi tersebut mengakibatkan lingkungan perairan menjadi tidak layak bagi kehidupan ikan dalam waktu singkat.

Peneliti Biogeokimia Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN menjelaskan bahwa lapisan dasar Danau Batur secara alami memiliki kandungan oksigen yang sangat rendah akibat proses dekomposisi bahan organik yang berlangsung selama bertahun-tahun. Pada lapisan tersebut juga terakumulasi senyawa sulfida yang, ketika terbawa ke permukaan akibat pencampuran air, dapat berubah menjadi hidrogen sulfida, yaitu senyawa yang bersifat sangat beracun bagi ikan. Namun demikian, BRIN menegaskan bahwa diperlukan analisis laboratorium lebih lanjut untuk memastikan seluruh faktor penyebab kematian ikan secara menyeluruh.

Peneliti hidrodinamika danau BRIN menambahkan bahwa Danau Batur merupakan danau vulkanik yang berada di kawasan Kaldera Gunung Batur. Karakteristik tersebut menyebabkan kandungan sulfur di danau relatif lebih tinggi dibandingkan banyak danau lainnya. Ketika terjadi kondisi tanpa oksigen (anoksik), senyawa sulfat di dasar danau berubah menjadi sulfida. Saat fenomena pencampuran air berlangsung, sulfida tersebut naik ke lapisan atas dan mengalami proses oksidasi yang turut menghabiskan cadangan oksigen terlarut di dalam air. Akibatnya, ikan mengalami kekurangan oksigen dan berisiko mati secara massal.

Menurut hasil penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya, Danau Batur termasuk danau polimiktik, yaitu danau yang mengalami pencampuran massa air beberapa kali dalam setahun. Fenomena tersebut umumnya terjadi pada periode Juni hingga Agustus, kemudian kembali muncul pada akhir Desember dan Februari. Meskipun merupakan proses alami, dampaknya terhadap kehidupan biota perairan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, kualitas air, suhu, serta karakteristik ekosistem saat proses pencampuran berlangsung.

BRIN menilai pemantauan kualitas air secara berkelanjutan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Pemantauan tersebut meliputi pengukuran suhu air, kadar oksigen terlarut, parameter meteorologi, hingga profil kualitas air pada berbagai kedalaman. Data tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem peringatan dini sehingga potensi kematian massal ikan dapat diprediksi lebih awal.

Sebelumnya, ribuan ikan, terutama ikan nila dan ikan budidaya milik warga, ditemukan mati mengambang di permukaan Danau Batur. Fenomena tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Batur. Namun, Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan bahwa kejadian tersebut merupakan fenomena limnologi dan hidrotermal alami serta tidak berkaitan dengan potensi erupsi Gunung Batur yang hingga kini masih berada pada Status Level I atau Normal.

Fenomena ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan ekosistem danau secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan masyarakat, pemantauan kualitas air serta penerapan sistem peringatan dini diharapkan mampu meminimalkan dampak terhadap sektor perikanan budidaya sekaligus menjaga kelestarian ekosistem Danau Batur di masa mendatang.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Jalan Tertutup Longsor, Polri dan Warga Gotong Royong Buka Jalur Bantuan di Palue

    Akses Jalan Tertutup Longsor, Polri dan Warga Gotong Royong Buka Jalur Bantuan di Palue

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Akses Jalan Tertutup Longsor, Polri dan Warga Gotong Royong Buka Jalur Bantuan di Palue Akses jalan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sempat terganggu akibat material longsor yang menutup sebagian badan jalan. Kondisi tersebut turut menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan bagi warga yang terdampak gempa bumi Flores. Situasi semakin mendesak setelah kendaraan […]

  • Jum’at, 1 Mei 2026 Kuliah Umum di USU, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Ideologi dan Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

    Jum’at, 1 Mei 2026 Kuliah Umum di USU, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Ideologi dan Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Medan – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya pemimpin daerah memiliki ideologi yang kuat serta strategi yang terarah dalam menjalankan pemerintahan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Kota Medan, Kamis (30/4/2026). Bima menjelaskan bahwa pandangan tersebut merupakan refleksi […]

  • Polri Amankan Turnamen Bola Basket HUT Bhayangkara ke-80 di GOR Soekarno Hatta, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar

    Polri Amankan Turnamen Bola Basket HUT Bhayangkara ke-80 di GOR Soekarno Hatta, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Polri Amankan Turnamen Bola Basket HUT Bhayangkara ke-80 di GOR Soekarno Hatta, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar Dalam rangka menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Republik Indonesia melaksanakan pengamanan (PAM) pada kegiatan Turnamen Bola Basket yang digelar di GOR Soekarno Hatta. Kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari […]

  • Panen Massal di Lahan Sengketa Sawit, Status Quo Dilanggar, APH Diminta Turun Tangan

    Panen Massal di Lahan Sengketa Sawit, Status Quo Dilanggar, APH Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SAMPIT – Situasi sengketa lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah Gapoktanhut Bagendang Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali memanas. Meskipun kawasan tersebut telah ditetapkan dalam kondisi status quo atau pembekuan aktivitas, laporan terbaru menyebutkan bahwa areal tersebut justru didatangi dan dipanen secara massal oleh sekelompok warga. “Sehari kemarin ada panen […]

  • Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Kota Sampit Dikeluhkan warga.

    Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Kota Sampit Dikeluhkan warga.

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Berita Polri.com.Sampit – Kalteng. Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,( Kotim) keluhkan antrean panjang disejumlah SPBU di Kota Sampit, Antrian kendaraan bermotor dan mobil yang antre di SPBU mengular hingga Jalan raya. “Sudah ada beberapa minggu ini yang antrean pertalite kembali panjang.Kalau antrean solar itu sudah biasa karena terjadi sejak bertahun-tahun tapi belum juga bisa diatasi aparat.Sekarang […]

  • Perkuat Kinerja Biro SDM, Wakapolda NTT Tekankan Akuntabilitas dan Integritas

    Perkuat Kinerja Biro SDM, Wakapolda NTT Tekankan Akuntabilitas dan Integritas

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Perkuat Kinerja Biro SDM, Wakapolda NTT Tekankan Akuntabilitas dan Integritas Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Wakapolda NTT) menekankan pentingnya penguatan kinerja Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penguatan tersebut dinilai perlu dibarengi dengan penerapan akuntabilitas, integritas, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan […]

expand_less