Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Viral Sekelompok Siswa SMA di Kupang Keroyok Teman, Tiga Pelajar Jalani Pembinaan

Viral Sekelompok Siswa SMA di Kupang Keroyok Teman, Tiga Pelajar Jalani Pembinaan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Viral Sekelompok Siswa SMA di Kupang Keroyok Teman, Tiga Pelajar Jalani Pembinaan

Aksi kekerasan yang melibatkan sejumlah pelajar SMA di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang siswa berinisial AF terlibat perkelahian dengan temannya di kawasan persawahan Oeteta, Kecamatan Sulamu.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 13.00 Wita. Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian berlangsung di luar lingkungan sekolah dan kemudian menjadi perhatian setelah video berdurasi sekitar 37 detik tersebar di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, korban awalnya terlibat perkelahian dengan seorang siswa lainnya. Situasi kemudian berkembang ketika siswa lain ikut terlibat. Beberapa teman yang berada di lokasi sempat meminta agar perkelahian dihentikan dan tidak dilakukan secara berkelompok.

Upaya untuk menghentikan kejadian tersebut akhirnya berhasil setelah sejumlah siswa lainnya turun tangan melerai. Polisi kemudian melakukan penanganan bersama pihak sekolah dan keluarga siswa yang terlibat.

Kapolsek Sulamu Ipda Ardi Yohannes Zacharias membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, persoalan tersebut telah dimediasi dengan melibatkan wali kelas, guru, kepala sekolah, orang tua siswa, serta pihak kepolisian.

Hasil mediasi yang dilakukan pada Senin, 28 September 2026, menghasilkan sejumlah langkah pembinaan. Tiga pelajar yang dinilai melakukan pengeroyokan dikenai sanksi skorsing dan diserahkan kepada Polsek Sulamu untuk menjalani pembinaan selama dua pekan.

Pihak kepolisian juga memberikan penekanan kepada seluruh pelajar agar menghentikan berbagai bentuk kekerasan, termasuk tawuran, perkelahian fisik, maupun perundungan. Polisi mengingatkan bahwa tindakan kekerasan dapat membawa konsekuensi terhadap masa depan pelajar dan dalam kondisi tertentu dapat masuk ke ranah hukum.

Selain sanksi dari sekolah dan pembinaan oleh kepolisian, orang tua para siswa juga dilibatkan dalam proses penyelesaian masalah. Mereka diminta meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak, khususnya setelah jam sekolah ketika siswa berada di luar lingkungan pendidikan.

Kepala SMA Swasta Efata Sulamu, Musa Peul, menyampaikan bahwa pihak sekolah menyayangkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa berlangsung di luar jam sekolah sehingga sekolah bersama orang tua dan pihak terkait berupaya memastikan persoalan tersebut dapat diselesaikan dan tidak kembali terjadi.

Pihak sekolah juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi perilaku anak di luar lingkungan sekolah. Pengawasan tersebut dinilai penting karena pembentukan karakter dan pencegahan kekerasan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam penyelesaian perkara tersebut, para siswa yang terlibat disebut telah saling memaafkan dan menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi perkelahian. Orang tua juga ikut menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk membantu mengawasi perilaku anak-anak mereka.

Kasus ini menjadi pengingat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi seluruh siswa. Setiap bentuk kekerasan antarpelajar perlu ditangani secara serius dengan mengedepankan perlindungan terhadap korban, pembinaan terhadap pelaku, serta keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Penanganan melalui pembinaan juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai dampak dari tindakan kekerasan. Selain mendapatkan pendidikan akademik, siswa perlu dibekali kemampuan menyelesaikan konflik secara damai, menghargai teman, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.

Pihak kepolisian dan sekolah kini berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang. Pengawasan yang lebih baik dari orang tua, kedisiplinan di lingkungan sekolah, serta komunikasi antara siswa dan guru menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya perkelahian maupun perundungan di kalangan pelajar.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap Alasan Warga Australia Diamankan Usai Diduga Lakukan Pelanggaran Kesusilaan di Depan Rumah Warga

    Terungkap Alasan Warga Australia Diamankan Usai Diduga Lakukan Pelanggaran Kesusilaan di Depan Rumah Warga

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Terungkap Alasan Warga Australia Diamankan Usai Diduga Lakukan Pelanggaran Kesusilaan di Depan Rumah Warga Seorang warga negara Australia berinisial BA (27) diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Badung, Bali, setelah video yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak senonoh di area depan rumah warga beredar luas di media sosial. Polisi bergerak setelah berhasil mengidentifikasi ciri-ciri serta keberadaan […]

  • Bank Mandiri Alihkan Kepemilikan Saham Anak Usaha Manajer Investasi kepada Danantara

    Bank Mandiri Alihkan Kepemilikan Saham Anak Usaha Manajer Investasi kepada Danantara

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Bank Mandiri Alihkan Kepemilikan Saham Anak Usaha Manajer Investasi kepada Danantara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengalihkan kepemilikan saham anak usahanya yang bergerak di bidang manajemen investasi, yakni PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), kepada PT Danantara Asset Management (DAM). Langkah tersebut merupakan bagian dari proses konsolidasi perusahaan manajemen aset milik Badan Usaha Milik Negara […]

  • HUT ke-80 Polri di Jakarta Utara Berlangsung Meriah, Masyarakat Diajak Makan Bersama di Kantor Wali Kota

    HUT ke-80 Polri di Jakarta Utara Berlangsung Meriah, Masyarakat Diajak Makan Bersama di Kantor Wali Kota

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    HUT ke-80 Polri di Jakarta Utara Berlangsung Meriah, Masyarakat Diajak Makan Bersama di Kantor Wali Kota Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di wilayah Jakarta Utara berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Berpusat di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi seremoni peringatan Hari Bhayangkara, tetapi […]

  • Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak seluruh masyarakat yang masih melakukan aktivitas penyampaian aspirasi di sekitar Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Imbauan tersebut disampaikan agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib sekaligus tetap menghormati hak masyarakat lain yang menjalankan […]

  • Polisi Ungkap Dugaan Peran Mondy Tatto dalam Kasus Pembunuhan Berlatar Konflik Asmara di Bekasi

    Polisi Ungkap Dugaan Peran Mondy Tatto dalam Kasus Pembunuhan Berlatar Konflik Asmara di Bekasi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Polisi Ungkap Dugaan Peran Mondy Tatto dalam Kasus Pembunuhan Berlatar Konflik Asmara di Bekasi Kepolisian mengungkap dugaan keterlibatan selebgram sekaligus lady punk yang dikenal dengan nama Mondy Tatto dalam kasus pembunuhan seorang pengamen jalanan berinisial FA di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Mondy ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ikut melakukan tindakan […]

  • Polri Ungkap Kendala Pemulangan Pendakwah SAM dari Mesir

    Polri Ungkap Kendala Pemulangan Pendakwah SAM dari Mesir

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

      Polri Ungkap Kendala Pemulangan Pendakwah SAM dari Mesir Polri mengungkap sejumlah kendala yang dihadapi dalam upaya memulangkan pendakwah berinisial SAM dari Mesir ke Indonesia. SAM saat ini berada di Mesir setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencabulan terhadap sejumlah santri. Proses pemulangan tersebut masih membutuhkan koordinasi antara aparat penegak hukum Indonesia dengan […]

expand_less