Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Eks Dirut KBS Diduga Tak Sendirian Korupsi Uang Pakan Hewan Rp 10,2 M

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran operasional di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang menyeret mantan Direktur Utama, Choirul Anwar, sebagai tersangka. Dalam perkembangan terbaru, penyidik menduga tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp10,2 miliar tersebut tidak dilakukan oleh satu orang saja. Dugaan itu muncul setelah penyidik menemukan sejumlah fakta, dokumen, dan keterangan saksi yang mengindikasikan adanya keterlibatan pihak lain dalam proses pencairan maupun penggunaan anggaran operasional perusahaan.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jawa Timur menyampaikan bahwa penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh bukti yang telah dikumpulkan. Menurutnya, tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan perusahaan umumnya melibatkan lebih dari satu pihak sehingga penyidik akan menelusuri kemungkinan adanya peran pihak lain yang turut bertanggung jawab. Pemeriksaan tambahan terhadap sejumlah saksi masih terus dilakukan guna memperkuat alat bukti sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Dalam penyidikan sementara, diketahui bahwa dana operasional yang semestinya digunakan untuk kebutuhan pakan satwa, perawatan hewan, pemeliharaan fasilitas, serta kegiatan operasional lainnya diduga dialihkan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Penyidik menemukan adanya dugaan manipulasi laporan pertanggungjawaban sehingga penggunaan anggaran seolah-olah telah sesuai prosedur, padahal sebagian dana diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka. Nilai yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi mencapai sekitar Rp7,4 miliar dari total kerugian negara sebesar Rp10,2 miliar.

Kejaksaan mengungkapkan bahwa penyidikan perkara ini tidak hanya berfokus pada aliran dana, tetapi juga menelusuri mekanisme pengambilan keputusan, persetujuan pencairan anggaran, hingga penyusunan laporan keuangan perusahaan. Seluruh dokumen administrasi, transaksi keuangan, dan keterangan para saksi akan dianalisis untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan masing-masing pihak dalam dugaan penyimpangan tersebut. Langkah ini dinilai penting agar proses penegakan hukum dapat dilakukan secara menyeluruh dan memberikan kepastian hukum.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan Kebun Binatang Surabaya maupun pihak lain yang dianggap mengetahui proses pengelolaan keuangan perusahaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa sejak awal dugaan penyimpangan terjadi hingga akhirnya menimbulkan kerugian negara. Penyidik juga tidak menutup kemungkinan akan memanggil saksi tambahan apabila ditemukan fakta baru selama proses penyidikan berlangsung.

Kasus ini turut menjadi perhatian publik karena dugaan penyalahgunaan anggaran disebut berdampak terhadap kualitas pengelolaan Kebun Binatang Surabaya. Dana yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan satwa dan pemeliharaan fasilitas diduga tidak sepenuhnya direalisasikan sesuai peruntukannya. Akibatnya, kondisi sejumlah fasilitas mengalami penurunan dan perawatan terhadap satwa dinilai tidak berjalan secara optimal. Temuan tersebut masih menjadi bagian dari materi penyidikan yang terus didalami oleh aparat penegak hukum.

Kejati Jawa Timur menegaskan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Apabila dalam perkembangan penyidikan ditemukan keterlibatan pihak lain, penyidik memastikan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus memperkuat tata kelola pengelolaan keuangan pada badan usaha milik daerah maupun lembaga publik lainnya agar terhindar dari praktik penyimpangan anggaran di masa mendatang.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global

    Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Menhut: Indonesia Siap Memasuki Era Baru Pasar Karbon, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Global Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa Indonesia kini siap memasuki fase baru dalam implementasi pasar karbon yang lebih kredibel, transparan, dan memberikan dampak nyata terhadap upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan The Coalition […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle Beritapolri
    • visibility 316
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Polri-TNI Patroli Gabungan Antisipasi Nobar Persija vs Persib di Jakarta Pusat

    Polri-TNI Patroli Gabungan Antisipasi Nobar Persija vs Persib di Jakarta Pusat

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta – Polres Metro Jakarta Pusat bersama Kodim 0501/Jakarta Pusat menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi gangguan keamanan saat kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Minggu (10/5/2026). Sebanyak 109 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Apel patroli dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E. P. Hutagalung dan dihadiri jajaran TNI-Polri serta […]

  • Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi di DPR dan Monas

    Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi di DPR dan Monas

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan Amankan Aksi di DPR dan Monas Aksi demonstrasi mahasiswa kembali digelar di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026. Massa aksi yang berasal dari berbagai elemen mahasiswa dijadwalkan menggelar unjuk rasa di sejumlah titik strategis ibu kota, termasuk kawasan Gedung DPR RI dan area Monumen Nasional (Monas). Menyikapi […]

  • Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR

    Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Ghazi Fikri Izdihar
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Mengamankan Aksi Unjuk Rasa di Gambir dan Gedung DPR Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Gambir dan sekitar Gedung DPR/MPR RI. Pengamanan dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu […]

  • Polisi Tegaskan Isu Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Bukan Aturan Baru, Berlaku pada Akses Jalan Tertentu

    Polisi Tegaskan Isu Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Bukan Aturan Baru, Berlaku pada Akses Jalan Tertentu

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 18
    • 0Komentar

      Polisi Tegaskan Isu Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Bukan Aturan Baru, Berlaku pada Akses Jalan Tertentu Polda Metro Jaya memberikan penjelasan terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai penerapan sistem ganjil genap pada 28 gerbang tol di wilayah Jakarta. Kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut bukan merupakan kebijakan baru, melainkan aturan yang telah lama […]

expand_less