Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Heboh Mobil Hilang Ditemukan di Rumah Orang Tua Oknum Polisi, Kasus Belum Tuntas Sejak 2024

Heboh Mobil Hilang Ditemukan di Rumah Orang Tua Oknum Polisi, Kasus Belum Tuntas Sejak 2024

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Heboh Mobil Hilang Ditemukan di Rumah Orang Tua Oknum Polisi, Kasus Belum Tuntas Sejak 2024

Kasus hilangnya sebuah mobil yang kemudian ditemukan di rumah orang tua seorang oknum anggota kepolisian di Jambi menjadi perhatian publik setelah kembali viral di media sosial. Pemilik kendaraan mengaku telah kehilangan mobilnya setelah kendaraan tersebut dibawa oleh seseorang yang dikenalnya. Selama berbulan-bulan, korban berusaha melacak keberadaan mobil tersebut hingga akhirnya menemukan titik terang melalui sistem pelacak GPS.

Menurut informasi yang beredar, korban membutuhkan waktu sekitar delapan bulan untuk menelusuri keberadaan kendaraannya. Upaya pencarian dilakukan dengan memanfaatkan GPS serta berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan pelacakan. Setelah mendapatkan sinyal lokasi kendaraan di wilayah Jambi, korban melakukan pemantauan lebih lanjut untuk memastikan keberadaan mobil tersebut.

Pemantauan dilakukan selama beberapa hari dengan memanfaatkan data GPS dan rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dari hasil penelusuran tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk datang langsung ke Jambi. Setibanya di lokasi, mobil yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan, namun kendaraan tersebut diketahui telah menggunakan pelat nomor yang berbeda.

Mobil tersebut ditemukan di Desa Rantau Puri, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi. Lokasi penemuan kendaraan itu disebut berada di rumah orang tua seorang oknum anggota kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi pada 16 April 2024, setelah korban melakukan pencarian dan penelusuran cukup panjang terhadap mobil miliknya.

Untuk mengambil kendaraan tersebut, korban meminta bantuan aparat kepolisian dari Polres Batang Hari. Setelah kendaraan berhasil diamankan, mobil tersebut kemudian dibawa kembali oleh pemiliknya ke Jakarta. Meski kendaraan telah berhasil ditemukan, persoalan hukum yang berkaitan dengan hilangnya mobil tersebut disebut belum memberikan kepastian bagi korban hingga kasus ini kembali menjadi perbincangan pada 2026.

Keresahan korban kemudian disampaikan melalui media sosial. Dalam unggahan yang menjadi viral, korban mempertanyakan perkembangan penanganan perkara yang telah berlangsung cukup lama. Korban mengaku belum mendapatkan kejelasan mengenai tindak lanjut proses hukum sejak kendaraan ditemukan pada 2024.

Viralnya kasus tersebut membuat Polda Jambi memberikan penjelasan kepada publik. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan bahwa oknum polisi yang dikaitkan dengan perkara tersebut bukan anggota Polda Jambi maupun jajaran di bawahnya.

Berdasarkan hasil pengecekan kepolisian, pihak yang disebut dalam perkara tersebut merupakan anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara atau Ditpolairud Baharkam Polri. Sementara itu, penanganan perkara pidana terkait kasus tersebut disebut berada di bawah kewenangan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Polda Jambi juga membenarkan bahwa korban pernah meminta bantuan Polres Batang Hari untuk mendampingi proses pengambilan mobil di rumah orang tua oknum polisi tersebut. Setelah kendaraan berhasil ditemukan dan diambil, mobil kemudian dibawa oleh korban kembali ke Jakarta.

Selain proses pidana, pihak kepolisian menyebut dugaan pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri yang berkaitan dengan anggota tersebut telah ditangani oleh satuan pengawasan internal di lingkungan Korpolairud Baharkam Polri. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme penanganan terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian.

Kasus ini kembali menjadi sorotan karena korban mempertanyakan kepastian hukum setelah perkara berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Publik pun menaruh perhatian terhadap transparansi dan perkembangan proses penanganan kasus tersebut, terutama karena terdapat dugaan keterlibatan seorang oknum aparat.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap informasi dan laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi serta dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Penanganan perkara diharapkan berjalan secara profesional dan objektif sehingga seluruh pihak memperoleh kepastian hukum.

Hingga kini, perkembangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut masih menjadi perhatian masyarakat. Kasus mobil hilang yang ditemukan di rumah orang tua oknum polisi itu menjadi pengingat pentingnya penanganan hukum yang transparan, akuntabel, dan memberikan kejelasan bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan

    Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sumsel Minta Jajaran Tingkatkan Kedisiplinan Kapolda Sumatera Selatan kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi yang diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN), serta seluruh personel di lingkungan Polda Sumsel. Dalam arahannya, Kapolda meminta seluruh jajaran […]

  • Polrestabes Bandung Amankan Dua Pria yang Diduga Terlibat Transaksi Narkoba di Antapani

    Polrestabes Bandung Amankan Dua Pria yang Diduga Terlibat Transaksi Narkoba di Antapani

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung Amankan Dua Pria yang Diduga Terlibat Transaksi Narkoba di Antapani Bandung – Polrestabes Bandung mengamankan dua pria yang diduga hendak melakukan transaksi narkoba di kawasan Jalan A.H. Nasution, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat. Keduanya diamankan Tim Prabu 1 saat petugas melakukan patroli pada Minggu (20/9/2026) malam. Penindakan bermula ketika petugas melihat dua […]

  • Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

    Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak Kepolisian Resor (Polres) Siak masih terus mendalami kasus meninggalnya seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau. Hingga saat ini, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti […]

  • Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak seluruh masyarakat yang masih melakukan aktivitas penyampaian aspirasi di sekitar Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Imbauan tersebut disampaikan agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib sekaligus tetap menghormati hak masyarakat lain yang menjalankan […]

  • Bongkar Jaringan Migas Ilegal, Polres Muba Amankan 22 Tersangka dan 33 Truk Berisi 419.600 Liter Minyak

    Bongkar Jaringan Migas Ilegal, Polres Muba Amankan 22 Tersangka dan 33 Truk Berisi 419.600 Liter Minyak

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bongkar Jaringan Migas Ilegal, Polres Muba Amankan 22 Tersangka dan 33 Truk Berisi 419.600 Liter Minyak Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Polres Muba) mengungkap jaringan dugaan tindak pidana minyak dan gas (migas) ilegal di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 22 orang tersangka beserta 33 unit truk yang diduga digunakan untuk mengangkut minyak hasil aktivitas […]

  • Toko Buku di Pangandaran Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    Toko Buku di Pangandaran Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Toko Buku di Pangandaran Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah Peristiwa kebakaran melanda sebuah toko buku di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kobaran api yang muncul pada malam hari dengan cepat membesar karena banyaknya barang yang mudah terbakar, seperti buku, alat tulis, kertas, serta perlengkapan […]

expand_less