Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polda Metro Jaya Minta UBK Terbuka Ungkap Identitas Oknum Polisi yang Diduga Memberikan Uang Terkait Aksi Demonstrasi

Polda Metro Jaya Minta UBK Terbuka Ungkap Identitas Oknum Polisi yang Diduga Memberikan Uang Terkait Aksi Demonstrasi

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polda Metro Jaya Minta UBK Terbuka Ungkap Identitas Oknum Polisi yang Diduga Memberikan Uang Terkait Aksi Demonstrasi

Polda Metro Jaya meminta pihak Universitas Bung Karno (UBK), khususnya mahasiswa yang menyampaikan pengakuan mengenai dugaan pemberian uang oleh seorang oknum anggota kepolisian menjelang aksi demonstrasi, agar bersikap terbuka dan menyampaikan identitas pihak yang dimaksud secara jelas. Permintaan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya pengakuan salah satu mahasiswa yang mengklaim menerima uang sebesar Rp20 juta dari seseorang yang disebut sebagai anggota kepolisian dengan tujuan agar aksi unjuk rasa tidak dilaksanakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa tuduhan yang mengaitkan institusi kepolisian dengan dugaan pemberian uang kepada peserta aksi merupakan persoalan serius yang harus disertai bukti kuat. Oleh karena itu, pihak kepolisian meminta agar nama, jabatan, kesatuan, maupun identitas oknum yang dimaksud disampaikan secara rinci sehingga dapat dilakukan proses pemeriksaan dan penelusuran sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Tanpa adanya informasi yang jelas, tuduhan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurut kepolisian, institusi Polri memiliki ratusan ribu personel yang bertugas di berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia. Karena itu, penyebutan istilah “oknum polisi” tanpa identitas yang spesifik dinilai tidak dapat dijadikan dasar untuk melakukan tindakan hukum maupun pemeriksaan internal. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian akan ditindaklanjuti apabila didukung oleh bukti dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kasus ini mencuat setelah Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno mengaku menerima uang tunai sebesar Rp20 juta sebelum pelaksanaan aksi demonstrasi. Dalam keterangannya, uang tersebut disebut diberikan agar mahasiswa tidak ikut menggelar aksi di kawasan Istana Negara maupun Gedung DPR RI. Meski demikian, ia mengaku aksi demonstrasi tetap dilaksanakan sebagaimana rencana yang telah disusun sebelumnya. Pengakuan tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah tersebar luas melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Di lingkungan internal kampus, pengakuan tersebut juga memicu respons dari sivitas akademika. Sejumlah mahasiswa dan pihak kampus meminta agar seluruh informasi mengenai dugaan penerimaan uang maupun pihak-pihak yang diduga terlibat disampaikan secara terbuka demi menjaga nama baik institusi pendidikan. Bahkan, muncul tuntutan agar mahasiswa yang mengakui menerima uang tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui mekanisme yang berlaku di lingkungan kampus.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa apabila benar terdapat anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam dugaan pemberian uang kepada mahasiswa untuk memengaruhi jalannya aksi demonstrasi, maka institusi tidak akan memberikan toleransi. Proses pemeriksaan etik maupun pidana akan dilakukan sesuai ketentuan apabila ditemukan bukti yang cukup. Sebaliknya, apabila tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan, kepolisian juga berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan persepsi keliru terhadap institusi Polri.

Polda Metro Jaya juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum serta mengedepankan asas praduga tak bersalah. Setiap dugaan pelanggaran harus dibuktikan melalui mekanisme penyelidikan yang objektif, transparan, dan berdasarkan fakta hukum. Kepolisian memastikan akan bersikap profesional dalam menangani setiap laporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran anggota maupun pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.

Perkembangan kasus ini masih terus menjadi perhatian publik. Kepolisian berharap kerja sama dari seluruh pihak, termasuk mahasiswa dan sivitas akademika, agar proses pengungkapan fakta dapat berjalan secara maksimal sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang dapat memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

Jurnalis : Aulia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia

    Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 3
    • 0Komentar

      Komisi XIII DPR Mendorong Komnas HAM Menginvestigasi Program Pemerintah yang Berpotensi Berdampak pada Hak Asasi Manusia Komisi XIII DPR RI mendorong Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk menjalankan fungsi pemantauan dan investigasi terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hak asasi manusia (HAM). Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk pengawasan […]

  • Dukung Literasi Digital dan Kamtibmas, Polres Demak Gelar Lomba Konten Kreator AI bagi Pelajar SMA

    Dukung Literasi Digital dan Kamtibmas, Polres Demak Gelar Lomba Konten Kreator AI bagi Pelajar SMA

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DEMAK – Kepolisian Resor Demak mengambil langkah inovatif dalam menjangkau generasi muda, dengan menggelar kompetisi lomba konten kreator berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikhususkan bagi para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Demak. Kegiatan yang digagas oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) ini dilangsungkan di Aula Wicaksana Laghawa, Markas Besar Polres Demak, pada Jumat […]

  • Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta, Mei 2026 – Di tengah padatnya rutinitas, banyaknya tanggal merah di bulan Mei menjadi momen ideal untuk sejenak menikmati quality time dengan cara yang lebih istimewa. Untuk melengkapi kesempatan tersebut, Vasaka Hotel Jakarta menghadirkan promo eksklusif “Stay Long, More Benefit” dan “Dine & Play”, menghadirkan kombinasi sempurna antara kenyamanan menginap, sajian kuliner pilihan, serta […]

  • Sebanyak 155 Batalyon dan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan Telah Terbentuk hingga Mei 2026

    Sebanyak 155 Batalyon dan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan Telah Terbentuk hingga Mei 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sebanyak 155 Batalyon dan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan Telah Terbentuk hingga Mei 2026 Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus memperkuat struktur pertahanan nasional dengan membentuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di berbagai daerah. Hingga Mei 2026, sebanyak 155 batalyon […]

  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tangki Terguling Setelah Menabrak Pohon dan Dievakuasi Polisi

    Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tangki Terguling Setelah Menabrak Pohon dan Dievakuasi Polisi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Diduga Pengemudi Mengantuk, Truk Tangki Terguling Setelah Menabrak Pohon dan Dievakuasi Polisi Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tangki terjadi di salah satu ruas jalan dan mengakibatkan kendaraan tersebut terguling setelah menabrak pohon di pinggir jalan. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat mengemudikan kendaraan […]

  • APRI Gelar Raker 2026, Perkuat Peran dalam Pendidikan Inklusif dan Layanan Sosial

    APRI Gelar Raker 2026, Perkuat Peran dalam Pendidikan Inklusif dan Layanan Sosial

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 — Asosiasi Panti dan Rumah Asuh Indonesia (APRI) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan melibatkan perwakilan anggota dari berbagai wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam memperkuat sinergi serta arah kebijakan program ke depan. Raker dipimpin oleh Ketua APRI, […]

expand_less