Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran

LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat peningkatan signifikan jumlah permohonan perlindungan yang diajukan oleh korban kekerasan dalam pacaran. Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa kasus kekerasan dalam hubungan personal masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga penegak hukum, maupun masyarakat secara luas.

Meningkatnya jumlah permohonan perlindungan menunjukkan semakin banyak korban yang mulai berani melaporkan kasus yang dialaminya dan mencari perlindungan melalui jalur hukum. Selama ini, tidak sedikit korban yang memilih diam karena merasa takut, terintimidasi, atau khawatir menghadapi tekanan dari pelaku maupun lingkungan sekitar. Namun, meningkatnya kesadaran mengenai hak-hak korban membuat semakin banyak individu yang berani mencari bantuan ketika mengalami kekerasan dalam hubungan pacaran.

Kekerasan dalam pacaran tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan psikis, seksual, ekonomi, hingga pengendalian berlebihan yang berdampak pada kondisi mental korban. Dalam banyak kasus, korban mengalami trauma berkepanjangan, kehilangan rasa percaya diri, hingga mengalami gangguan kesehatan mental akibat perlakuan yang diterimanya selama menjalin hubungan.

LPSK menilai bahwa peningkatan permohonan perlindungan ini perlu disikapi dengan penguatan sistem perlindungan korban. Selain memberikan perlindungan hukum, korban juga membutuhkan pendampingan psikologis, bantuan medis, serta dukungan sosial agar dapat menjalani proses pemulihan secara menyeluruh. Perlindungan yang komprehensif dinilai penting untuk memastikan korban tidak mengalami tekanan tambahan selama proses hukum berlangsung.

Di sisi lain, tingginya angka permohonan perlindungan juga menjadi cerminan bahwa masih banyak kasus kekerasan dalam relasi personal yang terjadi di tengah masyarakat. Para ahli menilai bahwa edukasi mengenai hubungan yang sehat perlu terus diperkuat, terutama di kalangan remaja dan generasi muda. Pemahaman mengenai batasan, penghormatan terhadap pasangan, serta penyelesaian konflik tanpa kekerasan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

LPSK terus mendorong korban maupun keluarga korban untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialami. Keberanian melapor dinilai sebagai langkah awal yang sangat penting untuk menghentikan tindakan kekerasan sekaligus memberikan kesempatan bagi korban memperoleh perlindungan yang layak. Selain itu, kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi korban.

Berbagai data menunjukkan bahwa permohonan perlindungan terhadap korban tindak kekerasan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perlindungan, pendampingan, serta pemulihan yang disediakan oleh LPSK. Upaya penguatan layanan dan perluasan akses perlindungan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak korban yang membutuhkan bantuan.

Melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan penguatan sistem perlindungan korban, diharapkan angka kekerasan dalam pacaran dapat ditekan. Selain penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, edukasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk membangun budaya hubungan yang sehat, saling menghormati, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui jalur daring. Melalui imbauan yang disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, pihak kepolisian mengajak warga untuk menjauhi aktivitas terlarang ini demi menjaga ketertiban umum serta melindungi diri dari berbagai dampak merugikan yang diakibatkannya. Dalam pernyataan […]

  • Sempat Bebas Kasus Kuasai Lahan” Banding Rudi Hartono Ahirnya Masuk Penjara.

    Sempat Bebas Kasus Kuasai Lahan” Banding Rudi Hartono Ahirnya Masuk Penjara.

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Berita Polri.com Sampit – Kalteng. Rudi Hartono, (49) tahun warga Desa Pundu Kecamatan Cempaka Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang sebelumnya diponis bebas oleh Pengadilan Negeri Sampit, atas perkara penguasaan lahan perkebunan, setelah itu putusan dibatalkan oleh Pengadilan Tinggi Palangka Raya, pada tingkat banding dan sudah berkekuatan hukum tetap. Sebelumnya Pengadilan Negeri Sampit, melalui putusan […]

  • Ketua DPD LSM KPK-RI Soroti Kinerja Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan

    Ketua DPD LSM KPK-RI Soroti Kinerja Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

        Tanjungpinang – Kepulauan Riau,Kepri, — Ketua DPD LSM KPK-RI, Encek Taufik, menyoroti aksi berkendara tanpa helm yang diduga dilakukan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Iman Sutiawan, saat melintas di jalan raya Kota Batam. Aksi tersebut viral di sejumlah platform media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat.   Menurut Encek Taufik, tindakan tersebut […]

  • Sinergi TNI-Polri dan Warga Ciracas Gelar Patroli Siskamling, Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif

    Sinergi TNI-Polri dan Warga Ciracas Gelar Patroli Siskamling, Ciptakan Wilayah Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Dalam rangka menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas bersama unsur tiga pilar dan komponen masyarakat melaksanakan kegiatan patroli/siskamling keliling dipusatkan di RPTRA Jalan Bungur VII Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Rabu (29/04/26). Patroli tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Babinsa Koramil 03/Ps.Rebo-Ciracas, Bhabinkamtibmas Polsek Ciracas, Satpol PP […]

  • Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, Mei 2026 – Di tengah padatnya rutinitas, banyaknya tanggal merah di bulan Mei menjadi momen ideal untuk sejenak menikmati quality time dengan cara yang lebih istimewa. Untuk melengkapi kesempatan tersebut, Vasaka Hotel Jakarta menghadirkan promo eksklusif “Stay Long, More Benefit” dan “Dine & Play”, menghadirkan kombinasi sempurna antara kenyamanan menginap, sajian kuliner pilihan, serta […]

  • Siaran Pers Satgas PRR Psacabencana Sumatera, Jumat (1/5/2026)

    Siaran Pers Satgas PRR Psacabencana Sumatera, Jumat (1/5/2026)

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pascabencana Sebagian besar masyarakat Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, mulai meninggalkan tenda pengungsian dan menempati hunian sementara (huntara) yang disediakan pemerintah pascabanjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kehadiran huntara ini menjadi titik awal pemulihan kehidupan warga setelah hampir lima […]

expand_less