Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » DPR Dukung Polri Bongkar Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas hingga ke Bandar

DPR Dukung Polri Bongkar Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas hingga ke Bandar

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPR Dukung Polri Bongkar Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas hingga ke Bandar

Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut secara menyeluruh jaringan peredaran narkotika yang diduga dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari mengungkap pemasok, bandar, pengendali jaringan, hingga pihak-pihak yang diduga membantu proses distribusi.

Yanuar menyampaikan dukungannya terhadap komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Menurutnya, penindakan terhadap peredaran narkoba tidak cukup hanya menyasar lokasi-lokasi rawan di tengah masyarakat, tetapi juga harus menjangkau jaringan yang diduga menjalankan aktivitasnya dari balik jeruji besi.

Ia menilai pengungkapan jaringan narkotika yang memiliki keterkaitan dengan lapas merupakan bagian penting dari upaya memutus mata rantai peredaran barang terlarang tersebut. Penegakan hukum, menurutnya, harus dilakukan secara konsisten agar tidak hanya berhenti pada pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga mampu mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan.

Yanuar mengingatkan bahwa lembaga pemasyarakatan pada dasarnya berfungsi sebagai tempat pembinaan warga binaan agar dapat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, fasilitas lapas tidak boleh disalahgunakan sebagai sarana untuk menjalankan aktivitas kejahatan terorganisasi.

Apabila ditemukan indikasi adanya aktivitas peredaran narkotika yang melibatkan pihak di dalam lapas, ia meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan perkara juga harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum petugas yang menyalahgunakan kewenangannya.

Menurut Yanuar, penelusuran terhadap jaringan narkotika perlu mencakup seluruh pihak yang memiliki peran dalam aktivitas tersebut. Pemeriksaan tidak seharusnya hanya berfokus pada pelaku yang tertangkap secara langsung, melainkan juga perlu mengungkap hubungan antarpelaku, sumber pasokan, aliran dana, serta kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan.

Ia menegaskan bahwa setiap dugaan keterlibatan seseorang harus diperiksa melalui mekanisme hukum yang berlaku. Dengan demikian, proses pemberantasan narkoba dapat berjalan secara objektif dan tidak menimbulkan tuduhan tanpa dasar terhadap pihak-pihak tertentu.

Untuk mendukung upaya tersebut, Yanuar mendorong penguatan koordinasi antara Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta lembaga penegak hukum lainnya. Kerja sama antarlembaga dinilai penting agar pertukaran informasi, pengawasan di lingkungan pemasyarakatan, dan penelusuran jaringan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Koordinasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan fasilitas maupun kewenangan di lingkungan lapas. Dengan sistem pengawasan yang berjalan baik, celah yang berpotensi dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan dapat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan ketentuan hukum.

Yanuar menyebut bahwa keberhasilan pemberantasan narkotika tidak semata-mata diukur dari jumlah penangkapan yang dilakukan aparat. Menurutnya, hasil yang lebih penting adalah kemampuan penegak hukum mengungkap keseluruhan jaringan, memutus jalur distribusi, serta mencegah agar aktivitas serupa tidak kembali berlangsung.

Pendekatan tersebut dinilai perlu diterapkan secara berkelanjutan agar pemberantasan narkoba tidak hanya menghasilkan penindakan dalam jangka pendek. Pengungkapan jaringan secara menyeluruh juga diharapkan dapat membantu aparat memahami pola peredaran, mengidentifikasi titik-titik rawan, dan memperkuat langkah pencegahan di masa mendatang.

Dukungan terhadap pemberantasan narkoba ini, lanjutnya, sejalan dengan Astacita ke-7 pemerintahan Prabowo-Gibran yang mencakup penguatan reformasi hukum serta pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat penegakan hukum sekaligus melindungi masyarakat dari dampak peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Ancaman narkotika menjadi perhatian karena dampaknya dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Karena itu, penindakan terhadap jaringan peredaran perlu diiringi dengan upaya pencegahan, edukasi, dan penguatan peran keluarga serta lingkungan dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba.

Yanuar menegaskan bahwa negara perlu hadir melalui penegakan hukum yang tegas dan terukur. Penindakan terhadap lokasi peredaran, pengusutan jaringan yang diduga beroperasi dari dalam lapas, serta pengejaran terhadap bandar harus dilakukan berdasarkan prosedur hukum dan bukti yang kuat.

Melalui langkah yang terkoordinasi dan berkesinambungan, pemberantasan narkotika diharapkan dapat menyasar seluruh mata rantai kejahatan. Selain memperkuat keamanan di lingkungan pemasyarakatan, upaya tersebut juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang.

Dengan demikian, pengungkapan jaringan narkoba hingga ke pihak yang diduga menjadi pengendali utama menjadi salah satu aspek penting dalam strategi pemberantasan narkotika. Polri bersama lembaga terkait diharapkan terus memperkuat kerja sama agar setiap dugaan pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau

    Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Polres Kendal Salurkan Air Bersih dan Beras untuk Warga Kalipuru yang Terdampak Kemarau Polres Kendal menyalurkan bantuan air bersih dan bahan pangan berupa beras kepada warga Dusun Kalipuru, Desa Kalirejo, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menghadapi keterbatasan ketersediaan air bersih akibat musim kemarau. Kegiatan sosial […]

  • Ono Surono Kecam Dugaan Penyiksaan Perempuan di Cirebon, Desak Polri Bertindak Tegas dan Transparan

    Ono Surono Kecam Dugaan Penyiksaan Perempuan di Cirebon, Desak Polri Bertindak Tegas dan Transparan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Ono Surono Kecam Dugaan Penyiksaan Perempuan di Cirebon, Desak Polri Bertindak Tegas dan Transparan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, mengecam keras dugaan tindak kekerasan yang dialami seorang perempuan asal Cirebon yang diduga melibatkan seorang oknum anggota kepolisian. Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah korban melaporkan dugaan penyekapan, penganiayaan, ancaman, hingga kekerasan seksual […]

  • Polisi Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Bangka, 14 Mobil dan 6 Orang Diamankan

    Polisi Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Bangka, 14 Mobil dan 6 Orang Diamankan

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Polisi Bongkar Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Bangka, 14 Mobil dan 6 Orang Diamankan Kepolisian mengungkap dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dalam […]

  • BKSDA Pasang Perangkap untuk Menangani Beruang Madu yang Berkeliaran di Permukiman Lubuklinggau

    BKSDA Pasang Perangkap untuk Menangani Beruang Madu yang Berkeliaran di Permukiman Lubuklinggau

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BKSDA Pasang Perangkap untuk Menangani Beruang Madu yang Berkeliaran di Permukiman Lubuklinggau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan bersama pemerintah setempat mengambil langkah untuk menangani kemunculan seekor beruang di sekitar permukiman warga Kelurahan Lubuk Binjai, Lubuklinggau. Petugas memasang perangkap khusus setelah laporan mengenai keberadaan satwa liar tersebut kembali diterima dari masyarakat. Perangkap dipasang […]

  • MPP PRO Majalengka Hadirkan Layanan Terpadu Satu Atap untuk Permudah Kebutuhan Administrasi Masyarakat

    MPP PRO Majalengka Hadirkan Layanan Terpadu Satu Atap untuk Permudah Kebutuhan Administrasi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MPP PRO Majalengka Hadirkan Layanan Terpadu Satu Atap untuk Permudah Kebutuhan Administrasi Masyarakat Pemerintah Kabupaten Majalengka terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) PRO Majalengka. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu satu atap yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi dan perizinan dalam satu lokasi yang terintegrasi. […]

  • Kapolresta Pekanbaru Terima Audiensi PT Indomarco, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolresta Pekanbaru Terima Audiensi PT Indomarco, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kapolresta Pekanbaru Terima Audiensi PT Indomarco, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Kapolresta Pekanbaru menerima audiensi dari jajaran PT Indomarco sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Pekanbaru. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun koordinasi yang lebih baik antara kepolisian dan pihak perusahaan dalam menghadapi berbagai […]

expand_less