Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kejagung dan Polri Gelar Rakor Terbatas Bahas Penanganan Karhutla, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Kejagung dan Polri Gelar Rakor Terbatas Bahas Penanganan Karhutla, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kejagung dan Polri Gelar Rakor Terbatas Bahas Penanganan Karhutla, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rencana tersebut disampaikan setelah pertemuan Jaksa Agung ST Burhanuddin dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa penanganan karhutla menjadi salah satu hal yang disinggung dalam pertemuan kedua pimpinan lembaga penegak hukum tersebut. Pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme penanganannya akan dilakukan melalui rapat koordinasi terbatas yang melibatkan pihak terkait.

Anang menyampaikan bahwa pembicaraan dalam pertemuan tersebut masih mencakup persoalan penanganan karhutla secara umum. Sejumlah aspek teknis belum dibahas secara terperinci karena akan menjadi bagian dari agenda koordinasi lanjutan.

Menurut Anang, pembahasan berikutnya diharapkan dapat memperjelas batas dan mekanisme penanganan perkara, baik ketika suatu kasus memasuki tahap penyidikan maupun saat berlanjut ke tahap penuntutan. Dengan demikian, proses hukum yang dijalankan diharapkan dapat memberikan hasil yang berdampak bagi masyarakat.

Rencana rakor terbatas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan dalam sistem peradilan pidana. Kedua institusi memiliki kewenangan berbeda, tetapi saling berkaitan dalam penanganan perkara. Kepolisian menjalankan fungsi penyelidikan dan penyidikan, sedangkan kejaksaan menangani penuntutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam perkara karhutla, koordinasi tersebut diperlukan agar penanganan kasus berjalan secara terarah, mulai dari pengumpulan bukti hingga pemenuhan persyaratan untuk melanjutkan perkara ke tahap berikutnya. Proses yang terkoordinasi juga penting untuk memastikan bahwa setiap keputusan penanganan perkara didasarkan pada bukti yang cukup dan prosedur hukum yang berlaku.

Karhutla merupakan persoalan yang memiliki dampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kebakaran yang terjadi di kawasan hutan maupun lahan dapat menyebabkan kerusakan ekosistem, menurunkan kualitas udara, serta mengganggu aktivitas warga. Karena itu, penanganannya membutuhkan langkah terpadu yang tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencakup pencegahan dan penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran.

Dalam upaya pengendalian karhutla, peran aparat penegak hukum menjadi penting ketika ditemukan dugaan pembakaran yang dilakukan dengan sengaja ataupun akibat kelalaian. Meski demikian, penentuan tanggung jawab pidana harus dilakukan melalui proses pemeriksaan dan pembuktian sesuai peraturan perundang-undangan. Setiap pihak yang diduga terlibat tetap memiliki hak untuk mendapatkan proses hukum yang adil.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama sejumlah pejabat Polri mengunjungi kantor Kejaksaan Agung di Jakarta pada Rabu (14/10/2026). Pertemuan tersebut juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun sinergi yang lebih baik antara kepolisian dan kejaksaan.

Dalam kesempatan itu, Suyudi menyampaikan harapannya agar hubungan dan koordinasi kedua institusi yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Ia juga mengarahkan jajarannya di wilayah untuk berkolaborasi dengan kejaksaan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana, terutama dalam mendukung kepastian hukum bagi masyarakat.

Kolaborasi antara aparat penegak hukum di tingkat pusat dan daerah diharapkan dapat membantu memperlancar penanganan perkara, termasuk kasus-kasus yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan. Kesamaan pemahaman mengenai mekanisme penanganan perkara menjadi salah satu aspek penting agar proses hukum dapat berjalan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Adapun jadwal pelaksanaan rakor terbatas, susunan peserta, serta keputusan teknis yang akan dihasilkan belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan yang disampaikan setelah pertemuan. Pembahasan lanjutan tersebut diharapkan dapat memperjelas langkah koordinasi Kejagung dan Polri dalam menangani perkara karhutla, dengan tetap mengedepankan kepastian hukum dan kepentingan masyarakat.

Jurnalis : Rika Anggun Lestari

author avatar
Rika Anggun Lestari
  • Penulis: Rika Anggun Lestari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Warga Terdampak Karhutla, Kapolres Kubu Raya Pimpin Bakti Kesehatan di Lintang Batang

    Peduli Warga Terdampak Karhutla, Kapolres Kubu Raya Pimpin Bakti Kesehatan di Lintang Batang

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Peduli Warga Terdampak Karhutla, Kapolres Kubu Raya Pimpin Bakti Kesehatan di Lintang Batang Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor Kubu Raya. Kapolres Kubu Raya memimpin langsung kegiatan bakti kesehatan bagi warga di wilayah Lintang Batang sebagai bentuk perhatian kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana dan […]

  • Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen

    Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen Harga emas perhiasan pada Selasa, 28 Juli 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana membeli perhiasan maupun berinvestasi dalam bentuk emas. Pergerakan harga yang terjadi di sejumlah toko perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, dipengaruhi oleh […]

  • Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran

    Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara enam perjalanan kereta api setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah barat daya Pangandaran, Jawa Barat. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari standar operasional keselamatan […]

  • Polda Jatim Turun Tangan Atasi Kemacetan Horor di Ketapang

    Polda Jatim Turun Tangan Atasi Kemacetan Horor di Ketapang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Polda Jatim Turun Tangan Atasi Kemacetan Horor di Ketapang Kemacetan parah yang terjadi di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mendapat penanganan langsung dari Polda Jawa Timur. Puluhan personel dikerahkan untuk membantu mengurai antrean kendaraan yang sempat memanjang hingga beberapa kilometer. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan Ketapang merupakan salah satu jalur utama pergerakan […]

  • DBH Jakarta Dipangkas, DPRD Khawatir Nasib 61 Ribu Siswa Terdampak Program Revitalisasi Sekolah

    DBH Jakarta Dipangkas, DPRD Khawatir Nasib 61 Ribu Siswa Terdampak Program Revitalisasi Sekolah

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DBH Jakarta Dipangkas, DPRD Khawatir Nasib 61 Ribu Siswa Terdampak Program Revitalisasi Sekolah Pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menjadi sorotan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi sejumlah program prioritas daerah, termasuk sektor pendidikan. DPRD DKI Jakarta menyampaikan kekhawatirannya terhadap nasib sekitar 61 ribu siswa yang berpotensi terdampak akibat berkurangnya […]

  • Polisi Ungkap Kelompok yang Diduga Berada di Balik Kericuhan Demo Senayan

    Polisi Ungkap Kelompok yang Diduga Berada di Balik Kericuhan Demo Senayan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Polisi Ungkap Kelompok yang Diduga Berada di Balik Kericuhan Demo Senayan Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kericuhan yang terjadi di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Polisi menyebut aksi perusakan dan pembakaran yang terjadi setelah berakhirnya penyampaian aspirasi dilakukan oleh kelompok yang dinilai telah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kabid Humas Polda […]

expand_less