Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tak Hanya Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Kelestarian Lingkungan

DEPOK – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperluas peran pengabdiannya kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi. Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, Polri juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan anak, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dan Cinta Lingkungan yang dilaksanakan oleh Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri di SD Negeri Cilangkap 8, Depok, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, melalui edukasi dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian membagikan sebanyak 550 paket makanan bergizi kepada para siswa. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai salah satu faktor penunjang proses belajar dan tumbuh kembang generasi muda.

Program tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan peran kepolisian kepada para pelajar dengan pendekatan yang edukatif dan komunikatif. Melalui interaksi langsung di lingkungan sekolah, siswa diharapkan dapat memahami tugas kepolisian sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Polri Dorong Pendidikan dan Pembentukan Karakter Pelajar

Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Mokhamad Ngajib, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi mengenai keamanan. Lebih dari itu, kepolisian ingin berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang sehat, cerdas, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan karakter, pengembangan tanggung jawab sosial, serta penanaman nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pendidikan diharapkan mampu memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat sejak dini. Melalui komunikasi yang terbuka, para pelajar dapat mengenal tugas dan fungsi kepolisian secara lebih dekat, sekaligus memahami pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pagi yang dipimpin AKBP Helminingsih. Setelah itu, para siswa memperoleh edukasi mengenai tugas dan fungsi kepolisian, khususnya Korps Sabhara, yang disampaikan oleh Iptu Dian Anggraini dan Iptu Lis Irmayanti.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa. Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal lebih jauh tugas polisi dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui metode pembelajaran tersebut, Polri berupaya menciptakan suasana edukasi yang menyenangkan sekaligus membangun pemahaman bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Pelajar juga diharapkan mampu menerapkan nilai kedisiplinan, saling menghormati, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan Makanan Bergizi untuk Mendukung Kesehatan Anak

Selain memberikan edukasi mengenai kepolisian, kegiatan ini turut memperhatikan aspek kesehatan para siswa. Sebanyak 550 paket makanan bergizi dibagikan kepada peserta didik, dengan menu berupa bubur kacang hijau dan telur rebus.

Pemberian makanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kesadaran mengenai pentingnya asupan gizi bagi anak usia sekolah. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik berperan dalam menunjang pertumbuhan, menjaga kesehatan, serta membantu anak menjalani aktivitas belajar secara optimal.

Perhatian terhadap kesehatan anak juga menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Lingkungan belajar yang baik tidak hanya membutuhkan fasilitas memadai dan tenaga pendidik berkualitas, tetapi juga perlu didukung kondisi kesehatan peserta didik yang terjaga.

Melalui kegiatan sosial semacam ini, Polri berharap dapat memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan dasar anak sekaligus mendorong kolaborasi antara aparat kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar pembinaan generasi muda dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Tanam Pohon Mangga, Kenalkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Tidak hanya berfokus pada pendidikan dan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Personel Korsabhara Baharkam Polri bersama siswa, guru, dan pengurus RW setempat melakukan penanaman bibit pohon mangga di lingkungan sekolah.

Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan memperkenalkan pentingnya menjaga alam kepada anak-anak melalui pengalaman langsung. Para siswa tidak hanya diajak memahami manfaat pohon bagi lingkungan, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Penanaman pohon menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan terbiasa menghargai alam, menjaga kebersihan, serta memahami bahwa kelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Kepedulian terhadap lingkungan juga memiliki hubungan erat dengan pembentukan karakter. Anak-anak yang sejak dini dibiasakan menjaga tanaman dan kebersihan lingkungan diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap ruang hidup bersama.

Program penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari penerapan konsep Green Policing, yakni pendekatan kepolisian yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pendekatan ini, kegiatan kepolisian tidak hanya diarahkan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung upaya pelestarian alam. Keterlibatan siswa dalam kegiatan lingkungan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menjaga kelestarian alam di sekolah maupun di rumah.

Green Policing Jadi Bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat

Brigjen Mokhamad Ngajib menegaskan bahwa pendidikan, kesehatan, pembentukan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan aspek yang saling berkaitan dalam mempersiapkan generasi masa depan. Menurutnya, anak-anak perlu memperoleh dukungan yang menyeluruh agar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.

Ia juga berharap pendekatan Green Policing dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh jajaran kepolisian di berbagai daerah. Dengan demikian, program pelayanan kepada masyarakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam bidang sosial maupun pelestarian lingkungan.

Penerapan program tersebut di lingkungan sekolah juga membuka peluang kolaborasi antara kepolisian dan institusi pendidikan. Sekolah dapat menjadi tempat strategis untuk menanamkan kesadaran mengenai keamanan, kedisiplinan, kesehatan, serta tanggung jawab menjaga lingkungan sejak usia dini.

Melalui keterlibatan berbagai pihak, upaya membangun generasi muda yang berkualitas diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan keluarga. Dukungan dari lembaga pemerintah, aparat kepolisian, serta masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung proses tumbuh kembang anak.

Kegiatan di SD Negeri Cilangkap 8 tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari. Pembagian makanan bergizi, edukasi mengenai tugas kepolisian, serta penanaman pohon menjadi rangkaian kegiatan yang menggabungkan aspek pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan.

Bangun Generasi Muda yang Peduli dan Bertanggung Jawab

Keterlibatan Polri dalam kegiatan pendidikan dan lingkungan diharapkan mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Pendekatan yang mengutamakan edukasi serta partisipasi langsung dapat membantu memperkenalkan peran polisi secara lebih luas, sekaligus mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, pembentukan karakter menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Selain memiliki kemampuan akademik, pelajar juga perlu dibekali kedisiplinan, kepedulian, kemampuan bekerja sama, dan kesadaran untuk menjaga lingkungan tempat mereka tinggal.

Upaya tersebut membutuhkan kesinambungan agar nilai-nilai yang diperkenalkan melalui kegiatan edukasi tidak berhenti pada pelaksanaan acara. Dukungan guru, orang tua, serta lingkungan masyarakat menjadi faktor penting untuk membiasakan anak menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Polri berharap semangat Polisi Bersama Masyarakat dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan memperkuat kepedulian terhadap pendidikan dan lingkungan, kepolisian diharapkan dapat turut berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi masa depan.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan dan Cinta Lingkungan, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa menjaga keamanan bukan satu-satunya bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kepedulian terhadap kesehatan anak, dukungan terhadap pendidikan, serta pelestarian lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less