Kapolsek Kedungwaringin Sambangi SMAN 1 Kedungwaringin, Perkuat Kedisiplinan dan Berikan Motivasi kepada Pelajar
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolsek Kedungwaringin Sambangi SMAN 1 Kedungwaringin, Perkuat Kedisiplinan dan Berikan Motivasi kepada Pelajar
KABUPATEN BEKASI – Kapolsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi, AKP Muhamad Trisno, memimpin langsung kegiatan Polisi Pendamping Kelas di SMAN 1 Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar, mencegah kenakalan remaja, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Muhamad Trisno didampingi Kanit Intelkam Polsek Kedungwaringin, Ipda Rolin Manulang, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Asep Saepul. Kehadiran personel kepolisian disambut melalui koordinasi dengan guru Bimbingan dan Konseling (BK), Faisal, beserta jajaran tenaga pendidik untuk membahas upaya menjaga ketertiban dan menciptakan suasana belajar yang aman serta kondusif.
Salah satu agenda yang dilaksanakan adalah pengecekan kehadiran siswa kelas X, mulai dari kelas X.1 hingga X.7. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi bersama pihak sekolah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan tertib. Pemantauan ini juga menjadi bagian dari perhatian kepolisian terhadap aktivitas pelajar selama berada di lingkungan pendidikan.
Selain melakukan pemantauan, Kapolsek Kedungwaringin memberikan imbauan kamtibmas kepada para siswa. Pelajar diingatkan agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, menaati aturan sekolah, serta menjaga perilaku yang tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Pembinaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
AKP Muhamad Trisno juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh ajakan untuk mengikuti kegiatan di Jakarta apabila tujuan dan pihak penyelenggaranya belum diketahui secara jelas. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan agar siswa lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama ketika menerima ajakan dari luar lingkungan sekolah yang belum dapat dipastikan kejelasannya.
Dalam koordinasi dengan pihak sekolah, kepolisian turut mendorong guru BK dan wali kelas, mulai dari kelas X hingga XII, untuk meningkatkan pendampingan terhadap siswa. Peran tenaga pendidik dinilai penting dalam memantau perkembangan perilaku pelajar, memberikan arahan, serta membantu mencegah keterlibatan siswa dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Para pelajar juga diingatkan agar langsung pulang ke rumah masing-masing setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar jam sekolah. Sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian diharapkan dapat membantu memastikan pelajar menjalani kegiatan sehari-hari secara aman dan terarah.
Tidak hanya berfokus pada pencegahan gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan motivasi kepada para siswa. AKP Muhamad Trisno mendorong pelajar agar terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta fokus dalam meraih cita-cita. Para siswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif yang mendukung perkembangan kemampuan dan prestasi mereka.
Pembinaan di lingkungan sekolah menjadi salah satu sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara kepolisian, tenaga pendidik, dan pelajar. Melalui interaksi secara langsung, personel kepolisian dapat menyampaikan pesan pencegahan sekaligus mendorong siswa agar lebih memahami pentingnya menjaga ketertiban. Hubungan yang baik antara ketiga unsur tersebut juga dapat mendukung upaya deteksi dini terhadap potensi permasalahan di lingkungan pendidikan.
Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan pelanggaran maupun kendala. Situasi di lingkungan SMAN 1 Kedungwaringin terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kondisi tersebut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan pembinaan serta koordinasi antara personel kepolisian dan pihak sekolah.
Melalui program Polisi Pendamping Kelas, Polsek Kedungwaringin terus memperkuat kerja sama dengan pihak sekolah untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat untuk meraih prestasi.
Kegiatan yang dipimpin AKP Muhamad Trisno tersebut menegaskan pentingnya pendekatan pembinaan dan komunikasi dalam menjaga kamtibmas di kalangan pelajar. Dengan dukungan sekolah dan keluarga, pesan mengenai kedisiplinan, kewaspadaan, serta pengembangan potensi diri diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga para siswa dapat belajar dengan baik dan mempersiapkan masa depan secara positif.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar