Sudaryono Beri Ultimatum Penertiban Dapur MBG Bermasalah, Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyimpangan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“`
Sudaryono Beri Ultimatum Penertiban Dapur MBG Bermasalah, Tegaskan Tak Ada Toleransi Penyimpangan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terhadap dapur-dapur yang terindikasi bermasalah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola program agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Sudaryono mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal menemukan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang memiliki permasalahan administrasi maupun operasional. Beberapa di antaranya diketahui memiliki rekening ganda, belum beroperasi, atau ditemukan ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi di lapangan. Atas temuan tersebut, BGN langsung mengambil langkah tegas dengan menghentikan penyaluran dana kepada dapur yang tidak memenuhi ketentuan serta mengembalikan anggaran yang tidak semestinya disalurkan ke kas negara.
Menurut Sudaryono, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada integritas seluruh pihak yang terlibat. Oleh karena itu, tidak boleh ada praktik penyimpangan yang berpotensi merugikan negara maupun menghambat distribusi layanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu.
Selain melakukan penertiban terhadap dapur bermasalah, BGN juga akan terus memperkuat sistem pengawasan melalui proses verifikasi dan evaluasi berkala. Setiap dapur MBG diwajibkan memenuhi standar operasional, administrasi, dan pengelolaan keuangan agar dana pemerintah benar-benar digunakan untuk mendukung penyediaan makanan bergizi sesuai tujuan program.
Sudaryono menyatakan bahwa pembenahan ini bukan dimaksudkan untuk menghambat jalannya Program MBG, melainkan memastikan seluruh pelaksanaan berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang lebih tertata, pemerintah berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan anggaran.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan kelompok rentan. Karena itu, setiap tahapan pelaksanaannya harus dijaga agar sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
BGN memastikan proses pemeriksaan terhadap seluruh dapur MBG akan terus berlanjut. Apabila ditemukan pelanggaran baru, tindakan korektif maupun sanksi akan segera diterapkan. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara efektif, efisien, dan tetap mendapat kepercayaan masyarakat sebagai salah satu program strategis nasional.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
“`
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar