PNS di OKI Tewas dalam Peristiwa Kekerasan, Istri Diamankan Polisi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PNS di OKI Tewas dalam Peristiwa Kekerasan, Istri Diamankan Polisi
Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, meninggal dunia setelah mengalami kekerasan yang dilakukan oleh istrinya. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI, pada Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 12.10 WIB.
Korban berinisial A, berusia 32 tahun. Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika istrinya yang berinisial D mendatangi lokasi tempat korban bekerja. Kedatangan tersebut disebut berkaitan dengan kebutuhan biaya pengobatan anak mereka yang sedang sakit.
Saat keduanya bertemu, terjadi perselisihan yang kemudian berkembang menjadi tindakan kekerasan. Polisi menyebut perkara tersebut diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga yang sebelumnya terjadi di antara korban dan terduga pelaku.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumatera Selatan Kompol Putu Suryawan mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, persoalan biaya pengobatan anak menjadi salah satu hal yang sedang didalami. Namun, kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan latar belakang dan rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Hubungan rumah tangga korban dan terduga pelaku diketahui sebelumnya sedang mengalami masalah. Keduanya disebut telah pisah ranjang dan sedang berada dalam proses perceraian. Informasi tersebut juga diperkuat oleh keterangan dari pihak Pemerintah Kabupaten OKI.
Kadis Kominfo OKI Adi Yanto mengatakan korban sebelumnya sempat menyampaikan kepada atasannya mengenai rencana gugatan perceraian terhadap istrinya. Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang menjadi penyebab keretakan rumah tangga pasangan tersebut.
Setelah kejadian, aparat kepolisian langsung mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik Satreskrim Polres OKI masih mendalami keterangan yang diberikan oleh terduga pelaku maupun sejumlah saksi guna mengetahui secara utuh kronologi peristiwa tersebut.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyampaikan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan sejumlah barang bukti juga telah dikumpulkan untuk kepentingan penyidikan. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif guna menentukan konstruksi perkara berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.
Peristiwa tersebut terjadi di depan Masjid At-Taqwa yang berada di depan Kantor Inspektorat Kabupaten OKI, Kelurahan Sukadana, Kecamatan Kayuagung. Lokasi tersebut kemudian menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian untuk mengumpulkan bukti dan keterangan terkait kejadian.
Polisi hingga kini masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa. Keterangan mengenai persoalan keluarga serta kebutuhan biaya pengobatan anak masih menjadi bagian dari informasi awal penyidik dan belum menjadi kesimpulan akhir mengenai motif perkara.
Kepolisian memastikan proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan terhadap saksi dan pengumpulan alat bukti terus dilakukan untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar