Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Puslabfor Polri Gelar Olah TKP di Klinik Mordent, Polisi Dalami Penyebab Kematian Sutrimo

Puslabfor Polri Gelar Olah TKP di Klinik Mordent, Polisi Dalami Penyebab Kematian Sutrimo

  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Puslabfor Polri Gelar Olah TKP di Klinik Mordent, Polisi Dalami Penyebab Kematian Sutrimo

Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri bersama penyidik Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah klinik yang dikenal sebagai Klinik Mordent di kawasan Jakarta Selatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan dugaan adanya busa di sekitar mulutnya. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai fakta dan alat bukti sebelum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

Proses olah TKP berlangsung selama beberapa jam dengan melibatkan personel laboratorium forensik, tim identifikasi, serta penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Seluruh bagian klinik diperiksa secara menyeluruh, mulai dari ruang pemeriksaan, area pelayanan, halaman, hingga sejumlah titik yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode ilmiah untuk memastikan setiap barang bukti dapat dianalisis secara akurat.

Selain melakukan dokumentasi di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang dinilai berpotensi menjadi alat bukti. Barang-barang tersebut selanjutnya akan diperiksa di laboratorium forensik guna mengetahui apakah terdapat jejak biologis, zat kimia tertentu, maupun bukti lain yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal dunia. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan milik korban yang sebelumnya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Penyidik turut memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi apabila tersedia, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar klinik maupun pihak-pihak yang terakhir kali berinteraksi dengan korban. Keterangan tersebut akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan forensik agar diperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga saat ini belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Sutrimo. Seluruh kemungkinan masih didalami melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan ilmiah. Oleh karena itu, aparat meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena berpotensi mengganggu jalannya proses hukum.

Pemeriksaan laboratorium forensik memiliki peran penting dalam mengungkap suatu perkara, terutama yang berkaitan dengan kematian yang belum diketahui penyebabnya. Melalui analisis terhadap barang bukti, sampel biologis, maupun hasil autopsi, penyidik dapat memperoleh petunjuk ilmiah yang menjadi dasar dalam menentukan apakah terdapat unsur tindak pidana atau penyebab lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Selain melakukan olah TKP, penyidik juga terus berkoordinasi dengan tim medis dan dokter forensik untuk memperoleh hasil pemeriksaan yang komprehensif. Apabila diperlukan, pemeriksaan tambahan terhadap barang bukti maupun saksi akan dilakukan guna memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus kematian Sutrimo menjadi perhatian masyarakat karena masih menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai kronologi maupun penyebab meninggalnya korban. Kepolisian memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis bukti ilmiah. Masyarakat diharapkan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung sambil menunggu hasil resmi dari penyidik dan laboratorium forensik mengenai penyebab pasti kematian korban.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

    Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Polri Gelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Hadapi Bencana dan Konflik Sosial 2026 Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar apel gelar pasukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana serta konflik sosial yang dapat terjadi sepanjang 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memastikan personel dan berbagai unsur pendukung memiliki kesiapan dalam menjalankan tugas ketika […]

  • Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap

    Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turun langsung membantu para petani yang menghadapi ancaman kekeringan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Untuk mengatasi keterbatasan pasokan air, Polres Sidrap bersama Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon […]

  • Cara Menyimpan Alpukat Matang di Kulkas agar Tidak Menghitam dan Tetap Segar Lebih Lama

    Cara Menyimpan Alpukat Matang di Kulkas agar Tidak Menghitam dan Tetap Segar Lebih Lama

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Cara Menyimpan Alpukat Matang di Kulkas agar Tidak Menghitam dan Tetap Segar Lebih Lama Alpukat merupakan salah satu buah yang kaya akan nutrisi dan banyak digemari karena teksturnya yang lembut serta cita rasanya yang khas. Namun, buah ini memiliki kelemahan, yaitu mudah berubah warna menjadi kecokelatan atau menghitam setelah matang maupun setelah dipotong. Perubahan warna […]

  • Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus

    Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Pemerintah Pastikan Krisis Listrik Jawa-Bali Telah Teratasi, Pasokan Kini Berada dalam Kondisi Surplus Pemerintah memastikan kondisi sistem kelistrikan Jawa-Bali telah kembali normal setelah sebelumnya sempat muncul kekhawatiran mengenai potensi krisis pasokan listrik di sejumlah wilayah. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menegaskan bahwa kapasitas pembangkit listrik saat ini telah […]

  • Sidang Perdana Digelar: Bupati Bekasi Nonaktif Bersama Ayah Terdakwa Kasus Suap Ijon Proyek di Tipikor Bandung

    Sidang Perdana Digelar: Bupati Bekasi Nonaktif Bersama Ayah Terdakwa Kasus Suap Ijon Proyek di Tipikor Bandung

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG – Proses hukum kasus dugaan korupsi dengan modus ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki tahap persidangan terbuka. Hari ini, Senin (4/5/2026), Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi hadir di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung untuk menjalani sidang perdana mereka. Perkara yang terdaftar dengan nomor […]

  • Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan

    Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Nenek Sanami di Pandeglang Tinggal di Rumah Hampir Ambruk, Terpaksa Berpuasa Saat Tak Ada Makanan Kisah memprihatinkan datang dari Kabupaten Pandeglang, Banten. Seorang lansia bernama Sanami, 75 tahun, harus menjalani kehidupan dalam kondisi serba terbatas. Ia tinggal seorang diri di sebuah rumah yang kondisinya nyaris ambruk dan telah ditempatinya selama hampir tiga tahun. Sanami merupakan […]

expand_less