Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap

Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap

  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Water Cannon Turun ke Sawah, Polri Bantu Selamatkan 1.300 Hektare Lahan Pertanian di Sidrap

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turun langsung membantu para petani yang menghadapi ancaman kekeringan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Untuk mengatasi keterbatasan pasokan air, Polres Sidrap bersama Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk mendistribusikan air ke area persawahan warga.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kemarau panjang yang berlangsung selama sekitar satu setengah bulan. Kondisi itu membuat saluran irigasi mengering dan sejumlah sumur bor milik warga tidak lagi mampu menyediakan air yang cukup bagi lahan pertanian. Akibatnya, tanaman padi yang masih membutuhkan waktu sekitar satu bulan sebelum memasuki masa panen berada dalam kondisi terancam gagal panen.

Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae. Kekeringan dilaporkan mengancam sekitar 1.300 hektare lahan persawahan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian besar masyarakat setempat bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan.

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda bersama personel Brimob turun langsung membantu proses pengairan persawahan. Bantuan distribusi air mulai dilakukan pada Minggu, 9 Agustus 2026, dan kemudian dilanjutkan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu petani mempertahankan tanaman mereka hingga tiba masa panen.

Dalam setiap pendistribusian, dua unit kendaraan AWC mampu membawa sekitar 10 kubik atau setara dengan 10.000 liter air. Air tersebut kemudian dialirkan ke area persawahan yang membutuhkan pasokan tambahan. Meskipun jumlah tersebut belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan lahan, bantuan secara berkala diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi tanaman padi selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa keterlibatan Polri merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para petani yang sedang menghadapi dampak musim kemarau. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menjaga agar tanaman pertanian tetap bertahan sampai masa panen.

Sementara itu, Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan Kompol Dr. Ramli menjelaskan bahwa pengerahan kendaraan AWC merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat. Personel tidak hanya menjalankan tugas dalam bidang keamanan, tetapi juga dapat berkontribusi membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan bersama.

Program bantuan pengairan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sidrap, Polres Sidrap, dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan. Sinergi antarlembaga dinilai penting untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara terarah kepada wilayah yang paling membutuhkan.

Kendaraan AWC juga direncanakan tetap disiagakan selama beberapa minggu ke depan. Distribusi air akan dilakukan secara berkala dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air tanaman padi hingga memasuki masa panen.

Bantuan ini menjadi contoh bagaimana persoalan kekeringan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Selain menjaga keberlangsungan tanaman padi, upaya tersebut juga diharapkan dapat membantu mempertahankan produktivitas pertanian serta mencegah kerugian yang lebih besar bagi para petani akibat kekurangan air.

Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi menyebabkan kekeringan, keberlanjutan distribusi air menjadi hal penting bagi masyarakat pertanian. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan lahan yang terdampak dapat terus dipertahankan hingga musim panen tiba dan para petani dapat memperoleh hasil yang optimal dari tanaman yang telah mereka rawat.

Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar

Tags
  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Tegaskan Pencegahan Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Bukan Bentuk Penghukuman

    Polri Tegaskan Pencegahan Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Bukan Bentuk Penghukuman

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

      Polri Tegaskan Pencegahan Febrie Adriansyah ke Luar Negeri Bukan Bentuk Penghukuman Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri menegaskan bahwa tindakan pencegahan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah untuk bepergian ke luar negeri dilakukan dalam rangka kepentingan penyidikan. Polri membantah anggapan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk penghukuman sebelum […]

  • Ipda Harindra Raih Adhi Makayasa, Bangga Dapat Selamat Langsung dari Prabowo

    Ipda Harindra Raih Adhi Makayasa, Bangga Dapat Selamat Langsung dari Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Ipda Harindra Raih Adhi Makayasa, Bangga Dapat Selamat Langsung dari Prabowo Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja berhasil meraih penghargaan bergengsi Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Prestasi tersebut menjadi puncak dari […]

  • Banjir yang Bertahun-tahun Menggenangi Jalan Dekat TPA Cipayung Depok Mulai Surut, Warga Kembali Bisa Melintas

    Banjir yang Bertahun-tahun Menggenangi Jalan Dekat TPA Cipayung Depok Mulai Surut, Warga Kembali Bisa Melintas

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Banjir yang Bertahun-tahun Menggenangi Jalan Dekat TPA Cipayung Depok Mulai Surut, Warga Kembali Bisa Melintas Genangan banjir yang selama sekitar empat tahun menghambat akses warga di kawasan dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Depok, Jawa Barat, akhirnya mulai surut. Kondisi tersebut membuat ruas jalan yang sebelumnya sulit dilalui kembali dapat digunakan oleh masyarakat. Surutnya genangan […]

  • Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Panyingkiran

    Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Panyingkiran

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Majalengka – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majalengka berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada 16 Maret 2026 di sebuah bengkel milik pelapor yang berlokasi di Blok Krapyak, RT 009 RW 005, Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran.(3/5/26) Kejadian […]

  • Kejagung Tegaskan Penetapan Tersangka Lodewyk Dilakukan Sesuai Prosedur Hukum

    Kejagung Tegaskan Penetapan Tersangka Lodewyk Dilakukan Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kejagung Tegaskan Penetapan Tersangka Lodewyk Dilakukan Sesuai Prosedur Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa proses penetapan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penegasan tersebut disampaikan dalam sidang praperadilan yang digelar di […]

  • Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

    Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap pengelolaan kebun binatang milik pemerintah daerah setelah terungkap dugaan korupsi dana operasional dan pakan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Desakan tersebut muncul menyusul penetapan mantan Direktur Utama PD Taman […]

expand_less