Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pria di Tanjung Priok Diduga Diculik dan Dianiaya hingga Meninggal, Tiga Orang Jadi Tersangka

Pria di Tanjung Priok Diduga Diculik dan Dianiaya hingga Meninggal, Tiga Orang Jadi Tersangka

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pria di Tanjung Priok Diduga Diculik dan Dianiaya hingga Meninggal, Tiga Orang Jadi Tersangka

Kasus meninggalnya seorang pria berinisial EY (28) di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tengah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara. Korban sebelumnya diduga dijemput secara paksa dari rumahnya oleh sejumlah orang sebelum kemudian mengalami penganiayaan dan ditemukan warga dalam kondisi membutuhkan pertolongan.

Peristiwa tersebut bermula ketika EY didatangi dua orang yang menggunakan sepeda motor. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diperoleh dalam proses penyelidikan, korban kemudian dibawa pergi dengan kendaraan tersebut. Polisi menduga EY dibawa menuju lokasi lain yang berkaitan dengan sejumlah orang yang kini sedang diperiksa dalam perkara tersebut.

Setelah dibawa dari tempat tinggalnya di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, korban diduga mengalami penganiayaan. Pada Minggu, 6 September 2026, EY kemudian ditemukan warga dalam kondisi masih hidup di pinggir jalan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian dan membawa korban ke RSUD Koja untuk mendapatkan penanganan medis.

Kondisi korban kemudian terus menurun. Polisi menyebut pemeriksaan medis menunjukkan adanya masalah serius pada bagian kepala. EY akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan pihak keluarga kepada polisi pada Senin, 21 September 2026.

Setelah menerima laporan, penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Rekaman CCTV serta hasil pemeriksaan medis menjadi bagian dari bukti yang digunakan dalam penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Polisi Tetapkan Tiga Orang sebagai Tersangka

Dalam perkembangan penyidikan, polisi telah mengamankan tiga orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya berinisial YG, RA, dan JAT. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Adhe Hariadi menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

Selain tiga tersangka yang telah diamankan, polisi masih memburu tiga orang lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka masing-masing berinisial BS, B, dan J. Kepolisian mengimbau pihak-pihak yang masih dicari untuk segera menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum.

Para tersangka dalam perkara ini dijerat dengan pasal terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian dan/atau penculikan. Penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengetahui secara menyeluruh rangkaian kejadian serta keterlibatan setiap orang yang diduga berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.

Diduga Berawal dari Persoalan Sepeda Motor

Dari hasil penyidikan sementara, polisi menduga perkara tersebut bermula dari persoalan sebuah sepeda motor. Kendaraan milik salah satu pihak disebut telah digadaikan kepada korban sehingga menimbulkan perselisihan yang kemudian berkembang menjadi peristiwa penganiayaan.

Polisi menyebut salah satu pihak kemudian meminta bantuan untuk mencari keberadaan sepeda motor tersebut. Persoalan itulah yang saat ini didalami penyidik sebagai salah satu latar belakang terjadinya peristiwa yang menimpa EY. Meski demikian, penyidikan masih berjalan dan polisi terus mengumpulkan keterangan serta bukti untuk memastikan rangkaian kejadian secara lengkap.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena korban diduga dibawa dari rumahnya sebelum ditemukan dalam kondisi kritis. Kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang masuk daftar pencarian dan melanjutkan pemeriksaan terhadap bukti yang telah dikumpulkan.

Polisi juga akan terus mendalami motif serta hubungan antara para pihak yang terlibat. Proses hukum diharapkan dapat mengungkap secara jelas siapa saja yang terlibat dan bagaimana peran masing-masing dalam peristiwa tersebut. Seluruh perkembangan perkara akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh kepolisian.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Keuangan Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC, Restrukturisasi Whoosh Dipercepat

    Kementerian Keuangan Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC, Restrukturisasi Whoosh Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

      Kementerian Keuangan Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC, Restrukturisasi Whoosh Dipercepat Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengambil langkah strategis dengan mengambil alih kepemilikan 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang sebelumnya berada di bawah konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya restrukturisasi pengelolaan proyek Kereta Cepat […]

  • Polisi Periksa 17 Saksi dalam Kasus Penyekapan Tiga Pekerja Percetakan di Jakarta Pusat

    Polisi Periksa 17 Saksi dalam Kasus Penyekapan Tiga Pekerja Percetakan di Jakarta Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

      Polisi Periksa 17 Saksi dalam Kasus Penyekapan Tiga Pekerja Percetakan di Jakarta Pusat Penyidikan kasus dugaan penyekapan terhadap tiga pekerja percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, terus berkembang. Hingga saat ini, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah memeriksa sedikitnya 17 orang saksi guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang diduga melibatkan unsur penyekapan, penganiayaan, […]

  • Pererat Sinergi, Polsek Mandor Hadir di Tengah Warga Lewat Patroli Humanis

    Pererat Sinergi, Polsek Mandor Hadir di Tengah Warga Lewat Patroli Humanis

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • visibility 74
    • 0Komentar

    LANDAK – Personel Kepolisian Sektor Mandor, jajaran Polres Landak Polda Kalimantan Barat, kembali menegaskan kehadirannya sebagai pelindung dan sahabat masyarakat. Pada Kamis (30/4/2026), siang yang cerah disambut dengan kehangatan interaksi saat para anggota melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah binaan, tepatnya di halaman Kantor Desa. Berbeda dengan pola patroli yang sekadar berkeliling, kali ini aparat […]

  • Tegakkan Disiplin, Polresta Cirebon Bersama Bidpropam Polda Jabar Gelar Gaktibplin dan Tes Urine Mendadak

    Tegakkan Disiplin, Polresta Cirebon Bersama Bidpropam Polda Jabar Gelar Gaktibplin dan Tes Urine Mendadak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Komitmen kuat dalam menjaga disiplin dan profesionalisme anggota Polri terus ditunjukkan oleh Polresta Cirebon melalui pelaksanaan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar bersama Bidpropam Polda Jawa Barat bagi seluruh personel Polresta Cirebon, Selasa (05/05/2026) di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbid Provos Polda Jabar, AKBP Yanna Nurhandiana, S.H., S.I.K., M.Si., […]

  • Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen

    Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Daftar Harga Emas Perhiasan 28 Juli 2026, Raja Emas dan Laku Emas Jadi Acuan Konsumen Harga emas perhiasan pada Selasa, 28 Juli 2026, kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana membeli perhiasan maupun berinvestasi dalam bentuk emas. Pergerakan harga yang terjadi di sejumlah toko perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, dipengaruhi oleh […]

  • Bantuan Rutilahu di Manukan Wetan Disorot, Warga Minta Pemkot Surabaya Cek Hasil Pembangunan

    Bantuan Rutilahu di Manukan Wetan Disorot, Warga Minta Pemkot Surabaya Cek Hasil Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Bantuan Rutilahu di Manukan Wetan Disorot, Warga Minta Pemkot Surabaya Cek Hasil Pembangunan SURABAYA – Pelaksanaan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayah Manukan Wetan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, mendapat sorotan dari warga. Salah satu penerima bantuan, Yustik, warga yang beralamat di Manukan Madya 3 No. 19, RT 003/RW 003, Kelurahan Manukan […]

expand_less