Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pria di Luwu Timur Ditetapkan Tersangka KDRT hingga Istri Meninggal Dunia

Pria di Luwu Timur Ditetapkan Tersangka KDRT hingga Istri Meninggal Dunia

  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Pria di Luwu Timur Ditetapkan Tersangka KDRT hingga Istri Meninggal Dunia

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung meninggalnya seorang perempuan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Aparat kepolisian telah menetapkan seorang pria berinisial Renaldy sebagai tersangka setelah istrinya, Salasia, meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang diduga disebabkan oleh tindakan kekerasan yang dilakukan suaminya.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kediamannya. Pihak keluarga yang mengetahui kondisi korban segera membawa perempuan berusia 32 tahun itu ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah menjalani perawatan selama dua hari, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga tindak kekerasan dipicu oleh persoalan ekonomi rumah tangga yang berujung pada pertengkaran antara pasangan suami istri tersebut. Dalam proses pemeriksaan, penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian sebelum menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Setelah status hukumnya ditingkatkan, tersangka langsung diamankan dan ditahan di Polres Luwu Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian menegaskan bahwa penyidikan masih terus dilakukan guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan kepada pihak kejaksaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga merupakan tindak pidana yang memiliki konsekuensi hukum serius. Selain berdampak pada korban dan keluarga, tindakan kekerasan juga menimbulkan trauma yang mendalam bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menganggap persoalan KDRT sebagai urusan pribadi semata, melainkan segera melaporkannya kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan.

Pemerintah bersama aparat penegak hukum terus mendorong upaya pencegahan KDRT melalui edukasi kepada masyarakat, penguatan perlindungan terhadap korban, serta penegakan hukum yang tegas terhadap setiap pelaku kekerasan. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka kasus kekerasan dalam rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan harmonis.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan rumah tangga melalui cara-cara yang damai dan sesuai hukum. Apabila terjadi konflik yang sulit diselesaikan, pasangan disarankan mencari bantuan dari keluarga, tokoh masyarakat, maupun lembaga yang berwenang agar permasalahan tidak berkembang menjadi tindak kekerasan yang dapat merenggut nyawa.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Lanjutkan Evaluasi Budaya Kerja Fleksibel

    WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Lanjutkan Evaluasi Budaya Kerja Fleksibel

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    WFH ASN Diperpanjang hingga Akhir September 2026, Pemerintah Lanjutkan Evaluasi Budaya Kerja Fleksibel Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama satu hari dalam sepekan hingga akhir September 2026. Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan yang telah berjalan selama beberapa bulan […]

  • 16 Polisi Terluka dalam Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Kombes Dedi Supriyadi Pastikan Pelaku Diburu

    16 Polisi Terluka dalam Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Kombes Dedi Supriyadi Pastikan Pelaku Diburu

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • visibility 9
    • 0Komentar

    16 Polisi Terluka dalam Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Kombes Dedi Supriyadi Pastikan Pelaku Diburu BANDUNG – Sebanyak 16 anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka setelah truk Pengendalian Massa (Dalmas) Polrestabes Bandung diserang sekelompok orang tak dikenal di persimpangan Jalan Sulanjana dan Jalan Ir. H. Juanda atau kawasan Dago, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026) malam. […]

  • Jangkau Pelosok Samosir, Polda Sumut Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Maduma

    Jangkau Pelosok Samosir, Polda Sumut Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Maduma

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

      Jangkau Pelosok Samosir, Polda Sumut Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Desa Maduma Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah perdesaan dan memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan bakti kesehatan dengan memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis […]

  • Polres Indramayu Intensifkan Sosialisasi Larangan Penggunaan Jalan Provinsi untuk Acara Hajatan

    Polres Indramayu Intensifkan Sosialisasi Larangan Penggunaan Jalan Provinsi untuk Acara Hajatan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Polres Indramayu Intensifkan Sosialisasi Larangan Penggunaan Jalan Provinsi untuk Acara Hajatan Polres Indramayu terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan penggunaan jalan provinsi sebagai lokasi penyelenggaraan hajatan maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan serta memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar tanpa hambatan. […]

  • Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Panyingkiran

    Sat Reskrim Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Panyingkiran

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Majalengka – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majalengka berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada 16 Maret 2026 di sebuah bengkel milik pelapor yang berlokasi di Blok Krapyak, RT 009 RW 005, Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran.(3/5/26) Kejadian […]

  • Cerita Korban Gempa Flores, Rambut Dipenuhi Semen Warna Abu-abu Saat Selamatkan Anak dari Reruntuhan

    Cerita Korban Gempa Flores, Rambut Dipenuhi Semen Warna Abu-abu Saat Selamatkan Anak dari Reruntuhan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Cerita Korban Gempa Flores, Rambut Dipenuhi Semen Warna Abu-abu Saat Selamatkan Anak dari Reruntuhan Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores meninggalkan pengalaman yang membekas bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi terdampak. Di tengah kepanikan akibat guncangan dan kerusakan bangunan, warga berusaha menyelamatkan diri sekaligus mencari anggota keluarga yang kemungkinan masih berada di dalam rumah. […]

expand_less