Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu

Jakarta – Aparat Kepolisian berhasil menangkap dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov di sebuah gang sempit kawasan permukiman Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), keterangan para saksi, serta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan masyarakat karena terjadi di lingkungan padat penduduk dan terekam kamera pengawas. Saat kejadian, sebuah botol berisi bahan bakar yang telah dimodifikasi dilemparkan ke arah lokasi permukiman hingga memicu kobaran api. Akibat insiden itu, seorang ibu yang sedang mengendarai sepeda motor bersama anaknya menjadi korban setelah terjatuh saat berusaha menghindari api yang muncul di jalan. Beruntung, keduanya segera mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa aksi tersebut dilakukan oleh sekelompok pelaku. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga memiliki peran dalam peristiwa tersebut, sementara seorang pelaku lain masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Aparat saat ini terus melakukan pengejaran untuk menangkap seluruh pihak yang terlibat agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Dari hasil pemeriksaan sementara, penyidik menduga aksi pelemparan bom molotov tersebut dipicu oleh persoalan pribadi yang berkembang menjadi aksi balas dendam. Polisi masih terus mendalami motif secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu pelaku dalam merencanakan maupun melaksanakan aksi tersebut. Seluruh fakta yang diperoleh akan menjadi bagian dari proses penyidikan lebih lanjut.

Selain mengamankan para pelaku, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tersebut, termasuk pecahan botol, sisa bahan bakar, serta rekaman CCTV dari beberapa titik di sekitar lokasi kejadian. Barang bukti tersebut akan digunakan sebagai alat pembuktian dalam proses penyidikan dan persidangan nantinya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penggunaan bom molotov di kawasan permukiman merupakan tindakan yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Oleh karena itu, proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Polisi juga memastikan keamanan lingkungan sekitar tetap menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui informasi mengenai keberadaan pelaku yang masih buron ataupun menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan mencegah terulangnya tindak kriminal serupa di wilayah Jakarta Utara.

Jurnalis : Indah

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Hari Buruh, Polresta Cirebon Gelar Doa Bersama Minta Keamanan Kondusif

    Jelang Hari Buruh, Polresta Cirebon Gelar Doa Bersama Minta Keamanan Kondusif

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    CIREBON – Menjelang peringatan Hari Buruh Nasional, Polresta Cirebon menggelar kegiatan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual demi terciptanya situasi keamanan yang aman dan damai. Acara berlangsung di Masjid Syarif Hidayatullah, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/4/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta […]

  • Ambulans Sidokkes Polri Berhenti di Desa Ruis, Warga Terdampak Gempa Dapat Pelayanan Kesehatan

    Ambulans Sidokkes Polri Berhenti di Desa Ruis, Warga Terdampak Gempa Dapat Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Ambulans Sidokkes Polri Berhenti di Desa Ruis, Warga Terdampak Gempa Dapat Pelayanan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Salah satu bentuk kepedulian tersebut dilakukan dengan menghadirkan ambulans Sidokkes Polri di Desa Ruis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga setelah terjadinya gempa. Kehadiran […]

  • BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap penyebab fenomena kematian massal ikan yang terjadi di Danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Berdasarkan hasil kajian awal, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh fenomena pencampuran massa air danau (lake mixing) yang menyebabkan air dari lapisan […]

  • DPRD DKI Nilai Pajak Mobil Listrik Terlalu Rendah Kurang Mencerminkan Asas Keadilan

    DPRD DKI Nilai Pajak Mobil Listrik Terlalu Rendah Kurang Mencerminkan Asas Keadilan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DPRD DKI Nilai Pajak Mobil Listrik Terlalu Rendah Kurang Mencerminkan Asas Keadilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menilai kebijakan pembebasan atau pemberian insentif pajak yang terlalu besar bagi kendaraan listrik perlu dievaluasi. Menurut sejumlah anggota dewan, pemberian tarif pajak yang sangat rendah dinilai kurang mencerminkan asas keadilan, terutama karena sebagian besar pemilik mobil […]

  • KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen

    KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

      KPK Ungkap Dugaan Praktik ‘Uang Klik’ di Imigrasi Bali, Tarif Pungutan Ilegal Capai Rp2,5 Juta per Dokumen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar dalam proses pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA) di sejumlah Kantor Imigrasi di Bali. Dugaan tersebut terungkap dalam penyidikan kasus korupsi yang berkaitan dengan pengurusan […]

  • Anggota Polres Tegal Kota Diduga Terlibat Penganiayaan dan Penyalahgunaan Narkotika, Propam Lakukan Penahanan Khusus

    Anggota Polres Tegal Kota Diduga Terlibat Penganiayaan dan Penyalahgunaan Narkotika, Propam Lakukan Penahanan Khusus

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Anggota Polres Tegal Kota Diduga Terlibat Penganiayaan dan Penyalahgunaan Narkotika, Propam Lakukan Penahanan Khusus Dugaan pelanggaran berat yang melibatkan seorang anggota Polres Tegal Kota berinisial Aiptu N menjadi perhatian publik setelah yang bersangkutan diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang perempuan yang disebut sebagai istri siri sekaligus memaksanya terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika. Kasus tersebut […]

expand_less