Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur
- calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur
Kepolisian terus mendalami kasus penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap identitas pelaku serta mengetahui kronologi lengkap peristiwa yang menggegerkan warga tersebut.
Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan setelah jasad bayi ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik hitam di area pemakaman. Ketiga saksi yang dimintai keterangan terdiri atas warga yang pertama kali menemukan jasad bayi tersebut, pengurus lingkungan setempat, serta pihak lain yang diduga mengetahui kondisi sekitar lokasi sebelum penemuan terjadi. Polisi berharap keterangan para saksi dapat membantu mempersempit penyelidikan dan mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
Penemuan jasad bayi itu bermula ketika warga mencium aroma tidak sedap yang berasal dari sekitar area pemakaman. Karena merasa curiga, warga kemudian melakukan pengecekan dan menemukan sebuah bungkusan plastik hitam yang tergeletak di antara makam. Setelah diperiksa lebih dekat, warga terkejut karena di dalam plastik tersebut terdapat jasad seorang bayi perempuan yang sudah dalam kondisi membusuk.
Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Ciracas bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim identifikasi dan petugas forensik juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bayi tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan warga.
Selain memeriksa para saksi, polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Aparat juga berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, serta kader lingkungan untuk memperoleh informasi tambahan terkait kemungkinan adanya warga yang baru melahirkan atau aktivitas mencurigakan dalam beberapa hari terakhir.
Kasus ini mendapat perhatian serius dari masyarakat sekitar karena lokasi penemuan berada di area pemakaman yang cukup sering dilalui warga. Sejumlah warga berharap pelaku yang tega membuang bayi tersebut dapat segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan mereka.
Pengungkapan kasus pembuangan bayi menjadi salah satu perhatian aparat kepolisian mengingat tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan. Polisi menegaskan akan terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh hingga identitas pelaku berhasil diketahui dan seluruh fakta dalam perkara ini dapat terungkap secara jelas.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapan perkara sehingga pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar