Polda Banten Kerahkan Tim Gabungan untuk Mencari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Banten Kerahkan Tim Gabungan untuk Mencari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Polda Banten bersama sejumlah unsur gabungan terus melakukan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Rombongan tersebut diketahui berada di atas sebuah kapal cepat saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di wilayah perairan Kabupaten Pandeglang, Banten.
Operasi pencarian melibatkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI, serta unsur penanggulangan bencana. Seluruh unsur tersebut bekerja sama untuk mencari keberadaan kapal sekaligus memastikan kondisi para awak yang hingga kini masih belum diketahui.
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki mengatakan, tim gabungan telah bergerak melakukan penyisiran di wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir kapal tersebut. Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai informasi yang diperoleh dari komunikasi terakhir dengan rombongan.
Kapal cepat yang membawa para jurnalis diketahui berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan tersebut berangkat untuk menjalankan tugas jurnalistik dengan melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 14.42 WIB. Salah satu anggota rombongan sempat mengirimkan informasi mengenai lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung. Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan kapal tersebut akhirnya terputus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim pencarian, titik terakhir komunikasi diperkirakan berada di wilayah perairan Selat Sunda. Tim kemudian melakukan penyisiran dengan memperluas wilayah pencarian hingga kawasan sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang.
Dalam pelaksanaannya, operasi pencarian menghadapi sejumlah kendala. Kondisi cuaca yang berubah, gelombang tinggi, angin kencang, serta jarak pandang yang terbatas membuat proses penyisiran harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Pencarian yang dilakukan sebelumnya bahkan telah menjangkau wilayah sekitar delapan mil dari Pantai Carita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara, tim belum menemukan keberadaan kapal maupun rombongan jurnalis tersebut.
Direktur Polairud Polda Banten Komisaris Besar Polisi Eko Hartanto menyampaikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan dukungan kapal Basarnas dan berbagai unsur terkait. Kapal Basarnas dengan ukuran yang lebih besar juga disiapkan untuk membantu memperluas jangkauan pencarian di wilayah perairan yang memiliki kondisi cukup menantang.
Berdasarkan data sementara Basarnas, terdapat sejumlah orang yang masih dalam pencarian. Di antara mereka terdapat beberapa jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan pewarta lepas. Beberapa identitas lainnya masih dalam proses pendataan.
Kepolisian memastikan pencarian akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur yang memiliki kemampuan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Koordinasi antara Polri, Basarnas, TNI, serta unsur terkait terus diperkuat agar proses pencarian dapat berjalan secara efektif.
Selain mengerahkan personel dan kapal, tim pencarian juga menggunakan berbagai perlengkapan pendukung operasi di laut, termasuk peralatan pencarian, medis, dan komunikasi. Area pencarian akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan informasi dan kondisi cuaca di lapangan.
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat maupun pihak yang memperoleh informasi mengenai keberadaan rombongan tersebut untuk segera menyampaikannya kepada petugas. Informasi yang akurat dinilai sangat penting untuk membantu tim menentukan arah dan wilayah pencarian berikutnya.
Operasi pencarian menjadi perhatian karena para jurnalis tersebut sedang menjalankan tugas peliputan ketika kapal mereka kehilangan kontak. Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur gabungan menyatakan akan terus berupaya mencari keberadaan rombongan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Hingga operasi pencarian dilanjutkan, keberadaan rombongan masih dalam proses pencarian. Tim gabungan terus memperluas wilayah penyisiran dan mengumpulkan informasi terbaru untuk menemukan titik keberadaan kapal serta seluruh awak yang berada di dalamnya.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar