Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemensos dan Polri Perkuat Sinergi Penanganan Bencana hingga Sekolah Rakyat

Kemensos dan Polri Perkuat Sinergi Penanganan Bencana hingga Sekolah Rakyat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemensos dan Polri Perkuat Sinergi Penanganan Bencana hingga Sekolah Rakyat

\JAKARTA\ — Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan TNI dalam mendukung berbagai program sosial, mulai dari penanganan bencana alam, rehabilitasi sosial, hingga pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat.\

Penguatan sinergi tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat menerima audiensi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Pol Muhammad Sabilul Alif, bersama 16 peserta didik Sespim Lemdiklat Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026.\

Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Senin (26/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Agus menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga agar berbagai program pelayanan sosial dapat dilaksanakan secara lebih cepat, terarah, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.\

\Penanganan bencana menjadi prioritas koordinasi\\

Agus menjelaskan, penanganan bencana alam merupakan salah satu bidang yang membutuhkan kerja sama intensif antara Kemensos dan TNI-Polri. Dalam situasi darurat, kecepatan penyaluran bantuan menjadi faktor penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama bantuan logistik dan makanan.\

Menurut Agus, keterlambatan distribusi bantuan dapat memperberat kondisi warga yang sedang menghadapi situasi sulit. Karena itu, koordinasi sejak tahap penanganan darurat perlu diperkuat agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat di lokasi bencana.\

Ia juga menyoroti tantangan distribusi bantuan ke daerah yang sulit dijangkau. Dalam kondisi tersebut, dukungan personel, peralatan, serta kemampuan operasional TNI-Polri dinilai dapat membantu petugas Kemensos menjangkau lokasi dan mengirimkan kebutuhan pokok bagi warga terdampak.\

Agus menegaskan bahwa kolaborasi yang cepat sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kemensos memiliki bantuan logistik yang perlu didistribusikan, sedangkan dukungan sumber daya manusia dan sarana operasional dari TNI-Polri dapat membantu proses penyaluran di wilayah yang aksesnya terbatas.\

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pengiriman bantuan, tetapi juga meningkatkan koordinasi petugas di lapangan. Dengan demikian, kebutuhan mendesak masyarakat dapat diidentifikasi dan ditangani sesuai kondisi serta tingkat urgensi di masing-masing lokasi.\

\Rehabilitasi sosial bagi korban berbagai tindak pidana\\

Selain penanganan bencana, kerja sama Kemensos dengan TNI-Polri juga dibutuhkan dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial. Bidang ini mencakup pendampingan terhadap korban tindak pidana terorisme, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

Agus menyampaikan bahwa beragam program Kemensos memiliki keterkaitan dengan tugas kepolisian dan TNI. Oleh karena itu, komunikasi antarlembaga diperlukan agar penanganan terhadap kelompok rentan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan atau hukum, tetapi juga memperhatikan kebutuhan pemulihan, pendampingan, dan dukungan sosial.\

Koordinasi yang baik diharapkan membantu memastikan korban memperoleh layanan sesuai kebutuhannya. Pendekatan rehabilitasi sosial menjadi bagian penting untuk mendukung pemulihan kondisi korban sekaligus membantu mereka kembali menjalani kehidupan di lingkungan masyarakat.\

\Dukungan terhadap program Sekolah Rakyat\\

Dalam audiensi tersebut, Agus turut menyoroti pentingnya peran bersama dalam mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini tidak hanya berkaitan dengan akses pendidikan, tetapi juga membutuhkan pendampingan untuk membantu siswa mengembangkan karakter, kemandirian, dan potensi diri.\

Menurut Agus, koordinasi Kemensos dengan Polri diperlukan agar persoalan yang dihadapi siswa dapat ditangani secara tepat. Dalam situasi tertentu, anak-anak membutuhkan pendekatan rehabilitasi dan pendampingan, sehingga penyelesaian masalah perlu mempertimbangkan kondisi serta kepentingan terbaik bagi anak.\

Ia berharap koordinasi antarlembaga dapat membuat penanganan persoalan di lapangan menjadi lebih efektif. Hambatan yang sebelumnya memperlambat pelayanan diharapkan dapat diatasi melalui komunikasi yang lebih baik dan pembagian peran yang jelas.\

Agus juga menilai keterlibatan TNI-Polri berpotensi mendukung pembentukan karakter siswa Sekolah Rakyat, khususnya dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan positif. Pendampingan tersebut diharapkan melengkapi proses pendidikan yang berlangsung di lingkungan sekolah.\

Sebagai contoh, Agus menyampaikan perubahan kebiasaan sebagian siswa sejak mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat. Anak-anak yang sebelumnya kesulitan bangun pagi mulai terbiasa bangun lebih awal untuk menjalani rutinitas harian, termasuk kegiatan ibadah.\

Ia menyebut kebiasaan bangun sekitar pukul 04.00 menjadi salah satu contoh perubahan disiplin yang diamati pada siswa. Menurutnya, pembiasaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter dan kemandirian anak melalui lingkungan pendidikan yang terstruktur.\

Agus menambahkan, perubahan perilaku dan kebiasaan siswa mulai terlihat sejak Sekolah Rakyat beroperasi pada 2025. Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu siswa berkembang, baik dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.\

Penguatan sinergi Kemensos, Polri, dan TNI diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program sosial secara lebih terpadu. Mulai dari distribusi bantuan ketika bencana, rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan, hingga pendampingan siswa Sekolah Rakyat, koordinasi yang efektif menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.\

Jurnalis : Wulandari\\

author avatar
Wulandari
  • Penulis: Wulandari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WN India Diduga Selundupkan Serbuk Emas Senilai Rp 2,9 Miliar di Bandara Juanda

    WN India Diduga Selundupkan Serbuk Emas Senilai Rp 2,9 Miliar di Bandara Juanda

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • visibility 7
    • 0Komentar

      WN India Diduga Selundupkan Serbuk Emas Senilai Rp 2,9 Miliar di Bandara Juanda SIDOARJO – Petugas gabungan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, menggagalkan dugaan penyelundupan serbuk emas dengan nilai mencapai Rp 2,9 miliar yang melibatkan seorang warga negara India berinisial MW, berusia 31 tahun. Barang berharga dengan berat bersih lebih dari 1,14 […]

  • Polda Metro Jaya Kembalikan 156 Kendaraan Hasil Sitaan Kasus Curanmor, Warga Diimbau Waspada Pungutan Liar

    Polda Metro Jaya Kembalikan 156 Kendaraan Hasil Sitaan Kasus Curanmor, Warga Diimbau Waspada Pungutan Liar

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Polda Metro Jaya Kembalikan 156 Kendaraan Hasil Sitaan Kasus Curanmor, Warga Diimbau Waspada Pungutan Liar Polda Metro Jaya mengembalikan sebanyak 156 kendaraan bermotor yang sebelumnya diamankan dalam berbagai pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pengembalian kendaraan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengembalikan hak pemilik kendaraan yang menjadi korban […]

  • Pria di Jambi Diamankan Polisi Usai Menyerang Keponakan karena Ditegur Saat Makan

    Pria di Jambi Diamankan Polisi Usai Menyerang Keponakan karena Ditegur Saat Makan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pria di Jambi Diamankan Polisi Usai Menyerang Keponakan karena Ditegur Saat Makan Seorang pria berinisial R (30) di Kota Jambi diamankan polisi setelah terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap keponakannya sendiri, OAE (28). Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Tanjung Raden, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, pada Sabtu malam, 19 September 2026. Kasus tersebut bermula ketika korban […]

  • Cegah Kecelakaan, Ditlantas Polda Kepri Ajak Mahasiswa UIB Jadi Pelopor Safety Riding

    Cegah Kecelakaan, Ditlantas Polda Kepri Ajak Mahasiswa UIB Jadi Pelopor Safety Riding

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BATAM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau menggelar kegiatan Police Goes To Campus di Universitas Internasional Batam (UIB), Selasa (21/4/2026). Acara ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas dan budaya safety riding di kalangan mahasiswa guna menekan angka kecelakaan. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi interaktif mengenai pemahaman rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan […]

  • Gerak Cepat Kapolri Suyudi, Lantik Pejabat Baru dan Rotasi Sejumlah Kapolda

    Gerak Cepat Kapolri Suyudi, Lantik Pejabat Baru dan Rotasi Sejumlah Kapolda

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Gerak Cepat Kapolri Suyudi, Lantik Pejabat Baru dan Rotasi Sejumlah Kapolda Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bergerak cepat melakukan penataan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah resmi menjabat sebagai orang nomor satu di institusi Polri. Sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan kepala kepolisian daerah (Kapolda) mendapatkan penugasan baru sebagai bagian dari rotasi dan mutasi […]

  • JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi

    JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JPU Tegaskan Dugaan Korupsi Hery Susanto Merupakan Pengkhianatan terhadap Amanat Reformasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan bahwa perbuatan yang didakwakan kepada mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanat reformasi yang selama ini menjadi dasar lahirnya berbagai lembaga negara independen. Pernyataan tersebut disampaikan usai sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana […]

expand_less