Kapolres Malang Silaturahmi dengan Warga Sukolilo, Serap Aspirasi-Bahas Kamtibmas
- calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolres Malang Silaturahmi dengan Warga Sukolilo, Serap Aspirasi-Bahas Kamtibmas
MALANG – Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menggelar kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Rabu (28/10/2026). Pertemuan yang berlangsung di kawasan Wisata Gentong Mas, Dusun Napel, tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan bertajuk Kumpul Bersama Masyarakat itu dihadiri oleh sejumlah unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga personel TNI dan Polri. Melalui pertemuan tersebut, kepolisian berupaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan warga agar berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui sejak dini dan dicarikan penyelesaian secara bersama-sama.
Silaturahmi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Komunikasi secara langsung dinilai penting untuk memahami kebutuhan warga, mengetahui potensi gangguan keamanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Polisi Hadir untuk Mendengar Aspirasi Masyarakat
Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan, tetapi juga mencakup upaya mendengarkan keluhan warga dan membantu mencari solusi atas persoalan yang muncul di lingkungan mereka.
Pendekatan yang mengedepankan dialog diharapkan dapat mempersempit jarak antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, warga memiliki kesempatan untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi tanpa harus menunggu masalah berkembang menjadi lebih besar.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga memiliki ruang untuk menyampaikan masukan mengenai kondisi keamanan lingkungan, kebutuhan pelayanan, serta berbagai hal yang memerlukan perhatian bersama. Aspirasi yang dihimpun menjadi bahan bagi kepolisian untuk mengevaluasi pelayanan dan menentukan langkah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kapolres menekankan bahwa persoalan di lingkungan masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah apabila memungkinkan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mencegah kesalahpahaman, mengurangi potensi konflik, serta mendorong penyelesaian masalah secara bijaksana dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
Musyawarah Menjadi Pendekatan Penyelesaian Masalah
Dalam menjaga situasi kamtibmas, kepolisian menilai bahwa komunikasi merupakan salah satu langkah penting untuk mendeteksi dan menangani persoalan sejak awal. Melalui dialog bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat, berbagai permasalahan dapat dibicarakan secara terbuka sehingga langkah penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Pendekatan musyawarah juga memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu persoalan untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Dengan demikian, penyelesaian yang diambil diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman dan menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat.
Meski demikian, setiap persoalan tetap perlu ditangani sesuai karakteristik dan ketentuan yang berlaku. Apabila ditemukan dugaan tindak pidana atau gangguan keamanan yang memerlukan penanganan hukum, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat berwenang agar dapat ditindaklanjuti melalui prosedur yang tepat.
Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, Polres Malang ingin mendorong terciptanya pola komunikasi yang berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik, kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat lebih cepat mengenali potensi gangguan keamanan serta menentukan langkah pencegahan sebelum situasi berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
Jogo Omah, Keamanan Dimulai dari Lingkungan Terdekat
Selain menyerap aspirasi warga, Kapolres Malang juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan melalui semangat Jogo Omah, program yang disampaikan sejalan dengan arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono. Semangat tersebut menekankan pentingnya menjaga keamanan mulai dari rumah, keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal.
Menurut Kapolres, terciptanya lingkungan yang aman tidak dapat hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Partisipasi masyarakat diperlukan agar upaya menjaga ketertiban dapat berjalan secara berkesinambungan. Perhatian terhadap kondisi sekitar, komunikasi antarwarga, serta kepedulian terhadap keamanan lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga memiliki peran masing-masing dalam mendukung upaya tersebut. Kerja sama antarelemen masyarakat dapat membantu memperkuat kepedulian sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tanggap terhadap berbagai potensi permasalahan.
Penerapan semangat Jogo Omah juga menekankan pentingnya pencegahan. Warga diharapkan tidak mengabaikan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, melainkan menyampaikannya melalui komunikasi yang baik kepada pihak terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong penyelesaian lebih awal tanpa menimbulkan keresahan yang lebih luas.
Kapolres mengingatkan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan situasi yang kondusif, baik di lingkungan permukiman maupun di wilayah Kabupaten Malang secara keseluruhan.
Kepala Desa Sukolilo Apresiasi Komunikasi dengan Kepolisian
Kepala Desa Sukolilo, Johni Arifin, menyampaikan apresiasi terhadap koordinasi yang selama ini terjalin antara pemerintah desa, kepolisian, dan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Menurutnya, hubungan komunikasi yang baik sangat diperlukan untuk mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat serta menjaga kondisi keamanan di wilayah desa.
Johni juga berharap kepolisian dapat memberikan edukasi hukum secara berkala kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut dinilai penting agar warga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai aturan hukum, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta langkah yang tepat ketika menghadapi permasalahan di lingkungan sekitar.
Pemahaman hukum yang memadai diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan secara tepat dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Selain itu, edukasi hukum dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menyelesaikan perselisihan melalui jalur yang sesuai.
Harapan tersebut menjadi salah satu masukan bagi kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, warga diharapkan tidak hanya memahami aturan yang berlaku, tetapi juga mengetahui cara mengakses bantuan dan pelayanan kepolisian ketika dibutuhkan.
Polres Malang Buka Ruang Pengaduan bagi Warga
Menanggapi aspirasi tersebut, Polres Malang menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Penyerapan aspirasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan silaturahmi, tetapi juga melalui berbagai saluran pelayanan yang dapat dimanfaatkan warga untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan.
Kapolres Malang mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk menyampaikan laporan dan permintaan bantuan sesuai kebutuhan.
Ketersediaan layanan pengaduan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat menghubungi kepolisian ketika menghadapi situasi yang memerlukan perhatian segera. Warga juga diharapkan menyampaikan informasi secara jelas agar petugas dapat memahami kondisi yang dilaporkan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Selain memanfaatkan saluran pengaduan, masyarakat dapat memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan petugas kepolisian di wilayah masing-masing. Komunikasi yang berjalan dengan baik dapat membantu mempercepat penyampaian informasi serta mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan.
Perkuat Kolaborasi untuk Menjaga Kondusivitas Wilayah
Kegiatan silaturahmi Kapolres Malang bersama warga Sukolilo menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian yang mengutamakan komunikasi, partisipasi, dan kerja sama. Melalui pertemuan tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, sementara kepolisian memperoleh masukan mengenai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.
Ke depan, keberlanjutan komunikasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pemeliharaan kamtibmas. Kerja sama tersebut diperlukan untuk membangun lingkungan yang aman, meningkatkan kesadaran hukum, serta menciptakan penyelesaian masalah yang mengedepankan dialog tanpa mengesampingkan ketentuan hukum.
Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga keamanan di Desa Sukolilo diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Kepolisian pun diharapkan terus memberikan pelayanan yang responsif, terbuka terhadap masukan, serta mampu menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional.
Melalui semangat kebersamaan dan Jogo Omah, pemeliharaan keamanan diharapkan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian setiap warga terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan kepolisian menjadi salah satu landasan penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di Kabupaten Malang.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar