Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Gerindra Tanggapi Pernyataan Komnas HAM, Menilai Program MBG Tidak Tepat Disebut sebagai Pelanggaran HAM

Gerindra Tanggapi Pernyataan Komnas HAM, Menilai Program MBG Tidak Tepat Disebut sebagai Pelanggaran HAM

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gerindra Tanggapi Pernyataan Komnas HAM, Menilai Program MBG Tidak Tepat Disebut sebagai Pelanggaran HAM

Partai Gerindra memberikan tanggapan atas pernyataan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyebut adanya indikasi pelanggaran hak asasi manusia dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut sejumlah kader Gerindra, pelabelan tersebut dinilai kurang tepat karena program yang digagas pemerintah tersebut justru bertujuan untuk memenuhi hak dasar masyarakat, khususnya dalam bidang pemenuhan gizi dan ketahanan pangan.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi hak-hak ekonomi dan sosial masyarakat. Ia menilai bahwa akses terhadap pangan yang layak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin oleh negara. Oleh karena itu, menurutnya, tidak tepat apabila program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat justru dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Gerindra menegaskan bahwa setiap program pemerintah tentu masih memiliki ruang untuk evaluasi dan perbaikan. Namun, berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam pelaksanaannya tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Menurut mereka, persoalan tata kelola dan implementasi seharusnya dipisahkan dari substansi tujuan utama program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Komnas HAM menyampaikan hasil kajian yang menunjukkan adanya sejumlah catatan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Lembaga tersebut menilai terdapat beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian, termasuk terkait tata kelola, pengawasan, kualitas layanan, serta efektivitas distribusi program agar penerima manfaat benar-benar memperoleh haknya secara optimal. Berdasarkan hasil kajian tersebut, Komnas HAM merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menanggapi hal itu, pihak Gerindra menyatakan bahwa rekomendasi evaluasi merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan dan demokrasi. Evaluasi dianggap penting agar berbagai program strategis nasional dapat terus disempurnakan. Namun, mereka berpendapat bahwa penggunaan istilah pelanggaran HAM harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan pertimbangan yang komprehensif agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Menurut pandangan Gerindra, Program Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, mengurangi angka stunting, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Program tersebut juga dinilai sebagai salah satu bentuk investasi negara dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif di masa mendatang.

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai bahwa kritik dan masukan terhadap pelaksanaan program pemerintah merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang sehat. Dengan adanya evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan, diharapkan berbagai program yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat yang maksimal.

Perdebatan mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga pengawas, serta berbagai elemen masyarakat dalam memastikan setiap kebijakan publik berjalan sesuai tujuan dan tetap menjunjung prinsip perlindungan hak-hak dasar warga negara.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Penangkapan Buronan Kasus 2 Ton Sabu Berkat Kerja Sama Berbagai Pihak

    Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Penangkapan Buronan Kasus 2 Ton Sabu Berkat Kerja Sama Berbagai Pihak

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

      Kepala BNN Ungkap Keberhasilan Penangkapan Buronan Kasus 2 Ton Sabu Berkat Kerja Sama Berbagai Pihak Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengungkapkan keberhasilan aparat dalam menangkap Paryatin alias Dewi Astutik, buronan yang diduga menjadi salah satu aktor intelektual dalam kasus penyelundupan narkotika seberat dua ton sabu. Penangkapan tersebut disebut sebagai […]

  • Pemuda Bawa Ganja Sintetis Diamankan Patroli Gabungan Brimob dan Perintis di Jaktim

    Pemuda Bawa Ganja Sintetis Diamankan Patroli Gabungan Brimob dan Perintis di Jaktim

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta – Patroli gabungan personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Jakarta Timur mengamankan seorang pemuda yang diduga hendak mengambil paket ganja sintetis di kawasan Jalan Mayjen Sutoyo, Selasa (5/5/2026) dini hari. Sekitar pukul 01.44 WIB, petugas mendapati seorang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyisiran di lokasi, ditemukan […]

  • Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO), Bambang Soesatyo, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa. Mengingat nilai belanja negara yang mencapai lebih dari Rp1.200 triliun per tahun, hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha nasional, termasuk […]

  • Pelaku Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Tertunduk Saat Konferensi Pers, Sampaikan Permintaan Maaf kepada Korban

    Pelaku Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Tertunduk Saat Konferensi Pers, Sampaikan Permintaan Maaf kepada Korban

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pelaku Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Tertunduk Saat Konferensi Pers, Sampaikan Permintaan Maaf kepada Korban Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung memasuki babak baru setelah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menghadirkan tersangka dalam konferensi pers. Dalam kesempatan tersebut, tersangka berinisial TH tampak tertunduk sepanjang proses pemaparan kasus […]

  • Kemenperin Jelaskan Penyebab PHK di Dua Pabrik Tekstil Jawa Tengah, Bukan Akibat Gempuran Impor

    Kemenperin Jelaskan Penyebab PHK di Dua Pabrik Tekstil Jawa Tengah, Bukan Akibat Gempuran Impor

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kemenperin Jelaskan Penyebab PHK di Dua Pabrik Tekstil Jawa Tengah, Bukan Akibat Gempuran Impor Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan penjelasan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di dua perusahaan tekstil dan garmen di Jawa Tengah, yakni PT Victory Apparel Indonesia dan PT Samwon Busana Indonesia. Berdasarkan hasil verifikasi langsung di lapangan, Kemenperin menyatakan bahwa gelombang […]

  • Tabrakan Beruntun di Plumpang Jakarta Utara, Sepeda Motor Tersangkut di Kolong Truk

    Tabrakan Beruntun di Plumpang Jakarta Utara, Sepeda Motor Tersangkut di Kolong Truk

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Tabrakan Beruntun di Plumpang Jakarta Utara, Sepeda Motor Tersangkut di Kolong Truk Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Plumpang Semper, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (30/7/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk trailer, mobil minibus, dan sepeda motor. Benturan keras menyebabkan salah satu sepeda motor terseret hingga tersangkut di kolong truk, sementara arus lalu […]

expand_less